Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Ketua DPR Puan Manaranı merespons soal adanya penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) imbas maraknya keracunan yang dialami siswa di sejumlah daerah. Puan menyatakan program MBG perlu dievaluasi untuk membenahi masalah yang ada.
"Kita juga beri kesempatan dulu untuk evaluasi ini bisa berjalan di lapangan. Bagaimana kemudian nanti di lapangannya mana saja yang harus kita perbaiki, mana saja yang kita harus evaluasi," ujar Puan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (2/10).
Puan menilai Peraturan Presiden (Perpres) Tata Kelola Makan Bergizi yang bakal terbit pekan ini menjadi momentum agar masalah dapat teratasi. Ia mengatakan perlu kerja lintas kementerian dan lembaga untuk menyukseskan program MBG.
"Juga akan turun Perpres untuk melibatkan kementerian lembaga terkait untuk ikut bisa berpartisipasi. Sehingga tidak terjadi hal yang kemudian kemarin terjadi seperti keracunan dan lain sebagainya, kita beri kesempatan dulu untuk evaluasi ini bisa berjalan," tandas Puan. (E-3)
Pernyataan Dadan itu menjawab adanya narasi yang menyebut anggaran besar MBG berasal dari pos pendidikan, pos kesehatan dan pos bantuan pemerintag di lembaga kementrian lain.
Tindakan itu dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai langkah evaluasi menyusul ditemukannya kasus-kasus menonjol.
Badan Gizi Nasional (BGN) meluruskan informasi yang beredar terkait besaran alokasi anggaran dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak memangkas anggaran pendidikan sebagaimana narasi yang beredar di publik.
PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya berdampak pada asupan gizi siswa, tetapi juga menggerakkan ekonomi warga di sekitar lokasi pelaksanaan.
Hasil penelitian Research Institute of Socio-Economic Development (RISED) menunjukkan, mayoritas orang tua merasakan adanya perbaikan pola konsumsi anak setelah adanya program MBG.
Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan operasional 47 SPPG hingga hari ke-9 Ramadan 2026. Temuan: roti berjamur hingga telur busuk di menu Makan Bergizi Gratis.
Badan Gizi Nasional (BGN) meluruskan informasi yang beredar terkait besaran alokasi anggaran dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Badan Gizi Nasional (BGN) tegaskan informasi pembukaan PPPK Tahap 3 adalah hoaks. Simak klarifikasi resmi dan cara cek pendaftaran asli di sini.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak memangkas anggaran pendidikan sebagaimana narasi yang beredar di publik.
MBG juga menjadi motor ekonomi kerakyatan melalui kepastian pasar bagi UMKM dan dapur mitra, penyerapan produk lokal, serta penciptaan lapangan kerja baru di daerah.
PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya berdampak pada asupan gizi siswa, tetapi juga menggerakkan ekonomi warga di sekitar lokasi pelaksanaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved