Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA memperluas pasar dan menarik minat wisatawan nusantara maupun mancanegara terus digencarkan pemerintah daerah. Salah satunya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang mempromosikan pesona pariwisatanya pada ajang Wonderful Indonesia Tourism Fair (WITF) 2025, di Nusantara International Convention Exhibition (NICE) PIK II, Tangerang, Banten, 9–12 Oktober 2025.
Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, dan Kepemudaan Olahraga (Parbudkepora) Provinsi Babel Wydia Kemala Sari menjelaskan ajang WITF ini merupakan inisiatif Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) dan didukung Kementerian Pariwisata.
“WITF menjadi momentum strategis untuk mempertemukan pelaku industri pariwisata Indonesia dengan pembeli potensial dari luar negeri. Tahun ini diikuti sekitar 200 international buyers dari berbagai negara dan 250 sellers industri pariwisata nasional,” jelas Wydia, Minggu (12/10).
Selain menampilkan tradeshow business to business (B2B), ajang ini diramaikan consumer show yang menampilkan ragam produk pariwisata, ekonomi kreatif, serta usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) unggulan dari berbagai daerah di Indonesia.
“Bangka Belitung hadir sebagai exhibitor pada tradeshow B2B, dengan agenda pertemuan bisnis (business matching) bersama para international dan national buyers. Ini menjadi kesempatan emas memperluas jaringan, menjajaki potensi kerja sama, serta memperkuat posisi Babel di peta pariwisata nasional dan internasional,” tambahnya.
Guna memperkuat kehadiran dalam ajang bergengsi ini, Pemprov Babel menampilkan booth promosi Dinas Parbudkepora bersama UPTD Balai Pengembangan Pariwisata Wilayah Belitung serta menggandeng pelaku usaha pariwisata, travel agent, dan hotel-hotel di Babel agar dapat berinteraksi langsung dengan calon mitra dari berbagai negara.
“Melalui partisipasi di WITF ini, kami ingin menunjukkan bahwa Babel siap menjadi destinasi wisata unggulan yang ramah, berdaya saing, dan berkelanjutan, serta terbuka untuk kerja sama internasional,” tutur Wydia.
Sebelumnya, ajang WITF ini secara resmi dibuka Menko Perekonomian Airlangga Hartarto didampingi Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, pada Jumat (10/10).
Widiyanti sempat berkunjung ke booth Pemprov Babel dan diterima Kepala Dinas Parbudkepora Wydia Kemala Sari. "Terima kasih atas kunjungan ibu menteri," kata Wydia seraya memberikan cindera mata khas Babel.
Sampai penutupan pada Minggu (12/10), tercatat ada beberapa calon mitra dari Indonesia dan berbagai negara yang berkunjung sekaligus mengadakan pertemuan dengan Babel.
Di antaranya yakni, Tiongkok, Pakistan, Australia, AS, Jepang, Filipina, Malaysia, Singapura, Bosnia Herzegovina, Italia, Jerman, Belanda, Brasil, Perancis, Nigeria, Inggris, Aljazair, Oman, dan Bhutan. (H-2)
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Tiga negara yang mendominasi daftar ini, yakni Vietnam, Jepang, dan Indonesia.
Adapun target PAD dari Bapenda pada 2024 berada di angka Rp2,6 triliun, sedangkan 2025 targetnya naik menjadi Rp3,3 triliun.
Berdasarkan data sementara Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah per 28 Desember 2025, tercatat sebanyak 431.754 wisatawan berkunjung ke Semarang.
Kampung Buricak Burinong merupakan salah satu kawasan awal pengembangan desa wisata di Sumedang yang dulu dibangun secara bertahap.
Sebelumnya, Pemprov Kepulauan Babel sudah mencanangkan sejumlah lokasi alternatif untuk pembangunan rumah sakit jantung dan stroke tersebut.
Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Babel) mengumpulkan donasi bagi keluarga almarhum Affan Kurniawan, pengemudi ojek online (ojol) yang tewas terlindas rantis Brimob.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved