Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menjelaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada bulan puasa nanti tetap berjalan. Skema pemberian MBG di bulan puasa kepada siswa tetap pada jam sekolah dan bisa dibawa pulang untuk buka puasa sore hari.
"Untuk yang sekolah akan dibawa pulang untuk dikonsumsi untuk saat buka puasa. Sementara untuk santri di pesantren makanan segar saat buka puasa sore hari," kata Dadan saat dihubungi, Rabu (29/1).
Untuk mengatasi sampah tempat makan yang dibawa para siswa, BGN akan menggunakan tas yang mudah terurai atau ramah lingkungan.
"Ada disposal bag yang mudah terurai," ucapnya.
Sebelumnya, Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani meminta BGN untuk paparkan skema pemberian MBG di bulan puasa nanti. Ia menyebut komisinya akan segera melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada awal Februari mendatang membahas hal tersebut.
"Nah ini yang belum dilaporkan pada kami di Komisi IX DPR RI karena awal tahun kami baru selesai reses di tanggal 20 Januari kemarin, pertemuan RDP dengan BGN akan dilakukan awal Februari," kata Irma.
"Betul salah satu tema yang dibahas adalah skema MBG di bulan Ramadan," sambungnya.
Diketahui Presiden RI Prabowo Subianto menargetkan pada Januari-April 2025 program MBG menyasar 3 juta anak. Kemudian meningkat menjadi 6 juta anak pada periode April hingga Agustus, dan terus bertambah hingga akhir tahun diharapkan semua anak di Indonesia bisa mendapat makanan bergizi.
Selain itu, berdasarkan survei dari Center of Economic and Law Studies (Celios) menyebur masyarakat prioritaskan makanan olahan sehat dan daging dalam menu MBG dibandingkan susu.
"Daging tentunya akan diberikan, sekitar 3 kali dalam waktu sebulan," ujar Dadan. (Z-9)
Fadly mengatakan, pada rapat koordinasi itu BGN mengundang pemerintah daerah hingga tingkat kecamatan untuk mempersiapkan pendataan calon penerima manfaat MBG
MBG menjadi salah satu strategi efektif dalam menekan kemiskinan secara tidak langsung.
Dalam waktu singkat, Indonesia berhasil membangun sistem Makan Bergizi Gratis (MBG) berskala masif hingga menarik perhatian Jepang untuk belajar langsung ke lapangan.
Menyikapi beredarnya informasi di media sosial yang menyebutkan bahwa makanan dari SPPG Karyasari Sukaresmi didistribusikan menggunakan kantong plastik, pihak SPPG buka suara.
Relawan dapur Makan Bergizi Gratis di Semarang mengaku terbantu secara ekonomi. Warga berharap program MBG terus berlanjut.
Pemerintah menargetkan perluasan signifikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sasaran penerima manfaat mencapai sekitar 80 juta orang pada pertengahan 2026
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved