Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Pre-diabetes adalah kondisi di mana kadar gula darah seseorang sudah lebih tinggi dari normal, namun belum mencapai tingkat diabetes. Sayangnya, banyak orang tidak menyadari bahwa mereka sudah berada dalam tahap ini karena gejalanya yang sering kali tidak terlihat. Oleh karena itu, pemeriksaan gula darah secara rutin sangat penting untuk mendeteksi kondisi ini lebih awal dan mencegah berkembangnya diabetes tipe 2.
Menurut Halodoc, pengidap diabetes tipe 2 tidak perlu terlalu sering melakukan cek gula darah seperti pengidap diabetes tipe 1. Namun pemeriksaan tetap harus dilakukan secara rutin sesuai anjuran dokter untuk memantau kondisi kesehatan.
Pada orang sehat, pemeriksaan gula darah bisa dilakukan minimal setiap tiga tahun, terutama jika memiliki faktor risiko seperti usia di atas 45 tahun, berat badan berlebih, atau riwayat keluarga diabetes.
Orang dengan faktor risiko diabetes atau yang sudah menunjukkan gejala pre-diabetes disarankan untuk melakukan pemeriksaan gula darah lebih sering. Menurut Sirka Health, frekuensi pemeriksaan gula darah sangat bergantung pada kondisi kesehatan dan pengobatan yang dijalani.
Pengidap diabetes tipe 1 biasanya perlu memeriksa gula darah 4-10 kali sehari, sedangkan pengidap diabetes tipe 2 yang menggunakan insulin dianjurkan melakukan cek beberapa kali sehari. Mereka yang tidak menggunakan insulin cukup melakukan pemeriksaan sesuai anjuran dokter.
Menurut Mayo Clinic, pilihan gaya hidup sehat dapat membantu mengembalikan kadar gula darah ke tingkat normal, atau setidaknya mencegahnya naik ke tingkat diabetes tipe 2. Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan:
Anak-anak yang mengalami pre-diabetes juga perlu mengikuti perubahan gaya hidup sehat, seperti menurunkan berat badan, mengurangi konsumsi karbohidrat dan lemak olahan, meningkatkan serat, mengurangi ukuran porsi, makan di luar lebih jarang, dan melakukan aktivitas fisik minimal satu jam setiap hari.
Memeriksa gula darah secara rutin dan menerapkan gaya hidup sehat adalah kunci utama untuk mencegah pre-diabetes berkembang menjadi diabetes tipe 2. Jangan menunggu hingga gejala muncul—mulailah rutin memeriksa kadar gula darah dan terapkan gaya hidup sehat sejak dini! (Halodoc/Sirka Health/Mayo Clinic/Z-2)
Menurut Healthline dan Cleveland Clinic, resistensi insulin terjadi ketika sel tubuh tidak lagi merespons insulin secara efektif.
Penelitian terbaru terhadap 100.000 orang mengungkap konsumsi pengawet makanan olahan dapat meningkatkan risiko diabetes hingga 47%. Simak penjelasannya.
Studi terbaru mengungkap obat diabetes seperti Metformin dan GLP-1 berpotensi memengaruhi sel kanker. Simak penjelasan ahli mengenai peluang pengobatan kanker masa depan.
Memiliki berat badan yang terlihat normal tidak selalu berarti tubuh benar-benar sehat. Banyak orang dengan berat badan ideal justru memiliki perut buncit
Peneliti mengembangkan obat baru yang meningkatkan metabolisme otot tanpa efek samping khas GLP-1. Uji awal menunjukkan peningkatan kontrol gula darah dan metabolisme lemak.
Kehamilan adalah proses alami yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari gaya hidup hingga genetik. Beberapa kondisi kehamilan ternyata bisa diturunkan dari keluarga.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved