Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membuka jalan baru dalam riset precision oncology lewat pendekatan computational systems biology dan omics.
Kepala Pusat Riset Komputasi BRIN, Rifki Sadikin, menegaskan bioinformatika kini menjadi kunci personalisasi terapi kanker. Dengan integrasi data genomik, transkriptomik, proteomik, hingga klinis, pendekatan ini memetakan mekanisme molekuler kanker lebih detail.
“Dalam era pengobatan presisi, bioinformatika memungkinkan identifikasi mutasi dan jalur spesifik tiap pasien, sehingga terapi dapat diarahkan lebih tepat, misalnya targeted inhibitor atau imunoterapi berbasis profil genomik,” ujar Rifki dalam seminar Multiomics in Precision Oncology di FK-KMK UGM, Yogyakarta.
Teknologi next-generation sequencing (NGS), komputasi berperforma tinggi (HPC), dan machine learning jadi fondasi untuk menemukan biomarker, memprediksi respons terapi, dan mengurangi efek samping.
Rifki menekankan, pengembangan ini harus ditopang investasi pada infrastruktur, pelatihan, serta kolaborasi lintas disiplin.
Seminar yang digelar 30 Agustus lalu juga menandai lahirnya Pusat Kolaborasi Riset Precision Oncology based Omics (PKR Promics), hasil sinergi BRIN dengan FK-KMK UGM, Fakultas Kedokteran UI, dan RS Dharmais.
Langkah ini diharapkan menjadi lompatan besar bagi penguatan teknologi kesehatan dan pengobatan kanker presisi di Indonesia.
Kepala Pusat Riset BRIN Mardyanto Wahyu Tryatmoko menilai wacana pilkada tidak langsung lewat DPRD tidak menjamin hilangnya politik uang dan justru berpotensi lebih mahal.
Residu kimia yang masuk ke aliran sungai telah memicu kematian massal biota akuatik.
PKS meraih penghargaan terbaik Indeks Integritas Partai Politik (IIPP) 2025 dari Kemenko Polkam dan BRIN dalam Rakor Evaluasi di Bali.
Menurutnya, kepercayaan publik yang sudah terbentuk perlu dijaga agar tidak menurun di tengah dinamika kebijakan dan tantangan pemerintahan.
PENELITI BRIN NiLuh Putu Indi Dharmayanti, mengatakan penyakit zoonosis virus nipah (NiV) bisa saja terjadi di Indonesia karena ada banyak faktor pendorongnya.
BRIN menilai pendekatan kebijakan berbasis risiko menjadi kunci untuk menjaga keseimbangan antara kontribusi ekonomi industri olahan tembakau dan perlindungan kesehatan masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved