Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Pidato Berbahasa Indonesia Bakal Menggema di Sidang Unesco

Heryadi
24/10/2025 23:08
Pidato Berbahasa Indonesia Bakal Menggema di Sidang Unesco
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti(MI/Usman Iskandar)

Bahasa Indonesia sudah menjadi bahasa resmi dalam rapat-rapat di United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (Unesco). Namun, Bahasa Indonesia akan digunakan di podium bulan depan. 

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti bakal memberikan pidato dengan Bahasa Indonesia. "November ini bila diizinkan Bapak Presiden (Prabowo Subianto), kami akan menghadiri pertemuan Unesco, yang untuk pertama kali saya akan berpidato Bahasa Indonesia di forum Unesco," beber Mu'ti di Kantor Kemendikdasmen, Rabu, (22/10).

Ia berharap pidato yang disampaikan nanti dapat berjalan lancar. Mu'ti berseloroh berpidato dengan Bahasa Indonesia akan lebih mudah. "Insyallah lebih lancar karena tidak perlu mikir kalau Bahasa Indonesia, kalau Bahasa Inggris harus mikir," kata dia.

Mu’ti menegaskan komitmennya memajukan Bahasa Indonesia di kancah global. Selain menjadi bahasa resmi dalam rapat-rapat Unesco, kini bahasa Indonesia diajarkan di 57 negara melalui program Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA). "Sudah ada di 57 negara yang sudah menyelenggarakan pembelajaran Bahasa Indonesia untuk penutur asing," sebut dia.
 
Mu'ti menyebut Bahasa Indonesia juga sudah menjadi program studi di Al Azhar University, Cairo, Mesir. Ratusan mahasiswa sedang mengikuti prodi Bahasa Indonesia di kampus tersebut.
 
"Bahasa Indonesia sekarang ini telah menjadi prodi di Al Azhar University dan ada sekitar 300 mahasiswa yang mengikuti program studi Bahasa Indonesia di Universitas Al Azhar," tutur Mu'ti.

Oleh karena itu, selain di sidang Unesco, Mendikdasmen juga akan berpidato menggunakan Bahasa Indonesia di acara Universitas Al Azhar. (Medcom/E-2)

 

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Heryadi
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik