Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Provinsi (Pemprov ) Jawa Barat (Jabar) menegaskan komitmen untuk memperkuat gerakan literasi melalui peran generasi muda. Duta Baca Jabar 2025 diharapkan mampu menjadi ikon sekaligus penggerak perubahan dalam menumbuhkan budaya membaca dan literasi digital di berbagai lapisan masyarakat.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dispusipda) Jabar, Kusmana Hartadji menyampaikan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam menggerakkan masyarakat agar semakin dekat dengan literasi.
"Kita mendorong generasi muda menjadi figur inspiratif yang mampu menggerakkan masyarakat agar lebih dekat dengan budaya membaca dan literasi digital," ujar Kusmana kemarin.
Kusmana juga memberikan apresiasi kepada para peserta yang dinilai telah menunjukkan gagasan dan komitmen kuat dalam memajukan literasi di daerahnya masing-masing.
"Kalian adalah putra-putri terbaik Jabar yang telah menunjukkan wawasan, kreativitas, serta komitmen kuat terhadap literasi," lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kusmana menegaskan bahwa upaya penguatan literasi tidak dapat berjalan sendiri, melainkan memerlukan sinergi seluruh unsur masyarakat.Gerakan literasi hanya dapat tumbuh melalui kolaborasi semua pihak, dari pemerintah hingga masyarakat.
Final Raya Pemilihan Duta Baca Jabar 2025 digelar di Aula Graha Pustaloka Dispusipda Jabar dan diikuti 53 peserta dari 27 kabupaten/kota. Para peserta merupakan perwakilan terbaik yang telah melewati seleksi daerah mencakup penilaian administrasi, rekam jejak prestasi, serta inovasi program literasi.
Sebelum memasuki malam final, seluruh peserta menjalani masa inkubasi yaitu periode implementasi program literasi yang telah mereka rancang sebagai aksi nyata di tengah masyarakat.
Dua hari sebelum final, mereka juga mengikuti karantina di Balatkop, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jabar. Karantina berisi pembekalan, pelatihan soft skills, diskusi tematik, simulasi kampanye literasi, serta wawancara mendalam untuk menggali komitmen dan kapasitas peserta sebagai calon Duta Baca. Dari rangkaian penilaian tersebut, Dewan Juri menetapkan Mochamad Yayang Ikhsan Ripandi dan Endah Parawangsa dari Kabupaten Bandung sebagai Juara Satu Duta Baca Jabar 2025.
Juara Dua diraih Rohmat Hidayat dari Kabupaten Bandung Barat dan Rima Halimatun Syadiah dari Kabupaten Garut, sementara Juara Tigas diberikan kepada Muhammad Fayyadh Ghaisan Al-Anshori dari Kabupaten Garut dan Aida Laila dari Kabupaten Subang.
Penilaian dilakukan oleh Pegiat Literasi dan Akademisi Oom Nurrohmah, Perwakilan Balai Bahasa Jabar, Nandang Rudi Pamungkas serta Duta Baca Jabar 2018 Inggri Dwi Rahesi. Final Raya juga dirangkaikan dengan pemberian hadiah Lomba Bertutur Pelajar Jabar Istimewa 2025 dan penghargaan Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi Jabar 2025. Dengan terpilihnya Duta Baca Jabar 2025, Pemprov berharap hadirnya generasi muda yang mampu memperluas jangkauan gerakan literasi serta menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat di berbagai wilayah. (H-1)
Para pegiat literasi itu mengkampanyekan kepada masyarakat luas akan arti penting minat membaca untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan
Duta Baca dituntut untuk mampu menyesuaikan pendekatan agar lebih relevan dengan generasi saat ini.
Menurut Lestari, dibutuhkan beragam kreativitas dan kolaborasi dengan lebih banyak pihak untuk mendapatkan hasil yang signifikan dalam meningkatkan gemar membaca di kalangan masyarakat.
Kampanye ini berfokus pada literasi keuangan melalui konten Tayangan Jemput Ilmu (Ta’jil) di akun Instagram.
Literasi digital sangat diperlukan agar para generasi muda, khususnya siswa dapat menyaring serta memilah konten-konten mana yang tepat serta layak dikonsumsi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved