Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (MBKG) merilis prakiraan cuaca untuk Minggu, 1 Juni 2025, dengan peringatan dini potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Indonesia.
Fenomena yang diantisipasi meliputi cuaca berawan tebal, hujan ringan hingga lebat, serta hujan disertai petir.
Kondisi ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer yang meliputi sirkulasi siklonik dan daerah konvergensi di beberapa wilayah perairan.
BMKG melaporkan Sirkulasi siklonik terpantau di Kalimantan Selatan dan di Samudera Pasifik Utara Papua Barat Daya yang membentuk daerah perlambatan kecepatan angin atau konvergensi memanjang di :
Daerah konvergensi lainnya juga memanjang di Nusa Tenggara Timur dan dari Laut Banda hingga Sulawesi Tenggara.
Daerah pertemuan angin atau konfluensi terpantau di Selat Karimata, Laut Jawa, Kalimantan Tengah, Laut Banda, Laut Arafuru, Laut Halmahera, dan perairan Utara Papua Barat Daya.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi tersebut.
BMKG juga melaporkan kombinasi dinamika atmosfer tersebut menyebabkan potensi hujan sedang hingga lebat dan cuaca ekstrim yang perlu diwaspadai, meliputi :
Peningkatan kecepatan angin permukaan hingga mencapai lebih dari 25 knot, terpantau di Laut Andaman, Laut Cina Selatan, Laut Arafuru, Teluk Karpentaria, dan Laut Koral, yang mampu meningkatkan ketinggian gelombang di wilayah perairan tersebut.
Waspadai juga adanya potensi banjir ROB di pesisir Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Tengah, dan Kalimantan Tengah.
BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu memantau update prakiraan cuaca setiap tiga jam melalui aplikasi Info BMKG atau website resmi www.bmkg.go.id guna mendapatkan informasi terkini dan spesifik di wilayah masing-masing.
Sumber: Youtube BMKG
Pengaruh bibit siklon tropis, sistem tekanan rendah, serta sirkulasi siklonik memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan di berbagai kawasan.
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Farita Rachmawati, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca buruk di berbagai wilayah Indonesia. sepekan ke depan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
BATAM diperkirakan mengalami cuaca umumnya berawan pada Jumat, 27 Februari 2026. Meski pada pagi hari kondisi relatif cerah berawan, hujan berpotensi turun pada siang hingga sore hari.
BMKG engimbau masyarakat untuk waspada terhadap grup, kanal, dan akun di platform Telegram yang mencatut identitas resmi Indonesia Earthquake Early Warning System (InaEEWS) secara ilegal.
Daerah di Jawa Tengah berpotensi cuaca ekstrem, ungkap Farita Rachmawati, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten
Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca buruk di berbagai wilayah Indonesia. sepekan ke depan.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.
INTENSITAS bencana tanah longsor akibat cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi di Kota Depok, Jawa Barat per Februari 2026 meningkat.
BERDASARKAN prakiraan cuaca Jawa Tengah hari ini 26 Februari 2026, cuaca ekstrem berpotensi di 18 daerah dan air laut pasang (rob) di perairan utara Jawa.
Bencana hidrometeorologi melanda negara bagian Minas Gerais, Brasil. Sedikitnya 32 orang tewas dan ribuan warga kehilangan tempat tinggal akibat curah hujan ekstrem.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved