Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
JUNK food adalah makanan yang mengandung kalori tinggi (dari lemak dan gula), tetapi rendah kandungan nutrisi penting seperti serat, vitamin, dan mineral.
Junk food umumnya dibuat untuk praktis, murah, dan menggugah selera, namun sering kali tidak sehat jika dikonsumsi terlalu sering.
Junk food biasanya tinggi kalori, lemak jenuh, dan gula konsumsi berlebihan menyebabkan penumpukan lemak dan kenaikan berat badan berlebih.
Kandungan lemak trans dan kolesterol jahat (LDL) dalam junk food dapat meningkatkan risiko penyumbatan arteri dan serangan jantung.
Junk food kaya gula sederhana yang bisa menyebabkan lonjakan kadar gula darah dan meningkatkan risiko resistensi insulin.
Terlalu sering mengonsumsi makanan tinggi gula dan lemak bisa mengganggu daya ingat, konsentrasi, dan fungsi kognitif.
Kurangnya nutrisi dalam junk food membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi dan penyakit.
Kandungan garam (sodium) yang tinggi bisa memicu hipertensi yang berisiko menyebabkan stroke atau gagal jantung.
Obesitas akibat junk food membebani sendi dan tulang, serta kurangnya kalsium dapat memicu osteoporosis atau nyeri sendi.
Tingginya lemak dan minimnya serat dalam junk food bisa menyebabkan sembelit, perut kembung, dan gangguan usus.
Kandungan kafein, gula, atau MSG dapat mengganggu pola tidur dan menyebabkan insomnia atau tidur tidak nyenyak.
Diet tinggi junk food dikaitkan dengan peningkatan risiko gangguan suasana hati, seperti depresi dan kecemasan.
Kandungan gula tinggi dalam soda, permen, dan makanan manis lainnya mempercepat pembusukan gigi dan masalah mulut.
Konsumsi berlebih makanan ultra-proses, terutama yang dibakar atau digoreng dalam suhu tinggi, dapat meningkatkan risiko kanker tertentu.
Junk food dirancang agar sangat lezat dan dapat membuat seseorang kecanduan, sulit berhenti meskipun tidak lapar.
Meskipun tinggi kalori, junk food minim kandungan gizi penting seperti vitamin, mineral, dan serat menyebabkan tubuh kurang gizi meski terlihat kenyang.
Sering mengonsumsi junk food bisa merusak kesehatan secara menyeluruh, baik fisik maupun mental. Disarankan untuk membatasi asupan junk food dan menggantinya dengan makanan bergizi seimbang seperti buah, sayur, protein, dan biji-bijian. (Z-4)
Studi menyebut aktivitas fisik mampu menekan perilaku mirip depresi yang dipicu oleh kegemaran makan junk food dengan tinggi lemak dan gula
Kanker kolorektal atau kanker usus besar selama ini dikenal sebagai penyakit yang menyerang orang berusia lanjut.
Intervensi diet seperti periode puasa intermittent setelah diet tinggi lemak cukup untuk menormalkan neuron interneuron CCK dan meningkatkan fungsi memori.
Ombudsman Republik Indonesia (ORI) menegaskan agar makanan cepat saji atau junk food yang tinggi kalori, lemak, dan gula tidak dijadikan menu dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Penelitian UNC School of Medicine mengungkap diet tinggi lemak dari junk food dapat merusak sel otak di hippocampus hanya dalam empat hari.
Peta jalan kesehatan AS yang baru diluncurkan dinilai minim aturan soal junk food dan pestisida.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved