Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SMAN 10 Samarinda ditetapkan sebagai salah satu SMA Garuda Transformasi, bagian dari upaya nasional menghadirkan pendidikan unggul, merata, dan berdaya saing global di seluruh Indonesia.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menegaskan pentingnya menjadikan SMA Garuda Transformasi sebagai sayap Garuda yang membentang, yang mengangkat anak-anak Indonesia untuk terbang tinggi menuju kejayaan Indonesia Emas 2045.
Pesan ini sejalan dengan semangat kegiatan yang diselenggarakan hari ini, sebuah langkah nyata menghadirkan pendidikan unggul yang inklusif, adaptif, dan berorientasi masa depan.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf yang hadir langsung di Education Center SMAN 10 Samarinda, memastikan agar sekolah-sekolah menengah di Indonesia dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kita akan terbang tinggi, melakukan lompatan besar menuju Sumber Daya Manusia unggul yang mampu berdaya saing di tingkat internasional,” ungkapnya dalam acara Mengenal Sekolah Garuda, di SMAN 10 Samarinda, dilansir dari keterangan resmi, Kamis (9/10).
Lebih lanjut, Gus Ipul juga menjelaskan bahwa Sekolah Garuda Transformasi memiliki tiga pilar utama yang menjadi fondasi dalam mewujudkan tujuan besar pendidikan Indonesia.
“Pertama, penyeimbang akses, yaitu memberikan kesempatan yang setara bagi setiap anak berprestasi di seluruh Indonesia. Kedua, inkubator pemimpin, yang berperan dalam menyiapkan karakter kepemimpinan generasi Indonesia Emas 2045. Ketiga, prestasi dan pengabdian, yang memadukan keunggulan akademik dengan semangat melayani masyarakat,” ujar Gus Ipul.
Ketiga pilar tersebut menjadi arah bagi Sekolah Garuda Transformasi untuk tumbuh menjadi institusi pendidikan yang tidak hanya mencetak siswa berprestasi, tetapi juga melahirkan pemimpin masa depan yang berkarakter dan berjiwa pengabdian.
Menutup kegiatan, Kepala SMAN 10 Samarinda, Ni Made Adyani menyampaikan rasa syukur dan komitmen sekolah dalam menyambut amanah besar ini.
“Momentum ini menjadi kesempatan berharga bagi kami untuk terus meningkatkan mutu pendidikan, menumbuhkan semangat berinovasi, serta memperkuat karakter peserta didik. Harapan kami, dengan mewujudkan kepemimpinan yang kuat, integritas yang terjaga, pertumbuhan yang berkelanjutan, ketulusan hati dalam mendidik, dan transformasi yang nyata,” ungkapnya.
Dengan semangat kolaborasi dan dukungan berbagai pihak, SMAN 10 Samarinda siap menjadi role model pendidikan transformasional, membawa perubahan positif bagi masyarakat, dan berkontribusi nyata dalam mencetak generasi penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045.(H-2)
Perguruan tinggi adalah pusat pembentukan budaya inovasi nasional, dan karena itu perlu didorong menjadi jembatan yang kuat antara dunia riset dan industri.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menyebut peranan riset dan inovasi sebagai kunci memajukan Indonesia.
Melalui peta jalan yang terarah, Brian optimistis bahwa di masa depan, industri-industri berbasis sains dan teknologi bisa dilahirkan.
KSTI 2025 ini juga dikatakan menjadi pertemuan untuk menyusun Peta Jalan Riset, Inovasi dan Teknologi di Indonesia,
Gerakan nasional ini diluncurkan langsung Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, sebagai bagian dari rangkaian kegiatan PKKMB UI 2025.
Gus Ipul menjelaskan usulan ini masih dalam proses pengajuan Kemensos, supaya dapat diakomodasi oleh Kementerian Keuangan pada perencanaan anggaran tahun depan.
Mensos Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan persiapan Sekolah Rakyat akan dilanjutkan ke tahap matrikulasi yang kurang lebih dilaksanakan selama tiga bulan.
Gus Ipul menambahkan DTSEN dimutakhirkan setiap 3 bulan sekali dan yang menjadi penting adalah peran dari Kepala Daerah
Kepala sekolah akan berasal dari ASN sementara guru-guru direkrut dari PPPK dan lulusan pendidikan profesi guru.
Mensos tengah pertimbangkan usulan vasektomi dari Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi sebagai syarat keluarga untuk bisa menerima bansos
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved