Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
AHLI Gizi Masyarakat, Tan Shot Yen menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada ibu hamil dan menyusui sebaiknya dijalankan sehari sekali kepada ibu hamil kekurangan gizi, karena program pengentasan stunting sesungguhnya yakni MBG pada ibu hamil.
"Sebaiknya MBG bagi ibu hamil fokus diberikan kepada yang kekurangan gizi dan waktunya jangan seminggu sekali. Minimal sehari sekali plus edukasi maka dari itu sebaiknya evaluasi ulang programnya dan pendanaannya," kata Tan saat dihubungi, Jumat (10/1).
Menurutnya pemberian bisa menggunakan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di setiap posyandu dengan begitu ibu hamil kekurangan gizi bisa dibantu pemenuhan gizi untuk buah hati.
"Posyandu sudah ada PMT ata pemberian makanan tambahan pemulihan yang setiap hari diberikan pada ibu hamil dengan gizi kurang, anak berat badan kurang atau tidak naik," ujar dia.
Meski begitu diharapkan program MBG dan PMT tidak tumpang tindih dan memperhatikan betul-betul gizi untuk ibu hamil,. menyusui, dan balita.
Diberitakan sebelumnya Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan Prita Laura menyebut program MBG untuk ibu hamil baru bisa dilakukan seminggu sekali. Pemberian MBG diberikan pada ibu hamil, menyusui, dan balita atau sejak 1.000 hari pertama kehidupan yang terhitung sejak masih berada dalam kandungan.
Proses pemberian yang baru seminggu sekali tersebut dikarenakan masih terbatasnya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG. Skema pemberiannya pun memanfaatkan momen pemeriksaan rutin dilakukan di posyandu. (S-1)
Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan operasional 47 SPPG hingga hari ke-9 Ramadan 2026. Temuan: roti berjamur hingga telur busuk di menu Makan Bergizi Gratis.
Badan Gizi Nasional (BGN) meluruskan informasi yang beredar terkait besaran alokasi anggaran dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Badan Gizi Nasional (BGN) tegaskan informasi pembukaan PPPK Tahap 3 adalah hoaks. Simak klarifikasi resmi dan cara cek pendaftaran asli di sini.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak memangkas anggaran pendidikan sebagaimana narasi yang beredar di publik.
MBG juga menjadi motor ekonomi kerakyatan melalui kepastian pasar bagi UMKM dan dapur mitra, penyerapan produk lokal, serta penciptaan lapangan kerja baru di daerah.
PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya berdampak pada asupan gizi siswa, tetapi juga menggerakkan ekonomi warga di sekitar lokasi pelaksanaan.
Pernyataan Dadan itu menjawab adanya narasi yang menyebut anggaran besar MBG berasal dari pos pendidikan, pos kesehatan dan pos bantuan pemerintag di lembaga kementrian lain.
Tindakan itu dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai langkah evaluasi menyusul ditemukannya kasus-kasus menonjol.
Badan Gizi Nasional (BGN) meluruskan informasi yang beredar terkait besaran alokasi anggaran dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak memangkas anggaran pendidikan sebagaimana narasi yang beredar di publik.
PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya berdampak pada asupan gizi siswa, tetapi juga menggerakkan ekonomi warga di sekitar lokasi pelaksanaan.
Hasil penelitian Research Institute of Socio-Economic Development (RISED) menunjukkan, mayoritas orang tua merasakan adanya perbaikan pola konsumsi anak setelah adanya program MBG.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved