Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
VIRAL, seorang oknum dokter kandungan spesialis obstetri dan ginekologi (SpOG) atau dikenal Obgyn berinisial MSF diduga melakukan pelecehan seksual di sebuah klinik swasta di Kabupaten Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Kejadian itu terjadi sejak Juni 2024 atau sudah sekitar 10 bulan yang lalu.
Anggota Komisi III DPR RI fraksi Partai NasDem, Lola Nelria Oktavia mengatakan, kasus dugaan pelecehan seksual dilakukan oleh dokter kandungan yang terjadi wilayah Garut cukup memprihatinkan menangani kehamilan, proses persalinan dan permasalahan pada sistem reproduksi wanita. Namun, pelecehan seksual kepada perempuan yang sedang memeriksakan kehamilan sangat meresahkan semua pihak.
"Saya sangat menyayangkan dan sekaligus terkejut mengetahui tindakan amoral yang dilakukan oleh seseorang dengan profesi yang terhormat. Akan tetapi, perlu diingat pemeriksaan kehamilan ini penting dan di Indonesia untuk angka kematian ibu hamil terbesar karena keterlambatan diagnosis, akibat dari kehamilan tidak diperiksa secara memadai," katanya, Selasa (15/4/2025).
Lola mengatakan, peristiwa pelecehan seksual jika terjadi di banyak tempat bisa menjadi faktor meningkatkan keengganan ibu hamil memeriksakan kehamilan dan bisa meningkatkan angka kematian ibu hamil di Indonesia. Namun, kejadian yang terjadi di Kabupaten Garut berharap supaya pihak terkait mengambil langkah cepat dan tepat meski kejadian terjadi sejak Juni 2024 atau sekitar 10 bulan lalu.
"Jika perlu, kelompok profesi terkait untuk menciptakan program khusus terutama mendeteksi potensi penyimpangan seksual seperti pelecehan seksual yang dilakukan oleh MSF, agar tidak terjadi di tempat-tempat lain. Saya mengapresiasi masyarakat mengangkat persoalan ini ke media sosial sehingga mendapat perhatian publik," ujarnya.
Menurutnya, pihaknya mengapresiasi sikap Polres Garut dan Polda Jawa Barat sudah langsung membentuk tim khusus untuk melakukan penyelidikan menangani kasus tersebut dan kasus ini untuk segera dapat diselesaikan agar pelaku mendapatkan ganjaran setimpal atas apa yang dilakukan. Karena, kasus dugaan pelecehan seksual dilakukan oleh dokter kandungan di Garut sangat menyayangkan.
"Saya mengimbau masyarakat yang pernah diperiksa oleh oknum dokter kandungan spesialis obstetri dan ginekologi (SpOG) atau Obgyn berinisial MSF yang mengalami hal serupa, untuk segera melaporkan kasusnya ke Posko Pengaduan yang ada di Polres Garut dan Polda Jabar, agar kasus ini segera dapat diselesaikan dan pelaku mendapatkan hukuman," paparnya.(H-2)
Dokter kandungan spesialis obstetri dan ginekologi (SpOG),M Syafril Firdaus atau MSF alias Iril, 33, tersangka pencabulan di klinik Garut divonis 5 tahun penjara
Kemenkes mengirimkan surat ke KKI untuk meminta pencabutan STR yang otomatis akan menggugurkan SIP oknum dokter di Garut tersangka pelaku pelecehan seksual
KPPPA akan memberikan perlindungan bagi korban pelecehan seksual yang diduga dilakukan dokter obgyn di Garut, Jawa Barat.
Wali kota memerintahkan adanya audit terhadap sistem pengawasan fisik maupun non-fisik guna memastikan tidak ada lagi celah bagi tindakan menyimpang di lingkungan sekolah.
Korban yang sedang berdiri di dalam bus awalnya mengira cairan yang mengenai pakaian bagian belakangnya berasal dari pendingin udara (AC).
Peristiwa bermula sekitar pukul 18.20 WIB saat kondisi bus cukup padat. Korban yang sedang berdiri awalnya tidak menyadari adanya tindakan pelecehan.
Empat bersaudara keluarga Cascio berupaya membatalkan kesepakatan damai tahun 2020 demi menuntut mendiang Michael Jackson atas dugaan pelecehan seksual.
Julio Iglesias dituduh melakukan kekerasan seksual dan perdagangan manusia oleh dua mantan karyawannya. Kasus ini kini dalam penyelidikan yudisial Spanyol.
Terungkap pesan pribadi Justin Baldoni yang mengeluhkan perilaku Blake Lively di lokasi syuting 'It Ends With Us'. Dari isu adegan intim hingga gugatan ratusan juta dolar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved