Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
Bumi menyimpan berbagai hewan dengan bentuk dan perilaku yang begitu unik hingga sulit dipercaya bahwa mereka benar-benar ada. Dari dasar laut hingga hutan tropis, sejumlah spesies memiliki adaptasi luar biasa yang membuatnya tampak seperti makhluk fiksi.
Berikut beberapa hewan unik yang menarik perhatian para peneliti dan pecinta fauna.
Ikan kelelawar berbibir merah adalah spesies laut dalam yang hidup di perairan Kepulauan Galapagos. Ciri khasnya adalah bibir merah terang menyerupai lipstik alami, membuatnya mudah dikenali. Tidak seperti ikan pada umumnya, spesies ini “berjalan” di dasar laut menggunakan sirip yang berfungsi seperti kaki.
Bentuk tubuhnya yang kaku menyerupai batu membantu penyamaran saat memburu mangsa seperti cacing, krustasea, dan ikan kecil. Pada bagian moncong, ikan ini memiliki tonjolan yang mampu mengeluarkan zat kimia pemikat untuk menarik mangsa.
Axolotl merupakan amfibi endemik Danau Xochimilco, Meksiko, yang terkenal karena fenomena neoteny: mempertahankan bentuk larva sepanjang hidupnya. Berbeda dengan salamander lain, axolotl tidak bermetamorfosis menjadi hewan darat dan tetap hidup sepenuhnya di air.
Ciri utamanya adalah insang luar berbulu, wajah lebar, serta kemampuan regenerasi yang luar biasa, mulai dari ekor hingga organ internal. Karena keunikan ini, axolotl menjadi salah satu objek penelitian ilmiah global. Meskipun terancam punah, program konservasi terus dilakukan untuk memulihkan populasinya.
Kumbang jerapah dari hutan Madagaskar dikenal karena leher pejantan yang panjangnya bisa mencapai tiga kali leher betina. Leher ini berfungsi untuk beradu kekuatan dan menggulung daun tempat telur diletakkan.
Tubuhnya hitam mengilap dengan sayap merah cerah, berukuran sekitar 1 inci. Ketika terganggu, kumbang ini menjatuhkan diri ke lantai hutan untuk menghindari predator. Namun, deforestasi di Madagaskar mengancam habitat alami spesies unik ini.
Hiu goblin adalah predator laut dalam yang ditemukan di perairan Jepang dan Atlantik. Ciri paling mencolok adalah moncong panjang pipih serta rahang yang dapat melesat ke depan saat menangkap mangsa. Dengan panjang tubuh mencapai 12 kaki, gigi tipis, dan kulit lentur, hiu ini sering disamakan dengan makhluk fiksi.
Meski tampilannya menyeramkan, hiu goblin jarang berinteraksi dengan manusia dan tidak dianggap berbahaya. Kemunculannya yang langka membuatnya menjadi misteri besar bagi para ilmuwan laut.
Kadal daun setan yang berasal dari hutan lembap Madagaskar adalah ahli kamuflase tingkat tinggi. Tubuhnya pipih dengan ekor mirip daun kering, memungkinkan reptil berukuran 3-4 inci ini berbaur sempurna dengan lantai hutan.
Warnanya dapat berubah dari cokelat kayu hingga oranye sesuai lingkungan. Jika terancam, kadal ini membuka mulut lebar dengan warna merah mencolok untuk menakuti predator. Sebagai spesies nokturnal yang mengandalkan penyamaran, kadal ini sangat rentan terhadap hilangnya habitat akibat deforestasi.
Keanekaragaman hewan unik di bumi membuktikan betapa luar biasanya evolusi dan adaptasi alam. Dari laut dalam hingga hutan tropis, setiap spesies memiliki ciri khas yang menjadikannya tampak aneh sekaligus menakjubkan. Di tengah ancaman perubahan iklim dan kepunahan, menjaga kelestarian alam menjadi sangat penting, bukan hanya untuk manusia, tetapi juga untuk semua makhluk hidup yang masih tersisa di planet ini. (Z-10)
Bagi manusia, gerhana matahari sering menjadi momen yang menakjubkan dan mengundang rasa kagum. Namun, hal yang sama tidak berlaku bagi hewan
Langkah ini dilakukan menyusul pengosongan aktivitas Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT) serta pencabutan izin Lembaga Konservasi YMT oleh Menteri Kehutanan.
Gerakan memutar pada ikan, burung, hingga mamalia adalah efek tidak langsung dari komunikasi perilaku dan kimiawi antarsatwa.
stres oksidatif memicu berbagai penyakit pada hewan yang diakibatkan oleh ketidakseimbangan pada tubuh
Kesejahteraan hewan adalah bagian penting dari pembangunan berkelanjutan. Jakarta berkomitmen menjadi kota yang ramah terhadap semua makhluk hidup.
Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat (Jakbar) memvaksinasi 663 ekor hewan penular rabies (HPR) selama November 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved