Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
TIDAK semua minuman layak dianggap aman terutama jika berbicara soal risiko kanker. Beberapa jenis minuman ternyata justru “disukai” oleh sel kanker karena kandungan yang dapat merusak jaringan tubuh atau meningkatkan risiko penyakit berbahaya.
1. Alkohol
Dampak alkohol terhadap kesehatan masih sering diperdebatkan. Ada yang menganggapnya bermanfaat dalam jumlah kecil, namun banyak pula yang menyoroti risiko jangka panjangnya.
Menurut para ahli kanker, konsumsi alkohol telah dikaitkan dengan peningkatan risiko berbagai jenis kanker, termasuk kanker lambung, usus besar, kerongkongan, hati, pankreas, dan payudara.
Alkohol merusak jaringan tubuh secara perlahan, yang lama-kelamaan bisa menyebabkan perubahan pada DNA sel dan meningkatkan risiko kanker.
Ia juga menambahkan bahwa pedoman terbaru sebenarnya menyarankan untuk menghindari alkohol sepenuhnya. Namun jika tetap ingin mengonsumsinya, lakukan dengan bijak. Maksimal satu gelas per hari untuk perempuan dan dua gelas per hari untuk laki-laki.
2. Minuman dengan Tambahan Gula
Minuman manis yang mengandung gula tambahan atau pemanis buatan memang tidak secara langsung menyebabkan kanker, tetapi bisa memicu efek samping lain yang berbahaya.
Seperti halnya makanan ultra-proses, konsumsi berlebihan minuman manis dapat menyebabkan peningkatan berat badan dan obesitas dua kondisi yang berkaitan erat dengan risiko kanker.
Meski masih ada perdebatan mengenai apakah pemanis buatan berisiko langsung terhadap kanker, Tatum mengatakan hasil penelitian sejauh ini masih beragam.
Karena itu, ia menyarankan agar pemanis buatan dikonsumsi dengan cara yang sama seperti gula biasa: secukupnya dan tidak berlebihan.
Menjaga kesehatan bukan hanya soal apa yang kita makan, tetapi juga apa yang kita minum. Dengan membatasi konsumsi alkohol dan minuman manis, kita telah mengambil langkah penting untuk menurunkan risiko kanker dan melindungi tubuh dalam jangka panjang. (UT Southwestern Medical Center/Z-1)
Selain dari sinar matahari, asupan melalui minuman adalah cara praktis untuk memenuhi kebutuhan harian vitamin D Anda.
Uji coba sistem guna ulang (reusable) untuk kemasan makanan dan minuman yang dilaksanakan di Kementerian Koordinator Bidang Pangan RI dan Universitas Paramadina
Ibu hamil sebaiknya menghindari makanan yang kurang matang hingga minuman dengan kandungan kafein.
Sejumlah daerah di Indonesia sedang mengalami cuaca panas yang menyengat. Kondisi ini tak jarang membuat sebagian orang lebih rentan terserang migrain atau sakit kepala sebelah.
Expo Kemandirian Pesantren di Lapangan Merdeka Wajo dalam rangkaian Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Internasional ke-1 Tahun 2025
kelompok usia Gen Z sangat jarang mengonsumsi buah dan sayuran. Berdasarkan Survei Kesehatan Nasional (SKI) 2023 menemukan bahwa konsumsi buah dan sayur
Peneliti MIT dan Stanford kembangkan molekul AbLecs untuk menghancurkan sel kanker dengan menargetkan molekul gula (glikan) yang selama ini menghambat sistem imun.
"Pendekatan ini tidak hanya menyerang sel kanker, tetapi juga mengaktifkan mekanisme alami tubuh,”
Pare atau paria sudah tidak asing di lidah masyarakat Indonesia. Sayuran ini kerap hadir dalam semangkuk siomay atau batagor sebagai lalapan tambahan.
Adapun racun lebah diketahui mampu membunuh sel kanker secara selektif tanpa merusak sel sehat di sekitarnya.
Kanker payudara masih menjadi ancaman serius bagi perempuan, termasuk di Indonesia. Setiap tahun, jumlah kasus terus meningkat.
TIM peneliti asal Korea Selatan berhasil menciptakan inovasi baru pengalihan molekuler yang bisa membalikkan transisi sel kanker menjadi tidak ganas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved