Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER Gigi Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) Desandra Puspita mengatakan bercak putih pada gigi merupakan tanda dari gejala awal lubang pada gigi.
"Biasanya kalau sudah ada bercak putih itu sebenarnya sudah ada ciri khas dari lubang awal. Jadi putih bukannya semakin kuat tapi justru ini lagi ada dalam kondisi rapuh," ujar Desandra, dikutip Senin (2/6).
Bila bercak putih tersebut berubah menjadi cokelat, tambah dia, artinya lapisan kedua pada gigi mulai terdampak, kemudian gigi berubah menjadi abu-abu mengindikasikan lubang pada gigi semakin meluas hingga selanjutnya bisa saja terjadi pembengkakan.
Dengan kondisi ini, tidak semua gigi lantas dicabut, kembali ke pasien, perawatan dapat dilakukan sesuai dengan kondisi masing-masing misalnya dipertahankan dengan dilakukan penambalan lubang gigi.
Jika lubang gigi semakin dalam, perawatan atau perlindungan syaraf perlu dilakukan untuk membersihkan saluran akar yang telah mengalami
kerusakan para.
Namun bila struktur gigi telah rusak dan tidak dapat dipertahankan, opsi pencabutan menjadi pilihan terakhir untuk dilakukan.
Lubang pada gigi, kata dia memiliki beberapa efek di antaranya menyebabkan ketidaknyamanan saat makan ataupun setelah makan.
Pada saat makan, gigi dapat menjadi lebih sensitif, sementara setelah makan, dapat dirasakan sisa makanan tertinggal pada lubang sehingga mengganggu.
Selain itu, lubang pada gigi juga mengganggu estetika bila lubang berada pada gigi bagian depan.
Lebih lanjut, bila lubang pada gigi sudah dalam, maka cara mengunyah makanan dapat terasa sakit sehingga mengganggu asupan nutrisi hingga pembengkakan.
"Kalau misalnya kena akar itu sudah tidak bisa makan, susah jadinya. Asupan nutrisi pun terganggu, jadi kita seleksi nih makannya jadi
nggak bisa makan daging," ungkapnya.
Dampak lain dari lubang pada gigi yakni menyebabkan adanya aroma mulut yang kurang sedap karena adanya penumpukan makanan pada lubang gigi yang telah membusuk.
Hal lain yakni bila gigi akhirnya dicabut, hal ini bakal turut berdampak pada pelafalan kata atau mengganggu fungsi berbicara. (Ant/Z-1)
Ketiga masalah itu adalah ketidakharmonisan susunan gigi (maloklusi), gigi berlubang, serta masih rendahnya kesadaran akan perawatan gigi preventif secara rutin.
TIM MedIsAid menemukan tingginya persentase kasus gigi berlubang pada anak-anak. Banyak siswa mengalami ketidaknyamanan saat makan maupun belajar akibat masalah gigi yang tidak tertangani.
Penelitian terbaru menemukan orang dengan gigi berlubang dan penyakit gusi memiliki risiko stroke 86% lebih tinggi.
Sikat gigi sebaiknya dilakukan maksimal dua kali dalam sehari yakni ketika pagi hari setelah sarapan dan malam hari menjelang waktu tidur.
Atasi gigi berlubang tanpa ke dokter! Temukan cara alami menutup lubang gigi, redakan nyeri, dan cegah kerusakan lebih lanjut. Solusi rumahan ampuh & mudah!
Ketiga masalah itu adalah ketidakharmonisan susunan gigi (maloklusi), gigi berlubang, serta masih rendahnya kesadaran akan perawatan gigi preventif secara rutin.
Bedah ortognatik merupakan prosedur korektif untuk menangani kelainan posisi rahang yang dapat memengaruhi fungsi mengunyah, berbicara, bernapas, serta estetika wajah.
Menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini menjadi fondasi penting bagi tumbuh kembang anak.
Infeksi HIV/AIDS tak hanya berdampak sistemik, tetapi juga sering kali memunculkan gejala di rongga mulut yang dapat menjadi indikator awal infeksi.
Pembiaran bisa berpotensi menyebabkan pembengkakan gusi atau lubang semakin besar, dan pada akhirnya, kemungkinan terburuk adalah gigi harus dicabut.
Masyarakat cenderung menunda melakukan perawatan gigi karena kekhawatiran pada harga yang tidak pasti dan kurangnya informasi mengenai layanan yang dibutuhkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved