Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
AUTISME atau Autism Spectrum Disorder (ASD), merupakan suatu kondisi yang mengganggu perkembangan seseorang dan tumbuh kembang anak dalam hal berinteraksi, berkomunikasi, dan memproses informasi dunia di sekitarnya. Hingga saat ini penyebab kondisi autisme masih belum diketahui secara konklusif. Namun, faktor genetik disebut menjadi hal yang berperan besar meningkatkan risiko autisme.
Autisme adalah sebuah spektrum yang dalam dunia medis tidak dikelompokkan ke dalam kategori penyakit, melainkan sebuah kondisi atau keunikan yang membutuhkan dukungan dan pemahaman oleh orang sekitarnya.
Hal itu diamini oleh Dokter subspesialis neurologi anak Amanda Soebadi. Ia mengatakan faktor genetik memegang peran penting sebagai penyebab anak mengalami autisme.
"Faktor genetik ini memang ternyata memegang peranan penting pada risiko relative autism (autisme level tiga atau berat)," ujarnya, beberapa waktu lalu.
Dijelaskan oleh Amanda, jika saudara kandung, ayah, ibu dari seorang anak memiliki autisme, maka akan muncul risiko 9 kali lebih besar dari anak dengan kondisi umum untuk mengalami autisme. Sementara bila saudara kandung mengalami autisme klasik atau yang disebut dengan level tiga (berat), maka memiliki risiko yang lebih berat.
"Kalau dia hanya half sibling artinya sama ayah beda ibu atau sama ibu beda ayah tetap saja risiko dia meningkat 5 hingga 11 kali lipat," katanya.
Selanjutnya, jika seseorang memiliki sepupu yang mengalami autisme, ia memiliki risiko mengalami autisme sebesar dua kali lipat dari populasi umum.
Dengan penjelasan itu, Amanda mengatakan bahwa faktor genetik memang tidak bisa dipisahkan dari peningkatan risiko autisme. Namun tidak ada penelitian yang mengukur risiko autisme pada anak dengan faktor lingkungan yakni berbagai pola asuh yang berbeda. (ANT/H-3)
POLA asuh atau gaya parenting orangtua kerap dituduh menjadi penyebab seorang anak mengalami kondisi autisme. Khususnya di era kemajuan teknologi saat ini.
Peneliti menemukan genetik menentukan 55% rentang hidup manusia. Benarkah gaya hidup sehat hanya bisa menambah usia sebanyak 5 tahun? Simak penjelasannya.
FAKTOR genetik sangat mempengaruhi masa kehamilan ibu. Ibu hamil bisa jadi tidak merasakan apa-apa, atau mengalami mual yang biasa disebut morning sickness, hingga mengalami preeklamsia.
Salah satu penyebab sakit jantung bisa karena gaya hidup atau faktor genetik
Kecerdasan anak kerap diasosiasikan dengan faktor genetik, padahal para ahli menyatakan bahwa peran nutrisi juga memiliki peran sangat signifikan.
Penemuan ilmiah terbaru mengungkap kenyataan mengejutkan: penyakit jantung, khususnya aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah), bukanlah momok eksklusif zaman modern
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved