Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
COCA COLA di Eropa telah memerintahkan penarikan besar-besaran di tiga negara setelah menemukan kadar klorat, bahan kimia yang tinggi dalam beberapa minuman ringan. Penarikan ini berlaku untuk Belgia, Luksemburg, dan Belanda, meskipun sejumlah kecil minuman juga dikirim ke negara-negara lain, menurut Coca-Cola Europacific Partners. Kadar klorat yang tinggi dalam makanan dan air minum dapat menimbulkan risiko kesehatan dengan mengganggu asupan yodium tiroid, sehingga mengubah kadar hormon tiroid untuk sementara.
Bagaimana klorat bisa ada pada minuman dan makanan?
Klorat ditemukan pada tahun 2014 oleh laboratorium kontrol resmi secara kebetulan. Setahun kemudian, Otoritas Keamanan Pangan Eropa (EFSA) memperingatkan bahwa kadar klorat dalam makanan dan air minum terlalu tinggi.
Dikatakan bahwa hal ini dapat menimbulkan risiko kesehatan, terutama bagi bayi dan anak-anak, termasuk masalah tiroid yang disebabkan oleh berkurangnya penyerapan yodium. Hal ini dapat memiliki implikasi kesehatan yang serius, termasuk jumlah sel darah merah yang lebih rendah dan perubahan komposisi komponen sumsum tulang. Kelompok lain yang berisiko adalah wanita hamil yang juga memiliki gangguan fungsi tiroid.
Menurut Institut Federal Jerman untuk Penilaian Risiko (BfR), natrium dan kalium klorat dulunya digunakan sebagai herbisida. Namun, penggunaan produk perlindungan tanaman dan biosida yang mengandung klorat tidak lagi diizinkan di UE.
Klorat dapat muncul sebagai produk sampingan saat menggunakan zat yang mengandung klorin untuk membersihkan atau mendisinfeksi. Para ahli mengatakan jalur utama masuknya klorat ke dalam makanan adalah melalui proses produksi air yang sebelumnya telah diolah dengan produk biosida yang mengandung klorin untuk tujuan disinfeksi.
Klorat sering terdeteksi dalam sayuran beku, jus buah, selada, dan rempah-rempah. Otoritas Keamanan Pangan Eropa mengatakan bahwa asupan klorat yang berulang di antara populasi yang lebih muda dengan kekurangan yodium ringan hingga sedang menimbulkan kekhawatiran. (H-3)
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Rabu (21/1) bahwa beberapa wilayah di Eropa tidak lagi dapat dikenali. Benua itu disebutnya tidak menuju ke jalan yang benar.
PEMERINTAH Amerika Serikat meminta negara-negara Eropa tidak bereaksi emosional terhadap rencana Presiden Donald Trump terkait Greenland.
Buntut ancaman Trump soal Greenland, Parlemen Eropa berencana menunda persetujuan kesepakatan tarif Juli lalu. Ancaman perang dagang kembali hantui pasar global.
USULAN Dewan Perdamaian Presiden AS Donald Trump dimulai dengan kurang baik. Presiden Prancis Emmanuel Macron segera menolak undangan menjadi anggota dewan tersebut.
MENURUT studi baru, salah satu alat favorit Presiden Donald Trump telah merugikan warga Amerika Serikat. Sebagian besar tarif AS, sekitar 96%, dibayarkan oleh pembeli AS.
Fenomena astronomi langka akan kembali terjadi: Gerhana Matahari Total diprediksi melintasi sejumlah wilayah Eropa hingga kawasan Arktik pada 12 Agustus 2026.
Coca-Cola mengatakan dalam sebuah pernyataan penarikan kembali difokuskan pada Belgia, Luksemburg, dan Belanda.
EROPA menyetop sementara produk Cola-Cola. Alasannya di dalam minuman tersebut ditemukan kadar klorat tinggi. kandungan tinggi klorat pada makanan dan minuman, sangat berisiko
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved