Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
BAU ketiak adalah kondisi di mana area ketiak mengeluarkan aroma tidak sedap, terutama saat berkeringat.
Dalam istilah medis, ini disebut bromhidrosis.
Cuci ketiak dengan sabun antibakteri saat mandi pagi dan malam. Bersihkan setelah berkeringat agar bakteri penyebab bau tidak berkembang.
2. Cukur atau Potong Bulu Ketiak
Bulu ketiak bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri penyebab bau. Rutin mencukur atau merapikan bulu akan membantu area tetap bersih.
Deodoran membunuh bakteri penyebab bau. Antiperspiran mengurangi produksi keringat. Pilih yang sesuai dengan kondisi kulitmu.
Lemon mengandung asam sitrat yang membunuh bakteri penyebab bau. Dan baking soda menyerap keringat dan menetralkan bau. Oleskan irisan lemon atau campuran baking soda dengan air ke ketiak, lalu bilas setelah beberapa menit.
Gunakan pakaian berbahan katun atau linen agar kulit bisa bernapas. Hindari bahan sintetis yang membuat keringat terperangkap.
Jangan biarkan keringat mengering di tubuh terlalu lama. Langsung mandi atau bersihkan area ketiak agar bakteri tidak tumbuh.
Hindari makanan penyebab bau badan seperti bawang putih, makanan pedas, dan junk food. Perbanyak konsumsi buah dan sayur segar.
Stres dapat memicu produksi keringat berlebih dari kelenjar apokrin, yang menyebabkan bau lebih kuat. Lakukan relaksasi seperti meditasi atau olahraga ringan.
Sel kulit mati bisa menyumbat pori dan memperparah bau. Gunakan scrub lembut atau lulur alami 1 sampai 2 kali seminggu.
Keringat itu sendiri tidak berbau, yang membuatnya bau adalah reaksi dengan bakteri di kulit. Masa pubertas membuat kelenjar apokrin aktif, sehingga bau badan mulai muncul pada remaja. (Z-4)
Ketiak merupakan bagian tubuh yang memiliki banyak kelenjar keringat apokrin. Kelenjar ini menghasilkan keringat yang mengandung protein dan lemak, yang kemudian diuraikan oleh bakteri.
Bau ketiak merupakan aroma tidak sedap yang timbul akibat interaksi keringat dan bakteri, serta bisa dicegah dengan kebersihan dan perawatan tubuh yang tepat.
Bau ini bukan berasal langsung dari keringat, melainkan dari zat yang dihasilkan bakteri saat menguraikan keringat, terutama yang keluar dari kelenjar apokrin.
Meskipun keringat itu sendiri sebenarnya tidak berbau, bakteri yang memecah protein dan lemak dalam keringatlah yang menyebabkan bau tersebut.
Bau ini sering kali lebih terasa pada saat tubuh berkeringat berlebihan, seperti setelah olahraga atau saat cuaca panas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved