Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Bawang putih bukan sekadar bumbu dapur. Satu siung kecil ternyata menyimpan berbagai manfaat untuk kesehatan. Mengonsumsi bawang putih secara rutin bisa menjadi “obat alami” yang selalu ada di dapur.
Dokter Yunani kuno Hippocrates yang dijuluki bapak pengobatan Barat pernah berkata, “Jadikanlah makanan sebagai obatmu, dan jadikanlah obat sebagai makananmu.” Kata-kata ini seakan mengingatkan bahwa bawang putih bukan sekadar bumbu, tapi juga bisa menjadi pelindung alami bagi tubuh.
Berikut ini berbagai macam manfaat bawang putih untuk kesehatan.
Allicin dalam bawang putih membantu menghambat enzim pembuat kolesterol. Penelitian menunjukkan kolesterol turun 10–13 persen setelah 90 hari mengonsumsi bawang putih.
Bawang putih mentah dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik. Efeknya hampir sama dengan obat tekanan darah karena memperlebar pembuluh darah.
Bawang putih bisa menurunkan kolesterol dan tekanan darah, sehingga mencegah penyakit jantung. Studi dari Journal of Nutrition (2016) menunjukkan bahwa aged garlic efektif menjaga kesehatan arteri koroner, terlihat dari penurunan kadar kalsium dan protein C-reaktif. Hal ini membantu mengurangi plak arteri dan peradangan yang memicu aterosklerosis.
Konsumsi bawang putih rutin bisa menurunkan beberapa jenis kanker, seperti kanker perut, kerongkongan, pankreas, payudara, dan prostat. Sulfur aktif dalam bawang putih membantu mencegah terbentuknya dan menyebarnya sel kanker
Bawang putih merupakan obat alami yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Kandungan allicin di dalamnya membantu melawan kuman penyebab pilek, flu, batuk, dan radang tenggorokan. Mengonsumsi bawang putih saat sakit bisa meringankan gejala dan mempercepat proses penyembuhan.
FruArg, turunan karbohidrat dalam bawang putih ternyata dapat melindungi sel otak dari penuaan dan penyakit. Zat ini mengurangi peradangan, stres oksidatif, dan risiko demensia atau Alzheimer.
Allicin dalam bawang putih memiliki sifat antibakteri dan antiseptik yang membunuh kuman penyebab jerawat. Vitamin dan mineral bawang putih juga membantu mengontrol minyak berlebih di kulit.
Flavonoid dalam bawang putih dapat memperkuat tulang, meningkatkan pembentukannya, dan memperlambat hilangnya mineral tulang. Ini bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang terutama pada lansia.
Bawang putih mentah dapat merangsang pertumbuhan rambut pada alopecia areata,yaitu kebotakan akibat penyakit autoimun. Beberapa orang mengoleskan minyak bawang putih untuk mencegah kerontokan dan menyehatkan kulit kepala.
Mengonsumsi bawang putih secara rutin bukan hanya membuat masakan lebih lezat, tetapi juga membantu menjaga kesehatan tubuh secara alami. Bawang putih memang pantas disebut “obat alami” dari dapur. (Healthline, Hello Sehat/Z-10)
Memasuki puncak musim hujan, ancaman penyakit influenza dan penurunan daya tahan tubuh meningkat drastis. Bumbu dapur bisa menangkalnya.
Bawang putih merupakan salah satu bumbu dapur wajib yang hampir selalu digunakan dalam berbagai masakan Nusantara maupun internasional.
Kualitas ayam krispi rumahan sering kali tidak konsisten. Maka dari itu, Sasa hadir untuk mengakhiri keraguan tersebut.
Keikutsertaan Nekaboga di SIAL Interfood menjadi momentum penting untuk memperkuat penetrasi domestik.
Ilmuwan temukan senyawa alami cabai sebagai “anti-spice” yang mampu meredam rasa pedas capsaicin dan membuka peluang bumbu dapur baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved