Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) berhasil mentransformasikan mustahik menjadi muzaki, salah satunya melalui program ZChicken. Dalam empat tahun terakhir, program produktif ayam krispi tersebut mengantarkan 980 mustahik keluar dari garis kemiskinan. Angka ini akan terus bertambah seiring program yang terus berjalan.
Sebanyak 980 mustahik tersebut kini berhasil meraih pendapatan yang cukup signifikan, bahkan ada yang mendapatkan rentang pendapatan bulanan Rp6.612.000 hingga Rp21.580.000.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan menyampaikan, keberhasilan program ZChicken bukan hanya dilihat dari jumlah muzaki baru yang dilahirkan, tetapi juga dampak positif lainnya seperti pengentasan mustahik yang melampaui had kifayah (HK) dan di atas garis kemiskinan (GK).
“Program ZChicken merupakan bentuk implementasi zakat yang berkelanjutan. Ini adalah bukti nyata bahwa pemberdayaan ekonomi melalui zakat dapat mengubah hidup banyak orang, terutama mereka yang berasal dari kalangan mustahik, menjadi mandiri dan berdaya," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Jumat (28/2).
Saidah menjelaskan bahwa saat ini terdapat 528 pengusaha ayam krispi yang masih dalam pendampingan aktif, sementara 1.213 pengusaha lainnya telah mencapai kemandirian. Para pengusaha ini tersebar di 65 kabupaten/kota yang mencakup 11 provinsi di Indonesia. Setiap mustahik yang terlibat dalam usaha ZChicken dapat meraih pendapatan bulanan sebesar Rp3.000.000.
“Tim pendamping ZChicken sudah melakukan pendampingan secara intensif berupa pelatihan cara menggoreng ayam, promosi dan pencatatan usaha. Baznas akan terus memantau setiap perkembangan usaha mustahik yang dibina melalui monitoring secara terstruktur,” ujar Saidah.
Saidah menekankan kembali bahwa tujuan dari adanya program ini, dapat memberikan kebermanfaatan dalam skala besar terkait pemenuhan kebutuhan dasar, berupa mencukupi kebutuhan sehari-hari. Program ini telah melakukan pengentasan mustahik yang terdata, di tahun 2020 sebanyak 1 muzaki, tahun 2022 sebanyak 64 muzaki, tahun 2023 sebanyak 8 muzaki, dan tahun 2024 sebanyak 12 muzaki. Serta harapan akan terus bertambah di tahun berikutnya.
“Kita tunjukkan bahwa program ini adalah bentuk keberhasilan dari adanya pendampingan pemberdayaan usaha yang dilakukan Baznas secara konsisten. Kami selalu memastikan bahwa setiap bahan memiliki kualitas yang sama di seluruh outlet," ujar Saidah.
“Kami akan terus berkomitmen dan terus menciptakan banyak mustahik yang beralih menjadi muzaki sehingga ada peningkatan yang signifikan di dalam perekonomian umat," ungkapnya.
Telah banyak tersebar di seluruh Indonesia outlet ZChicken yang dikembangkan oleh para mustahik. Terdata di Jawa Barat sebanyak 484 outlet, Jawa Timur 262 outlet, Jawa Tengah, 248 outlet, Jakarta 136 outlet, Banten 131 outlet, DI Yogyakarta 109 outlet, Sulawesi Selatan 100 outlet, Sumatra Selatan 85 outlet, Riau 80 outlet, dan wilayah lain sebanyak 67 outlet.
Baznas berkomitmen untuk terus mengembangkan Program ZChicken sebagai pemberdayaan ekonomi mustahik di sektor kuliner dengan produk ayam krispi. Dengan 1.741 outlet dan 40 stockpoint yang telah berdiri, Baznas berharap jumlah ini terus meningkat untuk mendukung usaha mustahik. Program ini menjadi langkah penting dalam upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan ekonomi di kawasan perkotaan.
Zakat perusahaan memiliki peran strategis dalam memperkuat program-program pemberdayaan mustahik.
Pelaksanaan pembinaan oleh Kemenag yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti 75 awardee dari 15 perguruan tinggi.
Baznas RI bersama PT Paragon Technology and Innovation kembali memberikan pelatihan menjahit bagi para penerima manfaat zakat (mustahik) di Kabupaten Kendal dan Kabupaten Semarang.
Baznas RI menggelar Baznas Awards 2025 sebagai bentuk apresiasi kepada berbagai pihak yang berkontribusi dalam memperkuat gerakan zakat di Indonesia. Salah satu penerimanya adalah Komeng.
Keberhasilan Ponco Sulistiawati menjadi contoh nyata dampak zakat dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
BAZNAS RI terus mendorong pelibatan aktif BAZNAS daerah dalam perencanaan dan implementasi program ZIS-DSKL yang berdampak langsung bagi mustahik.
Pelaksanaan pembinaan oleh Kemenag yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti 75 awardee dari 15 perguruan tinggi.
Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi BAZNAS dalam menghadapi persaingan era digital dan meningkatkan kualitas layanan filantropi berbasis teknologi.
Baznas berkomitmen untuk terus memperluas program pemberdayaan melalui Program Baznas Microfinance Desa.
Hal ini sebagai bentuk tanggung jawab moral Baznas dalam menjaga amanah umat dan memastikan proses pengelolaan zakat sesuai dengan ketentuan yang ada.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved