Headline
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Seorang mahasiswa informatika membuat map Aksi Kamisan di Roblox.
Serangan jantung sering dianggap sebagai masalah yang hanya menghantui orang yang sudah lanjut usia. Namun, belakangan ini, semakin banyak kasus yang menunjukkan bahwa usia muda juga tidak kebal terhadap ancaman penyakit jantung.
Ternyata, serangan jantung di kalangan orang muda dapat disebabkan oleh berbagai faktor, baik yang bersifat genetik maupun gaya hidup yang tidak sehat.
Meskipun sebagian besar serangan jantung terjadi pada orang yang lebih tua, ada beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan serangan jantung, bahkan di usia muda. Berikut adalah beberapa faktor yang perlu diperhatikan:
Jika dalam keluarga Anda terdapat riwayat penyakit jantung, maka risiko Anda untuk mengalami masalah serupa meningkat, meskipun usia Anda masih muda. Penyakit jantung koroner dapat diturunkan dalam keluarga, dan jika salah satu atau kedua orang tua Anda mengidap penyakit jantung, Anda harus lebih waspada.
Hipertensi adalah salah satu faktor risiko utama untuk serangan jantung. Sayangnya, banyak orang muda yang tidak menyadari bahwa mereka mengalami tekanan darah tinggi. Tanpa pengobatan atau pengelolaan yang tepat, hipertensi dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan kemungkinan serangan jantung.
Kadar kolesterol yang tidak sehat dapat mengarah pada penumpukan plak di pembuluh darah, yang akhirnya bisa menyebabkan serangan jantung. Kadar kolesterol LDL (kolesterol jahat) yang tinggi dan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik) yang rendah sering ditemukan pada orang yang tidak menjaga pola makan dengan baik, bahkan pada usia muda.
Merokok adalah salah satu kebiasaan yang sangat berbahaya bagi kesehatan jantung. Selain merusak pembuluh darah, merokok juga meningkatkan kadar kolesterol jahat dan menurunkan kadar kolesterol baik. Tidak hanya itu, merokok memperburuk kesehatan secara keseluruhan dan meningkatkan risiko serangan jantung pada siapa saja, termasuk orang muda.
Meskipun lebih umum terjadi pada orang yang lebih tua, diabetes tipe 2 kini semakin sering ditemukan pada orang muda, terutama yang memiliki pola makan tidak sehat dan gaya hidup sedentari. Diabetes dapat merusak pembuluh darah dan mempercepat terjadinya penyakit jantung.
Obesitas, atau kelebihan berat badan, adalah salah satu faktor risiko terbesar untuk penyakit jantung. Banyak orang muda yang menghadapi masalah obesitas akibat pola makan yang buruk dan kurangnya aktivitas fisik. Kondisi ini dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan masalah jantung lainnya.
Stres kronis atau gangguan kesehatan mental seperti depresi juga dapat berkontribusi pada peningkatan risiko penyakit jantung. Stres dapat meningkatkan tekanan darah, memengaruhi pola makan, dan mengurangi motivasi untuk berolahraga, semua faktor yang memperburuk kesehatan jantung.
Gaya hidup modern yang serba cepat sering membuat orang muda cenderung mengabaikan pentingnya pola makan sehat, olahraga, dan tidur yang cukup. Kebiasaan makan cepat saji, kurangnya olahraga, serta kebiasaan buruk lainnya seperti konsumsi alkohol yang berlebihan, menjadi faktor yang meningkatkan risiko serangan jantung di usia muda.
Meskipun serangan jantung pada usia muda bisa terdengar menakutkan, ada banyak langkah yang bisa diambil untuk mengurangi risiko. Berikut beberapa tips yang dapat membantu Anda menjaga kesehatan jantung:
Konsumsi makanan yang kaya akan serat, seperti buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian. Hindari makanan yang tinggi lemak jenuh, garam, dan gula berlebih.
Aktivitas fisik yang teratur dapat meningkatkan kesehatan jantung, menurunkan berat badan, dan mengurangi stres. Cobalah untuk berolahraga setidaknya 30 menit per hari.
Merokok adalah salah satu penyebab utama penyakit jantung. Jika Anda merokok, berhenti sekarang juga untuk mengurangi risiko serangan jantung.
Carilah cara-cara sehat untuk mengelola stres, seperti meditasi, yoga, atau berolahraga. Mengelola stres secara efektif dapat memperbaiki kesehatan jantung dan kesejahteraan secara keseluruhan.
Melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, termasuk pemeriksaan tekanan darah, kadar kolesterol, dan kadar gula darah, dapat membantu mendeteksi masalah sejak dini dan mencegah komplikasi yang lebih serius.
Meskipun usia muda tidak menjamin kebebasan dari risiko serangan jantung, dengan gaya hidup yang sehat dan perhatian terhadap faktor risiko, Anda dapat mengurangi kemungkinan terjadinya masalah jantung di kemudian hari. Ingat, pencegahan jauh lebih efektif daripada pengobatan, jadi mulai jaga kesehatan jantung Anda dari sekarang! (Z-10)
Presenter sekaligus komedian Mpok Alpa meninggal dunia pada Jumat pagi (15/8) setelah tiga tahun berjuang melawan kanker yang disimpannya rapat dari publik.
Gagal ginjal kini tidak lagi menjadi ancaman eksklusif bagi usia lanjut. Tren terbaru di tahun 2025 menunjukkan lonjakan signifikan kasus gagal ginjal pada remaja dan dewasa muda.
Gagal ginjal dan batu ginjal kini tidak hanya menyerang orang tua. Kasusnya semakin banyak ditemukan pada usia muda akibat kebiasaan harian
Sukses di usia muda? Temukan strategi rahasia meraih impian & kebebasan finansial! Pelajari mindset, skill, dan langkah praktisnya sekarang!
Memahami bahaya kolesterol tinggi di usia muda sangat penting untuk mengambil langkah pencegahan yang tepat. Cek selengkapnya disini.
Tata laksana penyakit jantung bawaan (PJB) yang tepat sejak awal dapat mengurangi dampak kerusakan organ yang lebih parah.
American Heart Association (AHA) keluarkan pedoman baru tentang makanan ultra-proses yang masih bisa dikonsumsi dengan bijak.
PASIEN penyakit jantung meninggal dunia selama operasi jantung di Rumah Sakit Umum Scunthorpe, Inggris, setelah ruang operasi tempat ia dirawat mengalami pemadaman listrik atau mati lampu.
Kegiatan turnamen tenis menjadi wadah yang efektif untuk mempererat silaturahmi, kolaborasi lintas angkatan, dan meningkatkan semangat kompetitif yang sehat di antara alumni ITB.
Penelitian menunjukkan perempuan yang alami stalking atau mengajukan perintah perlindungan berisiko lebih tinggi terkena serangan jantung dan stroke.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved