Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
KORBAN dugaan keracunan makan bergizi gratis (MBG) di Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat terus bertambah dan kini sudah mencapai 303 pelajar dan balita. Akibat keracunan MBG tersebut, 10 orang pelajar masih mendapat perawatan di Puskesmas Leles dan RSUD dr Slamet.
Kepala Dinas Kesehatan Garut, Leli Yuliani mengatakan, pihaknya kembali menerima laporan dugaan keracunan MBG di Kecamatan Kadungora dan hasil penelusuran petugas kesehatan tercatat ada 303 pelajar yang keracunan berasal dari SDN 3 Talagasari, SMPN 1 Kadungora, SMP PGRI dan SMA Annisa Kadungora. Peningkatan kasus keracunan MBG berdasarkan laporan, tersebar di 4 sekolah menerima manfaat makan bergizi gratis (MBG).
"Hasil penelusuran dilakukan oleh petugas kesehatan dari 4 sekolah di Kecamatan Kadungora, Garut ada peningkatan kasus dugaan keracunan MBG tercatat ada 303 orang di antaranya 8 orang rawat inap di Puskesmas Leles, 2 orang di RSUD dr Slamet dengan jumlah 10 pasien hingga kondisi pasien sudah berkurang," katanya, Kamis (2/10).
Leli mengatakan, dari 303 orang, 293 pelajar sudah pulang ke rumahnya. Para korban umumnya mengalami gejala sakit perut, pusing, mual, muntah, diare dan dehidrasi.
"Kasus dugaan keracunan yang terjadi di Kadungora statusnya Kejadian Luar Biasa (KLB) lantaran banyak korban dirawat di Puskesmas dan dirujuk ke RSUD dr Slamet 10 orang, salah satunya balita. Akan tetapi, untuk penambahan pasien terjadi Selasa 147 orang, pada Rabu 139 orang, Kamis ada 14 orang dan Dinas Kesehatan masih menunggu hasil uji laboratorium lantaran belum diterima," ujarnya. (H-3)
SEBANYAK 492 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Sumatra ditutup sementara atau di-suspend mulai 9 Maret 2026 tanpa batas waktu.
WAKIL Kepala BGN bidang Komunikasi dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak awal bukan dirancang sebagai program bisnis
WAKIL Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik Sudaryati Deyang meminta para kepala daerah ikut mengawasi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibuat di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Badan Gizi Nasional (BGN) tegaskan warga tidak akan dipolisikan jika mengunggah menu Makan Bergizi Gratis (MBG) tak layak ke medsos, asal faktual. Cek bujetnya!
PRESIDEN Prabowo Subianto mengungkapkan data statistik terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah berjalan hingga saat ini.
PRESIDEN Prabowo Subianto menyampaikan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat ini telah menjangkau sebanyak 60,2 juta orang penerima manfaat.
PRESDIEN Prabowo Subianto menegaskan program makan bergizi gratis atau MBG tak akan dihentikan meski mendapat kritik terkait besarnya kebutuhan anggaran di tengah tekanan fiskal.
Prabowo menyatakan penindakan dilakukan secara tegas terhadap dapur yang tidak memenuhi standar, dengan pengawasan langsung di lapangan.
Dia menyebut Program MBG akan kembali disalurkan kepada para penerima per 31 Maret 2026.
Penghentian sementara operasional MBG ini merupakan bagian dari manajemen strategis agar distribusi tetap tepat sasaran.
Ia menegaskan pemerintah akan tetap memprioritaskan belanja yang lebih produktif dan tepat sasaran.
Badan Gizi Nasional menghentikan sementara operasional sembilan SPPG di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, setelah ditemukan penyajian kelapa utuh dalam menu Program Makan Bergizi Gratis
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved