Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYEBARAN jamur beracun Aspergillus flavus dapat meningkat sekitar 16%, sehingga 1 juta orang lebih berisiko terinfeksi patogen jamur yang mematikan ini di Eropa. Jamur ini terus mengalami pertambahan jumlahnya akibat perubahan iklim. Diketahui jamur tersebut menyebabkan infeksi jamur parah dan resisten terhadap banyak antijamur yang tersedia.
Infeksi jamur yang terjadi saat ini menunjukkan tren yang sangat memprihatinkan karena banyak infeksi jamur memiliki angka kematian yang tinggi, sebagian karena kurangnya diagnostik, vaksin, dan pilihan pengobatan serta kurangnya kesadaran akan infeksi jamur.
Selain itu, karena jamur lebih mirip dengan manusia daripada patogen lainnya, mengembangkan pengobatan antijamur tanpa efek samping yang toksik merupakan tantangan.
Prediksi tersebut juga menunjukkan bahwa penyebaran Aspergillus fumigatus dapat meningkat hingga 77,5% dan berpotensi menginfeksi 9 juta orang di Eropa. Ini adalah salah satu patogen jamur paling umum yang menyebabkan infeksi yang mengancam jiwa pada manusia dan menyerang paru-paru.
Sementara peningkatan suhu global akan meningkatkan penyebaran jamur di Eropa, suhu di Afrika bisa menjadi sangat tinggi sehingga beberapa jamur tidak akan mampu bertahan hidup di benua tersebut.
Jamur merupakan komponen penting bagi ekosistem yang berfungsi, menguraikan bahan tanaman dan hewan untuk memasukkan kembali nutrisi ke dalam tanah. Jamur juga berkontribusi pada siklus karbon yang mengatur iklim dan suhu global.
Resistensi antijamur juga didorong oleh penggunaan fungisida di bidang pertanian, yang digunakan untuk melindungi tanaman dan mendukung produksi pangan. Para peneliti juga mengamati bagaimana perubahan lingkungan memengaruhi penggunaan fungisida.
Viv Goosens, Manajer Riset di Wellcome mengatakan patogen jamur menimbulkan ancaman serius infeksi jamur bagi kesehatan manusia dengan menyebabkan infeksi dan mengganggu sistem pangan. Perubahan iklim akan memperburuk risiko ini.
“Untuk mengatasi tantangan ini, kita harus mengisi kesenjangan penelitian yang penting. Dengan menggunakan model dan peta untuk melacak penyebaran jamur, kita dapat mengarahkan sumber daya dengan lebih baik dan mempersiapkan masa depan,” ungkapnya.
Infeksi jamur ditularkan melalui spora jamur di udara yang kita hirup. Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, penyakit penyerta, dan faktor risiko lainnya paling rentan terhadap infeksi.
PARA peneliti dari Universitas Manchester telah memperkirakan akan ada peningkatan risiko infeksi jamur selama beberapa tahun mendatang akibat perubahan iklim.
Lautan dunia menyerap panas ekstrem tahun 2025, memecahkan rekor selama sembilan tahun berturut-turut. Simak dampak mengerikannya bagi iklim global.
Peneliti Oxford mengungkap bagaimana bentuk garis pantai dapat menjebak spesies laut saat suhu memanas. Garis pantai Timur-Barat tingkatkan risiko kepunahan.
PERINGATAN mengenai ancaman perubahan kiamat iklim kembali menguat seiring dengan ditemukannya fenomena geologi yang tidak biasa di Greenland.
Kawasan mangrove, yang berperan penting sebagai pelindung pantai, penyerap karbon, serta habitat keanekaragaman hayati, menjadi salah satu fokus rehabilitasi.
Sebagai hewan ektotermik, suhu lingkungan jadi penentu utama siklus hidup nyamuk. Karena itu perubahan iklim berdampak besar pada penyakit akibat gigitan nyamuk.
TAHUN 2024 tercatat sebagai salah satu tahun dengan kasus DBD akibat gigitan nyamuk aedes aegypti tertinggi dalam sejarah global. Itu merupakan sinyal kuat dari dampak perubahan iklim,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved