Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KENTANG, bisa diolah menjadi beragam hidangan lezat. Mudah disimpan, kentang bisa bertahan lama di dapur Anda. Namun, tunas putih yang muncul bisa membuat kentang terlihat kurang menarik. Di tengah harga bahan makanan yang meningkat, membuang kentang tentu bukan pilihan bijak.
Lalu, bagaimana sebaiknya? Apakah kentang bertunas masih aman dikonsumsi? Mari kita cari tahu penyebab, keamanan, dan cara pencegahannya.
Kentang dipanen dari tanah, tetapi bukan berarti ia membutuhkan tanah untuk tumbuh. Faktanya, kelembapan dan kehangatan adalah faktor utama yang mendorong kentang untuk mulai bertunas.
Suhu ideal bagi pertumbuhan kentang sebenarnya lebih rendah dari yang Anda bayangkan, yakni sekitar 20-21°C. Petani Jenny McNally menjelaskan kepada The Irish Times bahwa suhu dalam ruangan di banyak rumah dapat cukup hangat untuk membuat kentang merasa seolah-olah saat itu musim semi.
Bagian kentang yang kita konsumsi adalah akarnya, yang berfungsi untuk mendukung pertumbuhan tanaman dan bunga. Seiring waktu dan dalam lingkungan yang hangat dan lembap, nutrisi dalam akar akan mempercepat proses perkecambahan. Meskipun akarnya dapat dimakan, bagian tanaman lainnya sebenarnya beracun.
Kecambah yang tumbuh mengandung glikoalkaloid, senyawa kimia yang dapat berpotensi beracun bagi manusia. Senyawa ini juga terdapat dalam kentang segar, tetapi dalam jumlah yang jauh lebih sedikit. Semakin banyak kentang yang bertunas, semakin tinggi konsentrasi glikoalkaloid yang terbentuk baik di tunas maupun akarnya.
Menurut National Capital Poison Center, mengonsumsi glikoalkaloid dalam jumlah yang signifikan dapat menyebabkan gejala seperti muntah, sakit perut, diare, sakit kepala, demam, bahkan kematian dalam beberapa kasus.
Namun, tunas kecil biasanya tidak akan membuat Anda memerlukan perawatan darurat. Jika kentang Anda baru mulai bertunas dan akarnya masih terlihat baik, Anda cukup memotong tunas tersebut dan memasak kentang seperti biasa. Tetapi jika tunas tersebut panjang lebih dari satu inci atau kentangnya terlihat mengerut, disarankan untuk membuangnya.
Cara terbaik mencegah kentang bertunas adalah dengan menerapkan teknik penyimpanan yang tepat. Menyimpan kentang di tempat yang sejuk dan kering, seperti dapur atau lemari, secara efektif dapat memperlambat proses perkecambahan dan menjaga kentang agar tetap dalam kondisi baik lebih lama.
Jika kentang Anda disimpan dalam kantong plastik transparan atau kain kasa, disarankan untuk memindahkannya ke dalam kantong kertas. Material yang tidak tembus cahaya ini tidak hanya melindungi kentang dari sinar matahari, tetapi juga meningkatkan aliran udara dan mengurangi kelembapan, yang sangat berguna terutama jika Anda tinggal di daerah beriklim lembap.
Selain tempat penyimpanan kentang, sayuran lain yang disimpan di sekitarnya juga berperan penting. Beberapa jenis sayuran, terutama yang termasuk dalam keluarga bawang, melepaskan senyawa etilen yang dapat mempercepat proses perkecambahan kentang di sekitarnya. Oleh karena itu, pastikan untuk menyimpan kentang dan sayuran lainnya dalam kantong atau wadah yang terpisah agar masa simpannya lebih lama. (Delish/Z-2)
PKS meluncurkan Potato Corner atau Pojok Kentang di Agrowisata Tepas Papandayan, Kabupaten Garut.
Kentang merupakan salah satu bahan makanan pokok di banyak negara karena kaya karbohidrat kompleks yang menjadi sumber energi utama bagi tubuh.
Berdasarkan keterangan para saksi anggotanya langsung mengejar tersangka dan berhasil ditangkap bersama hasil pencurian.
Penelitian menemukan mengonsumsi kentang goreng tiga kali seminggu dapat meningkatkan risiko terkena diabetes tipe 2 hingga 20%.
Penelitian ungkap kentang berasal dari hibridisasi antara tomat liar dan Etuberosum 8–9 juta tahun lalu. Temuan ini ungkap evolusi unik tanaman Petota.
Awas kentang beracun! Ketahui cara menyimpan dan mengolah kentang yang benar agar terhindar dari racun solanin dan tetap aman dikonsumsi.
Keracunan makanan adalah kondisi yang terjadi ketika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri, racun (toksin), atau zat berbahaya lainnya.
Dalam literatur pengobatan tradisional Tiongkok, spesies Chinese scorpion (Buthus martensii Karsch) telah digunakan selama lebih dari seribu tahun untuk mengobati berbagai penyakit.
Gurita cincin biru adalah hewan laut mungil dengan racun tetrodotoksin (TTX) yang 1.200 kali lebih mematikan dari sianida.
Merebus, menggoreng, atau memanggang kentang tidak efektif mengurangi kadar solanin.
Penemuan luar biasa terjadi di Kolombia dengan ditemukannya spesies kalajengking langka, Tityus achilles (T. achilles), yang memiliki kemampuan unik untuk menyemprotkan racunnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved