Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
LEMBAGA Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mengatakan, tahun depan, program beasiswa baik dalam dan luar negeri tidak lagi dapat dipilih secara bebas. Pasalnya program LPDP tahun depan akan disesuaikan dengan kebutuhan pemerintah.
“Pemerintah melihat program beasiswa LPDP perlu difokuskan pada bidang tertentu untuk menangkap potensi yang belum terakselerasi. Pimpinan menginginkan refokusing pembangunan, kita perlu mengubah strategi mengarahkan pendaftar,” kata Kepala Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP, M. Lukmanul Hakim, dalam sesi konferensi pers Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2025 di Institut Teknologi Bandung (ITB), Jawa Barat, Sabtu (9/8).
Dia menambahkan, sebenarnya saat ini LPDP sudah memprioritaskan penerima beasiswa di bidang STEM atau sains, teknologi, teknik, dan matematika (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Namun demikian, tahun depan beasiswa ini akan lebih diarahkan agar para penerima beasiswa dapat memilih bidang yang diprioritaskan oleh pemerintah.
“Beberapa sektor seperti pangan dan energi dapat poin lebih bagi para pendaftar. Tapi ini baru informasi yang kami dapat dan mudah-mudahan bisa berjalan tahun depan. Kita sudah punya mapping dan ini pakai ranking tiap kampus kita punya bantuan dari perankingan dunia. Jadi kita punya daftarnya dan tinggal mencocokkan pimpinan ingin difokuskan ke mana. Tapi list jadinya belum,” ujar Lukmanul Hakim.
“2026 ada sektor strategis yang dipilih, tentu akan dimatchingkan prodi prioritas dalam pendaftaran. Kampus juga akan dipilihkan. Baik STEM dan non-STEM juga tidak akan jadi pilihan bebas. Belum ada formulasi khusus,” imbuhnya.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut pemerintah sudah menetapkan kampus dan jurusan yang dapat dipilih pendaftar beasiswa LPDP. Dengan begitu pendaftar tidak lagi dapat memilih jurusan semaunya. "Pak Brian (Mendiktisaintek Brian Yuliarto) dan Pak Pratik (Menko PMK Pratikno) beliau akan menentukan sekolah mana yang akan menjadi destination dan bidang apa," kata Sri Mulyani.
Adapun jurusan pilihan itu fokus pada bidang STEM. Hal ini diperlukan untuk dukungan terhadap industri strategis nasional. "Saya akan berharap lebih banyak lagi yang mendapat beasiswa ini (LPDP)," lanjutnya.
Sri Mulyani menekankan bahwa pihaknya akan terus memfasilitasi penyediaan beasiswa LPDP. Serta pembentukan SDM Indonesia sejalan dengan tujuan strategis negara ke depan. "Supaya bisa sesuai dengan kepentingan masing-masing sektor," jelasnya.
Adapun saat ini penerima LPDP mencapai 670 ribu orang. Seluruhnya adalah penerima manfaat dana abadi pendidikan sebesar Rp154,1 triliun.(M-2)
Dinara saat ini berada di Amerika Serikat sebagai penerima beasiswa penuh (full scholarship) dari Kedutaan Besar AS melalui program pertukaran pelajar.
PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) menyalurkan beasiswa senilai Rp100 juta kepada Jakarta Indonesia Korean School (JIKS).
Program beasiswa "Glow and Lovely Bintang Beasiswa" telah berjalan selama sembilan tahun, menerima lebih dari 18.000 aplikasi pada tahun ini.
Beasiswa tersebut diberikan kepada sejumlah anak anggota yang memenuhi kriteria, dari sisi prestasi akademik.
KETUA Asosiasi Jaringan Beasiswa Indonesia, Rina Fatimah, menyebut pihaknya berkomitmen memperluas akses informasi beasiswa kepada masyarakat Indonesia.
Peresmian PMB tahun ini mengusung semangat membuka akses pendidikan berkualitas bagi generasi muda Indonesia.
Menpora Erick Thohir mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto sudah menyetujui alokasi beasiswa LPDP bagi 100 atlet pelajar.
PERKEMBANGAN kecerdasan buatan (AI) sedang mengubah banyak aspek kehidupan, termasuk pendidikan.
ANGGOTA Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih mendukung wacana mengalokasikan sebagian uang hasil pengembalian korupsi sebesar Rp13 triliun ke Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP)
Untuk memberikan dampak yang lebih baik, lulusan LPDP harus dilibatkan dengan industri sejak awal.
The Future Festival merupakan wujud kontribusi untuk meningkatkan akses masyarakat umum secara mengenai informasi untuk melakukan studi lanjutan.
ANGGOTA DPRD DKI Jakarta menyampaikan apresiasi terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang akan menyiapkan 4.000 beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) pada tahun 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved