Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
Mengolah Makanan Bakar dengan Tepat untuk Menghindari Risiko Kanker
Tahun baru identik dengan kegiatan berkumpul bersama sambil mengolah makanan dengan cara dibakar. Makanan yang dimasak dengan cara dibakar, seperti sate, ayam bakar, atau barbeque, menjadi pilihan favorit karena memiliki rasa khas yang lezat. Namun, yang jadi persoalan, metode memasak ini kerap dikaitkan dengan risiko kanker.
Lalu, apakah semua makanan yang dibakar berbahaya? Berikut ulasan lengkapnya.
Proses pembakaran daging pada suhu tinggi dapat memicu pembentukan senyawa karsinogenik seperti Heterocyclic Amines (HCA) dan Polycyclic Aromatic Hydrocarbons (PAH). HCA terbentuk ketika daging merah dimasak pada suhu tinggi, terutama saat muncul bagian gosong.
Sementara itu, PAH berasal dari lemak yang menetes ke bara api, menghasilkan asap yang kemudian menempel pada makanan. Kedua senyawa ini berpotensi merusak DNA dalam tubuh dan dapat memicu perkembangan sel kanker.
Meski demikian, risiko kanker tidak sepenuhnya disebabkan oleh makanan yang dibakar. Faktor lain seperti genetika, pola makan, dan gaya hidup juga memiliki peranan penting. Dengan pengolahan yang tepat, risiko akibat konsumsi makanan bakar dapat diminimalkan.
Makanan yang dibakar tidak selalu berbahaya jika diolah dengan metode yang benar. Dengan memilih jenis daging yang tepat, mengatur durasi pembakaran, dan menghindari bagian gosong, risiko kanker dapat diminimalkan.
Mengimbangi konsumsi makanan bakar dengan pola makan sehat dan kaya akan sayuran juga merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan. Hal ini memungkinkan untuk tetap menikmati makanan bakar tanpa rasa khawatir yang berlebihan. (Halodoc/Z-11)
Kandungan natrium (garam) dalam satu bungkus mi instan, khususnya varian kuah, sangatlah tinggi yakni mencapai lebih dari 1.000 miligram.
Kandungan gula yang disamarkan ini sering ditemukan pada jenis makanan ultraprocessed food (UPF).
Orangtua juga diminta mewaspadai Bahan Tambahan Pangan (BTP) seperti pewarna atau penyedap rasa yang sering ditambahkan ke dalam makanan.
Pemeriksaan ini dilakukan karena ada laporan pada Sabtu (24/1) yang menduga makanan tersebut terbuat dari bahan Polyurethane Foam (PU Foam) atau material busa kasur maupun spon cuci.
Kebiasaan menyimpan makanan sisa yang sudah matang sempurna untuk kemudian dipanaskan kembali adalah praktik yang kurang baik bagi kesehatan dan kualitas nutrisi.
Makanan yang sejak awal sudah diolah dengan suhu tinggi, seperti digoreng atau dibakar, sangat rentan mengalami degradasi nutrisi jika kembali terkena panas.
Kesalahan umum yang sering terjadi saat membuat resolusi adalah menetapkan target yang terlalu ekstrem.
Kiribati menghapus tanggal 31 Desember 1994 di wilayah timurnya demi menyatukan zona waktu nasional. Kini Kiribati jadi negara pertama sambut tahun baru.
SEPANJANG masa angkutan Nataru periode 18 Desember 2025-1 Januari 2026 kemarin, total pengguna Commuter Line di wilayah Jabodetabek tercatat sebanyak 15.025.081 orang.
Tragedi yang terjadi di Bar Le Constellation merenggut sekitar 40 nyawa.
Penyelidik masih menelusuri asal api, meski banyak saksi menggambarkan betapa cepatnya kobaran menyebar.
PERWIRA Pertamina memilih merayakan malam tahun baru di tengah masyarakat terdampak bencana di wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved