Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Badan Pengurus Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Pusat, Ahmad Imam Mujadid Rais mengatakan bahwa Ramadan pada tahun ini harus menjadi refleksi atas curamnya ketimpangan kemakmuran yang dihadapi oleh umat dan bangsa saat ini. Ketimpangan tersebut bahkan tak hanya terjadi di bidang ekonomi, tapi juga kesehatan, dan pendidikan.
“Masih banyaknya ketimpangan dan ketertinggalan di berbagai bidang, seperti sosial, ekonomi, pendidikan, kita ingin ada pemerataan. Hal ini sejalan dengan fungsi zakat yang nilai manfaatnya bisa dirasakan banyak orang,” ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Sabtu (15/2).
Menurutnya, zakat, infaq, dan shadaqah, adalah instrumen untuk menyeimbangkan ketimpangan yang kian curam. Bahkan tidak hanya untuk manusia, zakat juga bisa direalisasikan untuk memperbaiki lingkungan.
“Contohnya adalah alam ini yang diciptakan untuk menjaga keseimbangan. Jika keseimbangan ini tidak berfungsi maka akan ada satu pihak atau dua pihak yang menuntut untuk keseimbangan,” tegas Rais.
Dia juga membahas mengenai rendahnya literasi dan edukasi tentang zakat di kalangan umat muslim menjadikan potensi zakat di Indonesia belum terserap secara maksimal.(H-2)
Kantor Digital tidak hanya bermanfaat bagi para muzaki, tetapi juga bagi mustahik.
Tidak lagi sekadar respons darurat yang bersifat sementara, zakat diarahkan menjadi pilar sistem perlindungan sosial umat yang bekerja secara lintas fase.
Negara ingin memastikan bahwa pemegang izin pengelolaan zakat adalah lembaga yang benar-benar bekerja, bukan sekadar entitas di atas kertas.
Zakat dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk bantuan langsung kepada mustahik, tetapi juga untuk kepentingan kemaslahatan umum dan pemulihan pascabencana.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Masjid Nurul Hidayah Kebayoran Baru Jakarta Selatan meluncurkan Program Sedekah Barang.
Baznas sukses menggelar Konferensi Zakat Internasional ke-9 atau The 9th International Conference on Zakat (Iconz) 2025 yang menghasilkan sembilan resolusi
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Baznas menghadirkan Sertifikasi Jarak Jauh (SJJ) atau online bagi para amil zakat di seluruh Indonesia.
BAZNAS RI resmi meluncurkan Asosiasi Amil Zakat Republik Indonesia (AAZRI) sebagai upaya memperkuat peran amil dari pusat hingga desa.
PERJALANAN Lazismu sebagai lembaga amil zakat nasional memasuki usianya yang ke-23, tepatnya jatuh pada 4 Juli 2025.
Ia juga menyoroti pentingnya membangun integrasi ekosistem zakat yang melibatkan Banzas dan berbagai lembaga zakat lainnya secara selaras
ORANG yang berhak menerima zakat disebut mustahik. Ada delapan kelompok yang berhak menerima zakat. Siapa saja yang termasuk delapan kelompok mustahik itu? Berikut penjelasannya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved