Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
BERTEPATAN dengan Hari Bumi dan Hari Kartini tanggal 21 April, sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem guna ulang di sektor kuliner, Enviu Indonesia bersama Global Shapers Jakarta, bekerja sama dengan Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta serta didukung oleh Modalku, Duitin, dan Burgreens, menyelenggarakan lokakarya bertajuk “Sustainability for Restaurants” di Burgreens Menteng.
Acara ini dihadiri lebih dari 45+ pelaku UMKM Jakpreneur kuliner dari berbagai jenis usaha. Melalui diskusi panel, presentasi inspiratif, dan sesi interaktif, para peserta mendapatkan pemahaman serta solusi praktis yang dapat langsung diterapkan untuk membangun bisnis kuliner yang berkelanjutan.
Dalam sesi panel, Co-founder Burgreens Helga Angelina Tjahjadi menyampaikan, “Langkah kecil seperti mengganti kemasan sekali pakai dengan solusi guna ulang bisa memberikan dampak besar dalam mengurangi limbah. Alangkah baiknya bila setiap restoran juga menyajikan makanan nabati yang lezat dan menarik dan mengurangi daging merah untuk mengurangi emisi. Yang penting adalah keberanian untuk memulai dan konsisten mencoba.”
Kepala Seksi Industri Kreatif dan Digital Alfaria Rizki menambahkan, “Pemerintah siap mendukung transformasi UMKM ke arah yang lebih hijau. Inisiatif seperti ini menunjukkan bahwa keberlanjutan bisa menjadi peluang, bukan beban.”
Dalam sesi lokakarya, Enviu memperkenalkan pendekatan ekonomi sirkular dan solusi guna ulang untuk sektor kuliner, termasuk contoh kemasan yang dapat digunakan kembali serta demonstrasi cara penerapannya di usaha F&B.
“Melalui Gerakan Guna Ulang Jakarta, kami ingin mendorong perubahan sistemik di kota ini, dimulai dari UMKM sebagai ujung tombak ekonomi dan gaya hidup masyarakat,” ujar Program Lead Indonesia untuk Enviu Darina Maulana.
Bagi Enviu, kegiatan ini merupakan bagian dari program “Gerakan Guna Ulang Jakarta” yang berkolaborasi dengan Dietplastik Indonesia dimana salah satu programnya adalah untuk mendukung pelaku industri di Jakarta dalam mengurangi sampah plastik sekali pakai dan menerapkan praktik ramah lingkungan dalam operasional bisnis mereka.
Duitin juga memberikan solusi praktis terkait pengelolaan dan daur ulang sampah plastik, dengan menekankan pentingnya segregasi dan kemitraan dalam pengumpulan limbah.
“Dengan pendekatan yang tepat, pengelolaan sampah bukan hanya soal lingkungan, tapi juga peluang bisnis,” ungkap tim Duitin.
Menanggapi hal tersebut, Ayu, salah satu pelaku UKM Kuliner Jakpreneur menanggapi, "Kita semua perlu memahami proses alur sampah—bukan hanya satu dua orang, tapi seluruh tim, agar kita bisa bergerak bersama menuju solusi yang berkelanjutan."
Ricky Toh dari Global Shapers Jakarta menyampaikan pentingnya sinergi berbagai pihak:
“Kami percaya UMKM memiliki peran penting dalam transformasi menuju kota yang lebih berkelanjutan. Lewat dukungan kolaboratif, perubahan bisa dilakukan secara bertahap namun berdampak besar,” ungkap Ricky.
Sementara itu, Sustainability and ESG Lead Modalku Grup Annette Aprilana menegaskan keberlanjutan dan pembiayaan dapat berjalan beriringan:
“Kami ingin membantu UMKM melihat bahwa praktik ramah lingkungan juga bisa menjadi investasi cerdas yang memperkuat posisi bisnis mereka di masa depan.”
Antusiasme juga datang langsung dari para pelaku UMKM peserta workshop. Salah satu Jakpreneur, Sari Rahmawati, pemilik usaha katering harian Dapur Sari, mengungkapkan: “Selama ini saya merasa repot cari alternatif pengganti plastik. Tapi setelah workshop ini, saya jadi lebih yakin bahwa solusi guna ulang bisa diaplikasikan, dan ternyata tidak serumit yang saya kira.”
Lokakarya ini juga harapannya menjadi pembuka bagi kolaborasi lanjutan melalui program pendampingan bagi UMKM yang ingin mulai menerapkan solusi hijau di bisnis mereka, dengan dukungan teknis dan modal awal dari para mitra penyelenggara. (Z-1)
Anggota DPR RI Arif Riyanto Uopdana mendorong pembangunan TPS 3R dan TPA modern di Pegunungan Bintang demi atasi masalah sampah di Oksibi
Pemda mengakui adanya kendala pengangkutan akibat daya tampung TPA yang sudah tidak memadai.
ANGGOTA DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth minta agar ada evaluasi yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI setelah Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang kongsor.
Musibah ini merupakan peringatan keras bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk segera menghentikan metode open dumping yang masih dipraktikkan di TPST Bantar Gebang.
Danantara Indonesia resmi mengumumkan mitra terpilih untuk fasilitas Waste-to-Energy (WtE) atau Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Bekasi dan Denpasar.
Kebersihan kawasan pesisir di Pulau Dewata dinilai bukan sekadar persoalan lingkungan, tetapi juga berkaitan langsung dengan citra Indonesia di mata dunia.
IDAI juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam pemenuhan fasilitas kesehatan anak.
Workshop peningkatan kapasitas ini diikuti lebih dari 100 pelaku UMKM perempuan ibu rumah tangga dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 40 peserta yang mayoritas merupakan ibu rumah tangga.
Workshop ini memberikan panduan praktis dari para ahli di bidang teknologi dan perbankan guna meningkatkan standar promosi produk lokal.
Data menunjukkan angka stunting di Biak telah menurun signifikan, dan upaya ini harus dipertahankan salah satunya dengan mencegah perkawinan anak.
IP Trisakti berencana akan memperluas kerja sama bidang pendidikan dengan lebih banyak negara di Eropa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved