Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PENDIDIKAN dan kemiskinan memiliki hubungan yang erat dan saling memengaruhi. Masyakarat miskin di Indonesia umumnya memiliki pendidikan rendah. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), mayoritas kepala rumah tangga (KRT) miskin di Indonesia adalah lulusan SD atau belum pernah sekolah.
Sebanyak 37,74% KRT miskin lulusan SD, 29,86% KRT miskin belum atau tidak pernah sekolah, 15,05% KRT miskin lulusan SMP, 15,54% KRT miskin lulusan SMA dan 1,81% KRT miskin lulusan perguruan tinggi
Pendidikan adalah kunci utama untuk memperbaiki taraf hidup keluarga. Namun, tantangan ekonomi sering kali menghalangi anak-anak pra-sejahtera melanjutkan pendidikan.
Untuk itu, PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (MSIG Life) meluncurkan program PELITA, sebuah inisiatif keberlanjutan (ESG) yang berfokus pada pemberdayaan keluarga melalui pendidikan dan peningkatan kesejahteraan. Pada fase pertama, MSIG Life bekerja sama dengan ISCO Foundation untuk mendukung pendidikan 69 anak pra-sejahtera di Kebon Melati, Jakarta Pusat.
Sebagai komitmen nyata, MSIG Life mengalokasikan donasi sekitar Rp130 juta pada tahun pertama. Dana ini digunakan untuk pembiayaan pendidikan, perbaikan fasilitas Sanggar Aktivitas, pemberian makanan bergizi, serta pelaksanaan program pengembangan anak dan pelibatan aktif orangtua dalam pendidikan.
“Bersama ISCO Foundation, kami ingin membangun generasi muda yang percaya diri, termotivasi, dan siap menghadapi masa depan yang cerah,” ungkap CEO & Presiden Direktur MSIG Life, Wianto Chen, Rabu (18/12).
Di tempat yang sama, Direktur Eksekutif ISCO Foundation, Julinda Dewi Simbolon menambahkan bahwa pendidikan adalah hak setiap anak untuk membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik.
“Kemitraan ini memungkinkan kami mendukung anak pra-sejahtera, dari TK hingga SMA, sambil memberdayakan orang tua untuk lebih aktif dalam pendidikan anak mereka,” lanjutnya.
Salah satu inisiatif dari kolaborasi ini adalah Kelas Inspirasi: Sekolah Harus Tinggi, Ekonomi Keluarga Bisa Lebih Meningkat. Program ini bertujuan memberikan edukasi dan motivasi kepada orangtua agar terus mendukung anak-anak mereka mencapai jenjang pendidikan yang lebih tinggi, guna menekan angka putus sekolah.
“PELITA berarti cahaya harapan, dan merupakan akronim dari Perkuat pilar ketahanan keluarga, melalui Edukasi untuk meningkatkan Literasi dan Inisiatif untuk meningkatkan Taraf hidup yang lebih baik, serta mewujudkan Aspirasi masa depan yang sejahtera. Melalui program ini, kami ingin mendukung keluarga di Indonesia untuk memperkuat harapan, meningkatkan kesejahteraan, dan menjadi lebih berdaya dalam menghadapi tantangan,” ujar Lukman.
Melalui kemitraan strategis ini, MSIG Life dan ISCO Foundation berharap dapat menciptakan dampak jangka panjang bagi anak-anak pra-sejahtera dan keluarga mereka, membawa harapan baru untuk generasi mendatang. (H-2)
Bantuan pendidikan pra sejahtera itu, ditujukan untuk murid SMA, SMK, dan SLB kelas X-XII yang berasal dari keluarga kurang mampu desil 1 dan 2.
Bantuan pendidikan ini diberikan untuk siswa dari keluarga miskin yang belum terjangkau program Kartu Indonesia Pintar (KIP)
PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) menyalurkan bantuan dana pendidikan serta paket perlengkapan sekolah bagi 131 anak prajurit TNI Angkatan Darat yang gugur dalam menjalankan tugas.
Program ini juga merupakan bentuk penerapan prinsip environmental, social, and governance (ESG), terutama pada pilar social, melalui kontribusi nyata di bidang pendidikan.
SLB Negeri Trituna Subang, Jawa Barat, baru-baru ini menerima bantuan berupa Interactive Flat Panel (IFP) atau papan interaktif digital.
PIP 2025 kembali hadir untuk membantu siswa dari keluarga kurang mampu agar bisa melanjutkan pendidikan tanpa hambatan finansial.
PEMERINTAH menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memanfaatkan bonus demografi agar menjadi kekuatan pembangunan, bukan justru berubah menjadi persoalan sosial dan ekonomi
Selama kemiskinan terus diperlakukan sebagai objek visual dan emosional, upaya untuk memahaminya secara utuh akan selalu terhambat.
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) memperkuat pengembangan lahan pertanian di dataran tinggi indonesia yang memiliki potensi mencapai 5,51 juta hektar.
Capaian ini diraih berkat keberhasilan Kabupaten Bekasi menurunkan angka kemiskinan sebesar 0,44% dan menekan tingkat kedalaman kemiskinan hingga 0,26%.
PEMERINTAH dinilai perlu mendorong pembiayaan ultramikro lebih masif agar menjadi bagian dari upaya mengentaskan kemiskinan.
Riset terbaru mencatat capaian signifikan dalam satu tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved