Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
Kepala Pusat Laboratorium Forensik (Kapuslabfor) Bareskrim Polri, Brigjen Sudjarwoko, memberikan apresiasi tinggi kepada tim Pusat Unggulan IPTEKS (PUI) Pendeteksi Bakteri Patogen Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) dan Program Studi Kimia Fakultas Matematika dan IPA (FMIPA) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) atas kontribusi ilmiah, sinergi, dan responsivitasnya dalam penanganan cepat kasus Makan Bergizi Gratis (MBG). Kolaborasi ini menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung penjaminan kesehatan masyarakat dan ketahanan pangan nasional, sejalan dengan komitmen SDGs 2 (Ketahanan Pangan) dan SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera).
Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Kapuslabfor saat meninjau proses pemeriksaan sampel di Laboratorium Mikrobiologi Puslabfor Polri. Dalam kunjungan itu, Brigjen. Sudjarwoko menyaksikan bagaimana tim UNJ yang dipimpin oleh Prof. Muktiningsih Nurjayadi mengimplementasikan kit deteksi real-time PCR inovatif hasil riset mereka untuk menganalisis barang bukti secara ilmiah dan akurat. Teknologi tersebut merupakan hasil pengembangan PUI LPPM UNJ yang telah teruji keandalannya dan menjadi salah satu inovasi unggulan nasional di bidang bioteknologi forensik.
Di sela-sela kunjungannya, Kapuslabfor mengungkapkan kekagumannya atas profesionalisme dan kemampuan teknis tim UNJ yang dinilainya setara dengan lembaga riset internasional. Ia menegaskan bahwa kerja sama antara Puslabfor Polri dan UNJ memiliki nilai strategis dalam memperkuat kapasitas scientific crime investigation, serta menjadi langkah nyata membangun kemandirian bangsa dalam inovasi dan infrastruktur forensik sesuai semangat SDGs 9 dan SDGs 17 (Kemitraan untuk Tujuan).
Kunjungan tersebut berlanjut dengan diskusi teknis antara jajaran pimpinan Puslabfor dan tim UNJ guna membahas langkah strategis penguatan kerja sama riset ke depan. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Kabid Kimbiofor Kombes Eva Dewi, Kasubid Bioser Kompol Irfan Rofik, dan Vira Saamia, yang menyampaikan komitmen Puslabfor untuk menjalin kolaborasi lebih erat dan formal melalui riset terapan serta pengembangan teknologi deteksi cepat berbasis DNA.
Menanggapi hal tersebut, Muktiningsih Nurjayadi menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kepercayaan serta pengakuan dari Kapuslabfor. Ia menegaskan bahwa kerja sama antara UNJ dan Puslabfor merupakan bentuk nyata hilirisasi riset universitas yang berorientasi pada kebutuhan nasional.
“Kunjungan dan apresiasi langsung dari Bapak Kapuslabfor merupakan kehormatan besar bagi kami. Ini menjadi validasi penting atas peran akademik UNJ dalam mendukung Polri menjaga keamanan dan kesehatan masyarakat melalui sains. Kami siap memperkuat kemitraan strategis ini agar riset kami benar-benar memberi manfaat nyata bagi bangsa,” ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Sabtu (8/11).
Kolaborasi antara Puslabfor Polri dan Universitas Negeri Jakarta menjadi bukti konkret bagaimana riset kampus negeri dapat menjawab kebutuhan bangsa secara langsung. Sinergi ilmiah ini tidak hanya memperkuat kapasitas penegakan hukum berbasis sains dan ketahanan pangan nasional, tetapi juga menegaskan posisi UNJ sebagai Kampus Bereputasi dan Berdampak, yang terus menghadirkan inovasi untuk Indonesia Maju dan berdaya saing global. (E-3)
Pemenuhan gizi murid dan peningkatan kualitas guru berdiri dalam satu ekosistem etis yang sama dalam membangun kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Kris merekomendasikan perbaikan tata kelola MBG seperti melakukan audit menyeluruh dan transparan atas seluruh rantai distribusi dan penyedia makanan.
BGN menegaskan prioritas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yakni memberikan asupan gizi kepada kelompok rentan termasuk balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, sebagai prioritas utama
Sebab pekerjaan Pengawas Keuangan berhubungan dengan akuntansi, laporan anggaran belanja harian ke dashboard BGN, serta pengawasan bujet pembelian makanan.
Mereka berharap hidangan MBG yang diantarkan oleh Satuan-Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ke sekolah-sekolah dan posyandu itu bisa lebih beragam.
Jika SPPG yang sudah beroperasi sudah mencapai 21.000 SPPG, maka, 987.000 orang tenaga kerja telah terserap secara langsung di daput-dapur MBG.
KEPALA Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama Thobib Al Asyhar menegaskan, hingga saat ini tidak ada kebijakan penyaluran zakat yang dikaitkan dengan Makan Bergizi Gratis (MBG).
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Dr. Abdul Mu’ti memastikan bahwa Anggaran Pendidikan tahun 2026 mengalami kenaikan signifikan.
MAKAN bergizi gratis (MBG) di Kota Sukabumi, Jawa Barat, tetap berjalan selama Ramadan 1447 Hijriah.
Menteri Perdagangan Budi Santoso menegaskan bahwa pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak menyebabkan kenaikan harga daging ayam ras di pasaran.
Kornas MBM, M. Nurul Yamin, menekankan bahwa Tahap 3 ini merupakan kelanjutan dari gerak konsolidasi yang terus meningkat.
Abdul Mu’ti menegaskan bahwa sejak program Makan Bergizi Gratis (MBG) diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto, Muhammadiyah mendukung penuh tanpa ragu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved