Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TIDAK ada perjalanan yang sama bagi setiap pasangan dalam meraih kehamilan. Ada yang berjalan mulus, tetapi banyak pula yang harus menghadapi proses panjang, penuh harapan dan air mata.
Pertanyaan, "Kenapa aku belum hamil?" sering kali menyisakan kegelisahan yang mendalam. Sayangnya, masih jarang ada ruang aman untuk membicarakannya secara terbuka.
Topik infertilitas sering dianggap tabu untuk dibicarakan di tengah masyarakat, padahal realitanya semakin banyak pasangan yang mengalaminya. Faktor penyebabnya beragam, mulai dari gangguan hormon, PCOS, endometriosis, masalah sperma, hingga kegagalan IVF. Semua ini bisa memengaruhi perjalanan pasangan menuju kehamilan.
"Infertilitas bukanlah akhir dari perjalanan. Kami memahami bahwa dengan pemahaman yang benar dan penanganan yang tepat, banyak pasangan justru dapat menemukan kembali harapan baru. Melalui sesi ini, kami ingin menghadirkan ruang yang tidak hanya kaya informasi, tetapi juga penuh dukungan dan empati," ujar Andreyta Lenggogeni, perwakilan dari Stomp & Stride, dalam keterangan tertulis, Minggu (21/9).
Pihaknya mengadakan acara bertajuk "Kenapa Aku Belum Hamil?", Jakarta, Minggu (21/9). Acara itu menghadirkan tiga dokter fertilitas dari KL Fertility Centre yang berdiri lebih dari 20 tahun di Malaysia. (I-2)
Sedentary lifestyle atau gaya hidup yang kurang aktif bergerak dapat membuat wanita mengalami infertilitas yang disebabkan oleh Polycystic Ovary Syndrome (PCOS).
Ilmuwan Amerika berhasil menciptakan embrio manusia tahap awal dari sel kulit.
Peneliti berhasil memetakan perkembangan ovarium primata. Temuan ini membuka peluang baru untuk memahami infertilitas dan Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS).
Seperti diketahui, seiring bertambahnya usia, peluang hamil alami akan menurun karena cadangan sel telur perempuan berkurang dan kualitasnya ikut menurun.
Penelitian menunjukkan jumlah sperma pria menurun lebih dari 1% setiap tahun sejak 1950-an, dengan laju penurunan kini mencapai 2% per tahun.
Peneliti ciptakan replika lapisan rahim untuk pelajari proses implantasi embrio. Terobosan ini diharapkan mampu menekan angka keguguran dan meningkatkan sukses IVF.
Studi terbaru ungkap lebih dari 17 juta bayi lahir dari fertilisasi in vitro (IVF) sejak 1978.
Gaya hidup sehat dari calon ayah penting demi menjaga kualitas sperma yang menjadi faktor utama dalam keberhasilan pembuahan.
Sejak berdiri pada September 2023, Benih IVF Center telah melayani lebih dari 2.000 pasien dengan tingkat keberhasilan kehamilan di atas rata-rata nasional.
Thaddeus Daniel Pierce lahir dari embrio beku sejak 1994, menjadikannya bayi tertua dari embrio yang berhasil dilahirkan. Inilah kisah di baliknya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved