Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
OVERTHINKING adalah kondisi di mana seseorang terjebak dalam pola pikir berlebihan tentang suatu hal, sering kali memikirkan masalah atau keputusan yang belum terjadi, atau merenungkan hal-hal yang sudah terjadi dengan cara yang tidak produktif.
Terlalu sering memikirkan hal-hal yang belum tentu terjadi dapat memicu stres kronis.
Overthinking sering dikaitkan dengan gangguan kecemasan umum (GAD), karena pikiran terus-menerus khawatir akan masa depan.
Pikiran negatif yang diputar ulang terus-menerus bisa membuat seseorang merasa tidak berdaya dan kehilangan harapan.
Pikiran yang bercabang-cabang mengganggu konsentrasi saat bekerja, belajar, atau berkomunikasi.
Pikiran yang tak berhenti sering membuat sulit tidur atau menyebabkan bangun tengah malam.
Terlalu banyak berpikir bisa menyebabkan otak lelah, bingung, dan tidak bisa membuat keputusan.
Overthinking membuat seseorang terlalu keras pada diri sendiri karena terus menyalahkan atau meragukan diri.
Stres berkepanjangan akibat overthinking dapat melemahkan sistem imun.
Ketegangan pikiran sering menimbulkan gejala fisik seperti sakit kepala, leher kaku, dan nyeri otot.
Kecemasan akibat overthinking bisa memengaruhi lambung, menyebabkan mual, perut kembung, atau diare.
Takut salah atau terlalu banyak pertimbangan bisa membuat seseorang tidak bisa memutuskan apa pun.
Overthinking bisa membuat seseorang terlalu sensitif, mudah salah paham, atau menarik diri dari lingkungan sosial.
Terlalu banyak berpikir menghambat tindakan nyata, sehingga pekerjaan tertunda atau tidak selesai.
Terlalu fokus pada "bagaimana jika" membuat seseorang sulit menikmati momen sekarang.
Overthinking bisa menghambat banyak hal, seperti membuat keputusan atau menikmati momen. (Z-4)
Overthinking merupakan kebiasaan berpikir berlebihan yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan mental jika tidak dikelola dengan baik.
Overthinking bukan tanda berpikir mendalam, melainkan pikiran yang terjebak dalam kekhawatiran. Mengelolanya penting agar kesehatan mental dan kualitas hidup tetap terjaga.
Putri sulung Uya Kuya dan Astrid Kuya, Cinta Kuya, membagikan curahan emosinya usai rumah keluarganya di Duren Sawit, Jakarta Timur, dijarah massa pada akhir Agustus 2025.
Bahkan, dampaknya bisa stres dan kecemasan meningkat, sulit fokus dan produktivitas menurun, menyebabkan insomnia, lelah mental, bahkan gejala fisik
Fenomena overthinking ini bukan hanya sekadar kebiasaan berpikir negatif, tetapi memiliki dampak psikologis yang signifikan terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved