Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
Belakangan ini, udara panas ekstrem di berbagai daerah Indonesia bikin banyak orang merasa seperti dipanggang hidup-hidup. Suhu tinggi melanda hampir seluruh wilayah Jawa hingga Bali, membuat aktivitas sederhana pun terasa berat.
Namun, keringat berlebih dan rasa gerah sebenarnya bisa diminimalkan, asal tahu trik sederhananya: memilih bahan pakaian yang tepat.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), panas ekstrem saat ini terjadi karena posisi matahari bergeser ke bagian selatan Indonesia. Artinya, paparan sinar matahari langsung bakal makin intens, dan bahan pakaian yang salah bisa membuat tubuh terasa makin “dikurung panas”.
Berikut beberapa bahan yang bisa jadi penyelamat tubuhmu di tengah cuaca ekstrem:
Si klasik yang tak pernah salah. Katun menyerap keringat dengan sangat baik, lembut di kulit, dan memberi sirkulasi udara yang cukup. Cocok untuk segala jenis pakaian, dari kaus hingga gaun.
2. Linen
Terbuat dari serat rami alami, linen adalah juaranya bahan sejuk. Ringan, kuat, cepat menyerap keringat, dan mudah kering kembali. Cocok untuk gaya santai tapi tetap elegan, meski sedikit mudah berkerut.
Kain berbasis serat selulosa ini lembut dan adem di kulit. Jatuhnya bagus di tubuh, ideal untuk blus atau gaun. Tapi hati-hati, rayon mudah kusut dan butuh perawatan ekstra agar tetap awet.
Versi modern dari rayon yang lebih ramah lingkungan. Teksturnya lembut, ringan, dan tetap sejuk meski dipakai seharian. Tahan lama, tidak mudah kusut, pilihan cerdas untuk yang ingin tampil nyaman sekaligus stylish.
Bahan rajut lentur ini terasa ringan dan breathable. Jersey berbahan dasar katun atau linen jadi kombinasi ideal untuk cuaca panas — sempurna untuk pakaian olahraga atau gaya kasual sehari-hari.
Tips Tambahan untuk Melawan Panas
Gunakan pakaian berwarna terang agar sinar matahari lebih banyak dipantulkan. Pilih potongan yang longgar, supaya udara bisa bersirkulasi.
Jangan lupa tambahkan topi dan kacamata hitam sebagai pelindung ekstra dari sinar langsung. Dan yang terpenting, minum air putih cukup agar tubuh tidak kekurangan cairan.
Sejumlah daerah di Indonesia sedang mengalami cuaca panas yang menyengat. Kondisi ini tak jarang membuat sebagian orang lebih rentan terserang migrain atau sakit kepala sebelah.
Cuaca panas ekstrem di Indonesia diperkirakan akan berlanjut hingga akhir Oktober 2025. BMKG mengungkapkan alasan fenomena ini dan dampaknya terhadap cuaca di berbagai wilayah.
Pejalan kaki melindungi tubuhnya dengan kain dan payung dari teriknya sinar matahari di kawasan Dukuh Bawah, Jakarta.
Fenomena cuaca panas ekstrem yang kini melanda banyak wilayah Indonesia diperkirakan akan berlangsung hingga akhir Oktober atau awal November.
Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, menyampaikan bahwa pengamatan BMKG menunjukkan cuaca panas tersebar luas di Indonesia.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memastikan bahwa kondisi cuaca Jakarta hingga saat ini masih tergolong normal dan tidak perlu dikhawatirkan meskipun terasa sangat panas.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi kemunculan tiga bibit siklon tropis yang berada di sekitar wilayah Indonesia.
Berikut adalah laporan prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya pada hari ini, Selasa, 3 Maret 2026, berdasarkan data terbaru dari BMKG.
Simak jadwal fase Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 di Aceh. Cek waktu puncak, fase yang terlihat, dan imbauan shalat khusuf dari BMKG & Kemenag.
Panduan lengkap Salat Gerhana Bulan (Khusuf) 3 Maret 2026. Lengkap dengan teks Arab niat, tata cara dua kali ruku, dan amalan sunah saat gerhana.
BMKG mengingatkan nelayan agar selalu memperhatikan informasi prakiraan cuaca terbaru sebelum melaut dan tidak memaksakan aktivitas apabila kondisi dinilai berisiko.
BMKG memastikan akan terjadi Gerhana Bulan Total (GBT) pada Selasa, 3 Maret 2026. Fenomena alam ini dapat diamati secara langsung dari berbagai wilayah di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved