Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
LITERASI dan inklusi keuangan di kalangan generasi muda masih perlu ditingkatkan, termasuk di kalangan mahasiswa. Oleh karena itu,
PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas), Perusahaan Anak PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI, berkolaborasi dengan Karya Salemba Empat (KSE) menggelar rangkaian kegiatan kerja sama untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan bagi para mahasiswa
Kegiatan yang berlangsung pada 6 Desember 2024 ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) BNI Sekuritas, We Move, We Share, We Care, yang bertujuan untuk para mahasiswa memperoleh pengetahuan finansial yang lebih baik, juga membuka kesempatan bagi mereka untuk mengembangkan potensi di industri pasar modal.
Plt. Direktur Utama BNI Sekuritas Vera Ongyono menegaskan bahwa program ini dirancang untuk memberdayakan generasi muda melalui edukasi keuangan, pemberian beasiswa bagi mahasiswa berprestasi, serta sesi coaching karir untuk membantu mahasiswa merencanakan masa depan mereka di industri pasar modal.
“BNI Sekuritas berupaya untuk turut membantu pemerintah meningkatkan literasi dan inklusi keuangan khususnya di pasar modal. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2022, tingkat literasi keuangan di pasar modal baru hanya sebesar 4,11%. Sementara tingkat inklusi keuangan di pasar modal sebesar 5,11%,” ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Selasa (10/12).
Salah satu hal spesial dalam kegiatan ini adalah peluncuran Investment Games, sebuah simulasi interaktif menggunakan platform BIONS by BNI Sekuritas yang memungkinkan peserta untuk merasakan langsung pengalaman dalam membuat keputusan investasi, mengelola risiko, dan memahami dinamika pasar. Simulasi ini dirancang untuk memberikan pengalaman praktis yang memperkaya pemahaman peserta tentang dunia keuangan serta membentuk kebiasaan finansial yang sehat.
"Melalui Investment Games, BNI Sekuritas berkomitmen untuk memberikan pendidikan investasi yang lebih praktis dan menarik. Kami yakin bahwa pengelolaan keuangan yang cerdas dimulai dengan pemahaman yang mendalam tentang investasi. Salah satu cara untuk memperdalam pemahaman ini adalah dengan mengajak peserta untuk langsung terlibat dalam simulasi investasi menggunakan platform BIONS. Dengan demikian, mereka akan memperoleh pengalaman nyata tentang bagaimana proses investasi, khususnya dalam saham, berjalan dan bagaimana cara kerjanya," ujar Vera.
BNI Sekuritas juga memberikan beasiswa senilai ratusan juta rupiah kepada mahasiswa berprestasi melalui KSE, serta membuka peluang magang bagi mereka yang terpilih untuk berkarir di BNI Sekuritas. Dengan memilih kantor BNI Sekuritas sebagai lokasi kegiatan, para mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk merasakan pengalaman langsung mengenal dunia pasar modal dan suasana kerja di industri ini.
“Melalui kegiatan ini, BNI Sekuritas berharap dapat menciptakan generasi muda yang lebih siap menghadapi tantangan ekonomi, serta berkontribusi aktif dalam industri pasar modal yang terus berkembang,” tutup Vera. (H-2)
Dinara saat ini berada di Amerika Serikat sebagai penerima beasiswa penuh (full scholarship) dari Kedutaan Besar AS melalui program pertukaran pelajar.
PT Bank KEB Hana Indonesia (Hana Bank) menyalurkan beasiswa senilai Rp100 juta kepada Jakarta Indonesia Korean School (JIKS).
Program beasiswa "Glow and Lovely Bintang Beasiswa" telah berjalan selama sembilan tahun, menerima lebih dari 18.000 aplikasi pada tahun ini.
Beasiswa tersebut diberikan kepada sejumlah anak anggota yang memenuhi kriteria, dari sisi prestasi akademik.
KETUA Asosiasi Jaringan Beasiswa Indonesia, Rina Fatimah, menyebut pihaknya berkomitmen memperluas akses informasi beasiswa kepada masyarakat Indonesia.
Peresmian PMB tahun ini mengusung semangat membuka akses pendidikan berkualitas bagi generasi muda Indonesia.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Jabar, Kusmana Hartadji menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran strategis
Para pegiat literasi itu mengkampanyekan kepada masyarakat luas akan arti penting minat membaca untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan
Duta Baca dituntut untuk mampu menyesuaikan pendekatan agar lebih relevan dengan generasi saat ini.
Menurut Lestari, dibutuhkan beragam kreativitas dan kolaborasi dengan lebih banyak pihak untuk mendapatkan hasil yang signifikan dalam meningkatkan gemar membaca di kalangan masyarakat.
Kampanye ini berfokus pada literasi keuangan melalui konten Tayangan Jemput Ilmu (Ta’jil) di akun Instagram.
Literasi digital sangat diperlukan agar para generasi muda, khususnya siswa dapat menyaring serta memilah konten-konten mana yang tepat serta layak dikonsumsi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved