Headline
BANGSA ini punya pengalaman sejarah sangat pahit dan traumatis perihal kekerasan massal, kerusuhan sipil, dan pelanggaran hak asasi manusia
BANGSA ini punya pengalaman sejarah sangat pahit dan traumatis perihal kekerasan massal, kerusuhan sipil, dan pelanggaran hak asasi manusia
BANYAK dari kita yang mungkin tidak menyadari bahwa makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari bisa meningkatkan risiko terkena penyakit serius, termasuk kanker. Beberapa jenis makanan dan minuman mengandung zat berbahaya yang berpotensi memicu pertumbuhan sel kanker di dalam tubuh. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengenali makanan dan minuman yang berisiko serta memilih alternatif yang lebih sehat.
Beberapa makanan penyebab kanker yang sebaiknya dihindari antara lain daging olahan, makanan yang dibakar atau dipanggang hingga gosong, serta makanan yang tinggi gula dan garam. Daging olahan seperti sosis, ham, dan nugget mengandung bahan pengawet nitrat yang dapat berubah menjadi senyawa karsinogenik di dalam tubuh. Di sisi lain, makanan yang dimasak pada suhu tinggi hingga gosong dapat menghasilkan zat karsinogen seperti akrilamida yang berbahaya bagi kesehatan.
Selain makanan, ada juga beberapa jenis minuman yang dapat meningkatkan risiko kanker. Minuman bersoda, alkohol, dan minuman yang mengandung pemanis buatan diketahui dapat memberikan dampak negatif pada kesehatan. Minuman bersoda mengandung kadar gula yang sangat tinggi, yang bisa menyebabkan obesitas dan peradangan, keduanya merupakan faktor risiko utama kanker. Di samping itu, konsumsi alkohol berlebih juga terkait dengan peningkatan risiko kanker hati, payudara, dan tenggorokan.
Untuk menjaga kesehatan dan mengurangi risiko kanker, sangat penting mengganti pilihan makanan dan minuman berisiko dengan yang lebih sehat.
Minuman paling baik untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi tanpa tambahan zat berbahaya.
Kaya akan antioksidan yang dapat membantu melawan radikal bebas serta mengurangi risiko kanker.
Sumber vitamin dan mineral yang bermanfaat bagi tubuh.
Pilihan sehat yang memberikan kalsium dan protein tanpa tambahan gula berlebihan.
Air putih yang dicampur dengan potongan buah segar untuk memberikan rasa alami tanpa pemanis buatan.
Selain memilih makanan dan minuman yang lebih sehat, penting juga untuk menerapkan pola hidup sehat lainnya, seperti rutin berolahraga, menghindari merokok, dan memperbanyak konsumsi sayur serta buah segar. Dengan mengadopsi kebiasaan makan yang lebih baik, kita dapat mengurangi risiko terkena kanker dan menjaga kesehatan tubuh dalam jangka panjang.
Mari kita mulai lebih selektif dalam memilih makanan dan minuman. Ingatlah, kesehatan adalah investasi terbaik untuk masa depan! (H-3)
BEBERAPA makanan ketika dikonsumsi dalam jumlah besar, maka hal ini bisa menjadi masalah. Salah satunya adalah meningkatkan risiko seseorang untuk terserang jenis kanker tertentu.
Koki selebritas Gordon Ramsay mengungkapkan dirinya telah menjalani perawatan untuk mengangkat kanker kulit.
Vidi Aldiano menyadari bahwa rumor tersebut berkembang karena ia sempat dipapah oleh Deddy Corbuzier keluar dari panggung usai bernyanyi dan membuat banyak orang khawatir.
Di Indonesia, kanker paru menyumbang 9,5% dari seluruh kasus kanker serta menjadi penyebab 14,1% kematian akibat kanker.
Sektor kesehatan di Indonesia kini memasuki fase baru dengan hadirnya teknologi pemindai PET/CT Biograph Vision Quadra di RS EMC Grha Kedoya.
Penelitian menemukan konsumsi protein hewani tidak meningkatkan risiko kematian, bahkan dapat memberikan perlindungan terhadap kematian akibat kanker.
Memperingati Hari Kanker Paru-Paru Sedunia, sebuah seminar kesehatan bertajuk Kenali Kanker Paru Sejak Dini digelar.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved