Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMIMPIN agama di Indonesia dinilai perlu mengambil peran lebih besar dalam mendorong percepatan mitigasi krisis iklim dan transisi energi. Dengan proyeksi bahwa 87 persen populasi dunia akan menjadi pemeluk agama pada 2050, kampanye perubahan iklim melalui komunitas iman disebut sebagai salah satu strategi paling kuat untuk mempercepat aksi iklim.
Laporan terbaru GreenFaith dan Laudato Si Movement berjudul “Telling the Climate and Faith Story: Strategies for Media Engagement” mencatat, sejak 2010 hingga 2024, liputan media dan pembicaraan di media sosial menunjukkan peningkatan konsisten penyebutan isu iklim oleh aktor-aktor keagamaan. Pemberitaan mengenai keterkaitan agama dan iklim bahkan selalu memuncak pada momen besar, khususnya Konferensi Perubahan Iklim PBB (COP).
Kondisi ini menunjukkan adanya peluang untuk menempatkan cerita keagamaan dan iklim di ruang publik, sekaligus memperluas dampaknya terhadap kebijakan dan kesadaran masyarakat.
Para pemimpin agama disebut memegang peran sentral, karena kehadiran mereka dinilai mampu terus menarik perhatian terhadap krisis iklim dan mendesak aksi nyata.
“Seruan dari para pemuka agama sangat penting, dan media massa senang mengutip pendapat mereka untuk berbagai isu. Ada peluang untuk menunjukkan kepemimpinan dan aksi keagamaan di akar rumput dalam menghadapi perubahan iklim, yang akan mendefinisikan iklim dari perspektif keagamaan sebagai isu keagamaan yang luas dan melibatkan banyak pihak, bukan hanya pemimpin agama,” kata Eksekutif Direktur GreenFaith Fletcher Harper.
Fenomena serupa juga terjadi di Indonesia. Akun-akun tokoh publik muslim dengan posisi politik nasional maupun regional terbukti efektif dalam menyampaikan pesan yang memadukan nilai agama, warisan budaya, dan tanggung jawab ekologis.
“Di tengah krisis iklim yang kian mendesak, suara iman menjadi jembatan harapan. Melalui nilai spiritual, komunitas beragama mampu menyalakan keberanian kolektif untuk menjaga bumi sebagai amanah suci,” ujar Koordinator Nasional GreenFaith Indonesia Hening Parlan.
Rahma Shofiana, Pemimpin Proyek Ummah for Earth Greenpeace Indonesia, menegaskan bahwa tokoh agama perlu berperan aktif dalam pelestarian lingkungan.
“Ada banyak cara untuk terlibat dalam aksi iklim sekaligus memotivasi komunitas mereka untuk bekerja menerapkan perubahan sederhana guna mencapai gaya hidup berkelanjutan dan ramah lingkungan, serta mempererat hubungan antar umat beragama melalui aksi iklim. Apalagi, di Indonesia, tokoh agama kerap memiliki hubungan yang erat dengan pembuat kebijakan, peran mereka dapat mendorong dan mengadvokasi kebijakan iklim,” jelasnya.
Laporan tersebut juga menekankan bahwa menghubungkan pesan iklim dengan nilai-nilai agama tidak hanya relevan, tetapi juga strategis. Beberapa langkah yang perlu diperkuat antara lain menyoroti kepemimpinan agama di akar rumput, menampilkan aksi lingkungan komunitas muda beragama, memperbanyak tokoh agama yang menyuarakan isu iklim, serta merespons cepat peristiwa terkait krisis iklim.
Direktur Faith For Earth Coalition United Nations Environment Programme (UNEP) Iyad Abhumoghli menekankan bahwa perubahan iklim bukan hanya soal kebijakan, melainkan juga isu kemanusiaan.
“Kebijakan dapat menetapkan target tertentu, tetapi masyarakat lah yang harus menjalankannya. Agama dan kepercayaan merupakan satu dari sedikit institusi yang dapat menjangkau ke setiap desa, kota, dan seluruh sudut dunia. Pemimpin agama membawa legitimasi yang tidak dapat diberikan oleh para ahli teknis atau politisi saja. Suara mereka berdampak pada miliaran pengikut, menciptakan peluang perubahan perilaku secara besar-besaran pada miliaran orang,” tegasnya. (H-3)
Kabar duka atas berpulangnya Romo Mudji yang dikenal aktif dalam isu kemanusiaan dan dialog lintas iman ini menimbulkan duka mendalam bagi Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar.
Indonesia saat ini merupakan salah satu dari enam mitra dagang terbesar Pakistan, bersaing dengan Qatar. Nilai perdagangannya mencapai lebih dari US$4 miliar.
PARA tokoh agama dan masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa (GNB) menyerukan kepada pemerintah untuk mendengarkan kritik dan masukan termasuk 17+8 Tuntutan Rakyat
Para tokoh agama, organisasi kepemudaan agama, hingga pimpinan partai politik bersepakat untuk menjaga keutuhan dan kedamaian di dalam negeri.
Kemenag menginisiasi gerakan penanaman satu juta pohon matoa pada peringatan Hari Bumi 2025.
Wacana penghentian insentif kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) berpotensi menghambat laju transisi energi nasional.
Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk merefleksikan dinamika isu energi nasional dan global sepanjang tahun 2025, sekaligus membahas arah kebijakan energi nasional pada tahun 2026.
Pertamina NRE kembali menunjukkan langkah strategisnya dalam transisi energi nasional dengan menandatangani nota kesepahaman bersama perusahaan Tiongkok.
Dukungan pembiayaan yang tepat, inklusif, dan berkelanjutan akan memastikan bahwa transisi energi tidak hanya berjalan cepat, tetapi juga adil dan memberikan manfaat.
Selama kesenjangan antara narasi diplomasi iklim dan implementasi kebijakan dalam negeri tetap terbentang lebar, komitmen emisi net-zero 2060 akan terus menjadi tantangan besar.
Pemerintah memproyeksikan tambahan kapasitas pembangkit energi baru dan terbarukan (EBT) akan tumbuh 2,5% hingga 3,2% per tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved