Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
BAU ketiak adalah aroma tidak sedap yang muncul dari area ketiak akibat kombinasi keringat, bakteri, dan sel kulit mati.
Ketiak memiliki kelenjar apokrin yang memproduksi keringat berminyak. Saat keringat ini bersentuhan dengan bakteri di kulit, akan terbentuk aroma khas atau bau tidak sedap.
Mandi minimal 2 kali sehari membantu membersihkan keringat dan bakteri penyebab bau.
Deodoran untuk menghilangkan bau, antiperspiran untuk mengurangi keringat. Pilih yang sesuai jenis kulitmu.
Gunakan bahan katun, ganti pakaian setelah berkeringat. Hindari pakaian ketat yang membuat area ketiak lembap.
Bulu ketiak dapat menyimpan bakteri dan keringat, sehingga memicu bau.
Hindari makanan penyebab bau badan seperti makanan berlemak tinggi, bawang putih dan bawang merah berlebihan, alkohol dan kafein berlebihan.
Campur sedikit baking soda dengan air, oleskan di ketiak 5 sampai 10 menit, baking soda bersifat antibakteri dan menyerap keringat.
Cuka apel membantu mengurangi pH kulit sehingga bakteri penyebab bau tidak mudah berkembang.
Stres membuat tubuh menghasilkan keringat lebih banyak, yang bisa memperparah bau ketiak.
Jika bau tidak hilang meski sudah menjaga kebersihan, bisa jadi ada kondisi medis seperti hiperhidrosis atau infeksi kulit.
Bau ketiak adalah masalah umum akibat keringat dan bakteri, tapi bisa dicegah dengan kebersihan dan perawatan yang tepat. (Z-4)
Sumber: klinikpintar, halodoc
Ketiak merupakan bagian tubuh yang memiliki banyak kelenjar keringat apokrin. Kelenjar ini menghasilkan keringat yang mengandung protein dan lemak, yang kemudian diuraikan oleh bakteri.
Bau ketiak merupakan aroma tidak sedap yang timbul akibat interaksi keringat dan bakteri, serta bisa dicegah dengan kebersihan dan perawatan tubuh yang tepat.
Keringat itu sendiri tidak berbau, yang membuatnya bau adalah reaksi dengan bakteri di kulit. Masa pubertas membuat kelenjar apokrin aktif, sehingga bau badan mulai muncul pada remaja.
Bau ini bukan berasal langsung dari keringat, melainkan dari zat yang dihasilkan bakteri saat menguraikan keringat, terutama yang keluar dari kelenjar apokrin.
Meskipun keringat itu sendiri sebenarnya tidak berbau, bakteri yang memecah protein dan lemak dalam keringatlah yang menyebabkan bau tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved