Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
DIABETES merupakan salah satu penyakit kronis yang memengaruhi jutaan orang di seluruh dunia. Salah satu tantangan yang dihadapi penderita diabetes adalah gejala yang muncul di malam hari, yang dapat mengganggu kualitas tidur dan kesehatan secara keseluruhan.
Artikel ini akan membahas secara lengkap gejala diabetes yang sering terjadi pada malam hari dan bagaimana cara mengatasinya.
Berikut adalah beberapa gejala diabetes yang umum terjadi pada malam hari:
Kadar gula darah yang tinggi membuat ginjal bekerja lebih keras untuk mengeluarkan kelebihan gula melalui urin. Hal ini menyebabkan penderita diabetes sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil.
Tubuh kehilangan banyak cairan akibat sering buang air kecil, sehingga menimbulkan rasa haus yang berlebihan di malam hari. Kondisi ini dapat memaksa penderita untuk minum air secara terus-menerus.
Diabetes dapat menyebabkan gangguan aliran darah dan ketidakseimbangan elektrolit, yang sering kali memicu kram otot, terutama di kaki, saat malam hari.
Ketidakseimbangan kadar gula darah, baik hipoglikemia (gula darah rendah) maupun hiperglikemia (gula darah tinggi), dapat memicu keringat berlebihan di malam hari. Hal ini sering disertai dengan perasaan gelisah.
Neuropati diabetik, kondisi yang disebabkan oleh kerusakan saraf akibat kadar gula darah yang tinggi, sering menimbulkan gejala seperti kesemutan, mati rasa, atau rasa terbakar yang lebih parah di malam hari.
Gejala seperti kram, rasa haus, dan sering buang air kecil dapat mengganggu pola tidur. Beberapa penderita juga melaporkan sulit tidur akibat rasa tidak nyaman di tubuh.
Fenomena fajar terjadi ketika kadar gula darah meningkat menjelang pagi karena pelepasan hormon tertentu. Ini dapat memengaruhi kualitas tidur dan menyebabkan rasa lelah saat bangun.
Untuk mengurangi gejala diabetes yang muncul di malam hari, berikut beberapa langkah yang dapat diambil:
Pantau gula darah secara teratur, terutama sebelum tidur.
Konsultasikan dengan dokter untuk menyesuaikan dosis obat atau insulin.
Hindari konsumsi makanan tinggi gula dan karbohidrat sebelum tidur.
Pilih camilan sehat seperti kacang-kacangan atau sayuran.
Tetapkan jadwal tidur yang konsisten setiap hari.
Hindari konsumsi kafein atau alkohol menjelang malam.
Lakukan olahraga ringan seperti berjalan kaki atau yoga untuk membantu meningkatkan sirkulasi darah.
Jika gejala terus berlanjut, segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Gejala diabetes yang muncul di malam hari dapat memengaruhi kualitas hidup jika tidak ditangani dengan baik.
Dengan mengenali tanda-tanda seperti sering buang air kecil, rasa haus berlebihan, kram otot, dan gangguan tidur, Anda dapat mengambil langkah preventif untuk mengontrol diabetes.
Selalu konsultasikan dengan tenaga medis untuk memastikan perawatan yang tepat.
Jangan abaikan gejala ini! Jaga kesehatan Anda dan cegah komplikasi sejak dini. (Z-10)
Sumber:
Ahli tidur menjelaskan kualitas tidur sama pentingnya dengan durasinya, serta bagaimana ritme tubuh menentukan kebutuhan tidur setiap orang.
Pelajari manfaat meditasi bagi mental & fisik, teknik populer, serta panduan pemula yang mudah dan konsisten.
Penelitian terbaru mengungkap gejala apnea tidur obstruktif (OSA) cenderung memburuk di akhir pekan akibat perubahan pola tidur.
Dalam era kerja cepat dan tuntutan multitasking, kelelahan setelah jam kerja bukan lagi hal aneh—terutama bagi generasi milenial dan Gen Z.
Memasuki usia Spring Air yang ke-100 pada 2026, Spring Air memperkuat reputasinya sebagai pelopor teknologi tidur.
Produk yang menawarkan solusi untuk tidur lebih nyenyak adalah Nutrilite™ Healthy Sleep Solution.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved