Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Menag: Pesantren Layak Dapat Perhatian Pendanaan sampai Fasilitas

Ficky Ramadhan
13/11/2025 11:48
Menag: Pesantren Layak Dapat Perhatian Pendanaan sampai Fasilitas
Menteri Agama Nasaruddin Umar dalam rapat di DPR RI.(MI/ Susanto)

DALAM kunjungan ke Pesantren Buntet Cirebon, Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmen Kementerian Agama untuk terus memperkuat ekosistem pesantren. Pesantren layak mendapat perhatian yang lebih besar, baik dari sisi pendanaan maupun fasilitas.

 

"Kementerian Agama kini sudah membentuk Direktorat Jenderal Pesantren. Ini adalah langkah strategis agar pengelolaan dan penguatan pesantren bisa dilakukan secara lebih fokus, sistematis, dan terukur," kata Menag Nasaruddin Umar dalam keterangannya, Kamis (13/11).

 

Menurut Menag, keberadaan Ditjen Pesantren menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam menjadikan pesantren sebagai salah satu pilar utama pendidikan nasional. "Pesantren bukan sekadar lembaga pendidikan agama, tetapi juga pusat pembentukan karakter, kemandirian, dan kebangsaan. Maka, sudah selayaknya pesantren mendapatkan perhatian yang lebih besar, baik dari sisi pendanaan, fasilitas, maupun kebijakan pembangunan,” ujarnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kementerian Agama memberikan bantuan sebesar Rp150 juta kepada Pesantren Buntet Cirebon. Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di lingkungan pesantren.

 

Menag juga menyoroti pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang ramah anak di pesantren. "Kita ingin pesantren menjadi rumah kedua yang penuh kasih sayang, tempat tumbuhnya generasi yang cerdas secara spiritual, intelektual, dan emosional. Karena itu, Kemenag mendorong pengembangan pesantren ramah anak agar proses pendidikan tetap menjaga nilai-nilai kemanusiaan dan keadaban,” ungkapnya.

 

Lebih lanjut, Menag menekankan bahwa penguatan pesantren bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kapasitas pengasuh dan santri. "Pesantren hari ini harus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Santri harus melek teknologi, paham lingkungan, dan siap bersaing secara global tanpa kehilangan akar spiritualnya. Itulah arah pembinaan yang sedang kami dorong," tuturnya.

 

Menag menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengasuh dan keluarga besar Pesantren Buntet yang telah menjaga tradisi keilmuan dan keislaman dengan penuh dedikasi. "Pesantren seperti Buntet inilah yang menjadi benteng moral bangsa. Saya berharap sinergi antara Kemenag dan pesantren terus diperkuat agar cita-cita mencetak generasi berakhlak dan berilmu dapat terwujud," pungkasnya. (M-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Bintang Krisanti
Berita Lainnya