Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo,. Faisal Parlindungan, menyarankan masyarakat yang mengidap diabetes, hipertensi, maag dan gastroesophageal reflux desease atau GERD untuk mengatur pola makan guna mencegah komplikasi penyakit pada saat Lebaran.
"Mengatur pola makan terutama bagi pengidap diabetes, hipertensi, maag, GERD (asam lambung yang meningkat dan naik ke kerongkongan) sangat penting untuk mencegah risiko komplikasi yang dapat ditimbulkan dari masing-masing penyakit," ujar Faisal, dikutip Senin (31/3).
Dia pun menyarankan agar mengonsumsi makanan dalam porsi kecil namun sering, hal ini bertujuan untuk membantu mengendalikan kadar gula darah maupun mencegah terjadinya lonjakan asam lambung yang dapat memperburuk maag atau GERD.
Konsumsi garam dan penyedap rasa juga sebaiknya dibatasi untuk mencegah peningkatan tekanan darah.
Ia menyerukan agar penerapan pola makan seimbang dengan menu yang kaya akan buah, sayuran, biji-bijian, ikan serta rendah garam dan lemak dapat dilakukan oleh pengidap hipertensi.
Untuk menghindari makan pada larut malam dan memberi jeda sebelum tidur setidaknya 2-3 jam untuk mencegah risiko peningkatan asam lambung terutama saat tidur, hal ini disarankan bagi pasien maag atau GERD.
Selain itu, juga terdapat makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari atau tidak dikonsumsi untuk pasien yang mengidap diabetes, hipertensi, maag atau GERD yang meliputi, makanan tinggi lemak dan gorengan, karena bisa memperlambat pengosongan lambung serta meningkatkan produksi asam lambung sehingga berisiko terhadap GERD, resistensi insulin, maupun peningkatan berat badan.
Kemudian makanan pedas dan asam juga sebaiknya dihindari karena dapat mengiritasi lambung serta memperparah gejala GERD dan maag. Alkohol dan kafein juga menyebabkan peningkatan tekanan darah dan asam lambung.
Makanan olahan maupun camilan dan asin memiliki kandungan natrium tinggi yang dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah. Lalu makan makanan dengan kadar tinggi gula atau karbohidrat sederhana juga bisa menyebabkan gula darah bagi pengidap diabetes dibandingkan dengan mengonsumsi karbohidrat kompleks.
"Dengan memperhatikan panduan tersebut, orang dengan kondisi kesehatan tersebut dapat menikmati perayaan lebaran dengan aman dan nyaman," pungkas Faisal.
Selain itu, alkohol dan kafein juga menyebabkan peningkatan tekanan darah dan asam lambung. (Ant/Z-1)
Kemunculan ambeien sangat erat kaitannya dengan kebiasaan sehari-hari yang kurang baik.
Sederet Makanan yang Meningkatkan Risiko Kanker Paru diantaranya ultra processed food
Temuan tersebut diperoleh dengan menelaah data konsumsi makanan dari 112 negara yang mencakup 99% emisi gas rumah kaca terkait pangan secara global.
Kacang juga kaya nutrisi penting lain seperti magnesium, vitamin E, dan antioksidan, yang tak hanya membantu kenyang tetapi juga mendukung kesehatan jantung
Diet Barat dan diet tradisional sering dibandingkan. Artikel ini membahas perbedaan, manfaat, dan dampaknya bagi kesehatan tubuh secara lengkap.
Serangan jantung kerap dikaitkan dengan kebiasaan merokok, jarang berolahraga, atau pola makan yang buruk.
Risiko metabolisme tubuh juga perlu diwaspadai dari tingginya kadar gula darah. Selain resistensi insulin, gula darah yang tinggi dapat meningkatkan komplikasi serius
Isu meninggalnya aktor laga legendaris Jackie Chan sempat mencuat di dunia maya, namun kabar tersebut telah ditepis oleh berbagai media internasional pada Senin (11/11).
Gejala campak berupa demam, batuk dan pilek sebelum berkembang menjadi ruam di seluruh tubuh hingga menimbulkan komplikasi serius.
Perempuan dengan kadar gula darah rendah sebelum kehamilan memiliki risiko lebih tinggi terhadap hasil kehamilan yang merugikan, termasuk kelahiran prematur.
Vaksin campak diberikan sebanyak tiga kali yaitu ketika anak berusia 9 bulan, 18 bulan, dan pada anak usia kelas 1 SD/MI/sederajat, termasuk anak yang tidak bersekolah.
IBD adalah radang usus kronis yang bisa memicu komplikasi berbahaya. RS Abdi Waluyo buka pusat IBD pertama di Indonesia untuk penanganan komprehensif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved