Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
MAKANAN berlemak adalah jenis makanan yang mengandung lemak dalam jumlah tinggi, baik dari sumber hewani maupun nabati, yang berfungsi sebagai sumber energi utama bagi tubuh.
Lemak adalah salah satu dari tiga zat gizi makro utama selain karbohidrat dan protein. Tubuh membutuhkan lemak untuk menghasilkan energi, menyerap vitamin, melindungi organ, dan menjaga suhu tubuh tetap stabil.
Namun, konsumsi berlebihan terutama lemak jenuh dan lemak trans bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan.
Lemak jenuh dan trans bisa menumpuk di dinding pembuluh darah, menyebabkan penyempitan arteri yang meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.
Makanan berlemak tinggi seperti gorengan, daging berlemak, dan makanan cepat saji dapat menaikkan kadar LDL dan menurunkan HDL.
Lemak mengandung kalori tinggi. Sering makan makanan berlemak tanpa olahraga bisa menyebabkan penumpukan lemak tubuh berlebih, memicu obesitas.
Kelebihan lemak, terutama lemak jenuh, dapat membuat tubuh resisten terhadap insulin, yang akhirnya meningkatkan risiko diabetes tipe 2.
Penumpukan lemak di pembuluh darah menghambat aliran darah, sehingga tekanan darah meningkat dan jantung harus bekerja lebih keras.
Konsumsi lemak jahat berlebihan bisa memengaruhi fungsi kognitif dan daya ingat, bahkan meningkatkan risiko penyakit Alzheimer dalam jangka panjang.
Makanan berlemak sulit dicerna, dapat menyebabkan mual, kembung, atau diare, terutama pada orang dengan masalah empedu atau lambung sensitif.
Kelebihan lemak bisa menyebabkan penyakit hati berlemak nonalkohol, yaitu penumpukan lemak di hati yang berpotensi berkembang menjadi sirosis.
Makanan berlemak dan berminyak dapat meningkatkan produksi minyak pada kulit, yang bisa memicu jerawat dan kulit kusam.
Lemak berlebihan memperlambat pencernaan, menyebabkan tubuh terasa berat dan cepat lelah setelah makan.
Penelitian menunjukkan konsumsi tinggi lemak jenuh dapat meningkatkan risiko kanker usus besar, pankreas, dan payudara.
Untuk lebih sehat, pilih lemak baik dari alpukat, ikan salmon, kacang, dan minyak zaitun. Hindari lemak trans dan jenuh dari gorengan, makanan cepat saji, dan mentega padat, serta perbanyak sayur, buah, dan air putih. (Z-4)
Lemak sebenarnya dibutuhkan tubuh untuk menyimpan energi, melindungi organ, dan membantu penyerapan vitamin A, D, E, dan K. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan
Lemak dibutuhkan tubuh, tapi konsumsi berlebihan, terutama lemak jenuh dan trans, dapat meningkatkan risiko obesitas, penyakit jantung, dan masalah kesehatan lainnya.
Lemak pada makanan berperan sebagai sumber energi, membantu penyerapan vitamin, dan menjaga fungsi sel, tetapi jika dikonsumsi berlebihan, bisa berdampak negatif
Lemak adalah salah satu dari tiga makronutrien utama yang dibutuhkan tubuh, tetapi jika dikonsumsi berlebihan, terutama jenis lemak jenuh dan lemak trans, dapat membahayakan kesehatan.
Makanan berlemak dan tinggi natrium seperti gorengan, makanan kalengan dan olahan siap saji bisa membebani sistem pencernaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved