Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Bumi masih menyimpan begitu banyak kejutan. Di antara jutaan spesies yang hidup berdampingan dengan manusia, ada hewan-hewan yang bentuk dan perilakunya begitu aneh hingga terasa seperti keluar dari film fantasi atau hasil editan digital. Namun semuanya benar-benar ada dan hidup di habitat masing-masing.
Penghuni perairan Galapagos ini terkenal karena tampilan “lipstik” merah cerah yang membuatnya tampak seperti sedang berdandan. Meski disebut ikan, cara bergeraknya lebih mirip berjalan karena ia menggunakan sirip sebagai “kaki”. Tubuhnya kaku seperti batu, membantu ia berbaur dengan lingkungan dasar laut sambil menunggu mangsa, mulai dari cacing hingga ikan kecil. Uniknya lagi, tonjolan di moncongnya mampu mengeluarkan zat kimia untuk memancing mangsa mendekat.
Axolotl bisa dibilang salah satu hewan paling menggemaskan dan paling unik. Amfibi asal Danau Xochimilco, Meksiko, ini tidak pernah berubah menjadi bentuk dewasa seperti salamander lain. Ia tetap berinsang, tetap hidup di air, dan tetap terlihat seperti bayi sepanjang hidupnya. Dengan panjang 9–12 inci dan insang berbulu yang menjuntai, keajaiban terbesar axolotl adalah kemampuannya meregenerasi bagian tubuh. Anggota tubuh, jaringan saraf, bahkan sebagian organ bisa tumbuh kembali. Tak heran ia menjadi bintang penelitian di seluruh dunia.
Dari hutan Madagaskar, kumbang kecil ini mencuri perhatian karena leher pejantan yang panjang, bisa tiga kali lebih panjang dari betinanya. Leher unik itu digunakan untuk bertarung dan menggulung daun menjadi sarang telur. Tubuh hitam mengilap dengan sayap merah membuatnya mudah dikenali. Meski panjang tubuhnya hanya sekitar satu inci, ia punya trik bertahan hidup sederhana: menjatuhkan diri ke tanah dan diam seperti benda mati saat merasa terancam. Sayangnya, deforestasi yang terus terjadi mengancam keberadaan spesies ini.
Disebut sebagai “fosil hidup”, hiu goblin adalah salah satu penghuni laut dalam yang paling misterius. Moncongnya panjang dan pipih, sementara rahangnya bisa “menyergap” maju dengan cepat untuk menangkap mangsa. Meski tampak menyeramkan, hiu ini tidak berbahaya bagi manusia dan jarang sekali terlihat dalam keadaan hidup. Dengan panjang bisa mencapai 12 kaki, wujudnya sering membuat orang menyamakannya dengan monster dalam cerita fiksi ilmiah.
Kadal mungil ini hidup di hutan lembap Madagaskar dan merupakan salah satu master kamuflase terbaik. Tubuhnya pipih, ekornya tampak seperti daun kering yang membusuk, membuatnya hampir tak terlihat di lantai hutan. Warna tubuhnya dapat berubah dari cokelat hingga oranye. Saat terancam, ia membuka mulut lebar-lebar memperlihatkan warna merah terang, cukup mengejutkan predator yang mendekat. Sebagai hewan nokturnal yang sangat mengandalkan penyamaran, deforestasi menjadi ancaman terbesar bagi kelangsungan hidupnya.
Keunikan hewan-hewan ini mengingatkan kita bahwa alam masih menyimpan begitu banyak cerita yang belum selesai diungkap. Dari laut terdalam hingga hutan tropis yang semakin menyempit, setiap spesies memperlihatkan betapa kreatifnya alam dalam membentuk kehidupan.
Di tengah perubahan iklim dan ancaman kepunahan, menjaga mereka berarti menjaga sebagian dari keajaiban bumi yang tak tergantikan. Sumber: animals.com
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved