Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MUSEUM adalah sebuah lembaga yang bersifat tetap, tidak mencari keuntungan, melayani masyarakat dan pengembangannya, terbuka untuk umum, yang memperoleh, merawat, menghubungkan dan memamerkan. Selain itu museum juga bertujuan untuk studi, pendidikan dan kesenangan, barang-barang pembuktian manusia dan lingkungannya.
Dikutip dari laman resmi Kemendikbud, Museum memiliki tugas untuk mengelola bukti material hasil budaya dan/atau material alam dan lingkungannya yang mempunyai nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, kebudayaan, teknologi, dan/atau pariwisata untuk dikomunikasikan dan dipamerkan kepada masyarakat umum melalui pameran permanen, temporer, dan keliling.
Kebanyakan museum menawarkan program dan kegiatan yang menjangkau seluruh pengunjung, termasuk orang dewasa, anak-anak, seluruh keluarga, dan tingkat profesi lainnya. Program untuk umum terdiri dari perkuliahan atau pelatihan dengan staf pengajar, orang-orang yang ahli, dengan film, musik atau pertunjukkan tarian, dan demonstrasi dengan teknologi.
Baca juga : Hari Museum Nasional: Menjaga Warisan Budaya dan Sejarah Bangsa
Melihat pentingnya museum bagi masyarakat Indonesia, tarif yang dinilai terlalu rendah sering menjadi perbincangan.
Berkaitan dengan tarif masuk museum di Indonesia, banyak pengunjung merasa biaya yang dikenakan sangat terjangkau, bahkan dinilai terlalu murah oleh sebagian pengunjung. Tarif yang dikenakan sebenarnya tidak sebanding dengan besarnya manfaat yang diperoleh dari layanan museum. Museum dianggap membuka diri bagi kunjungan masyarakat dari semua kalangan.
Dilansir dari laman Badan Layanan Umum (BLU) Indonesian Heritage, harga tiket museum yang dikelola oleh pemerintah, khususnya di bawah naungan BLU Indonesian Heritage Agency berada di kisaran Rp3.000 hingga Rp10.000. Harga ini tentu sangat mengkhawatirkan bagi perkembangan museum selanjutnya.
Baca juga : Ini Cara Merayakan Hari Museum Nasional 2024
Dilansir dari beberapa sumber, tarif museum di Indonesia umumnya rendah karena beberapa faktor utama:
Banyak museum di Indonesia dikelola pemerintah, sehingga tarifnya disubsidi untuk memastikan akses yang luas bagi masyarakat. Pemerintah ingin memastikan bahwa budaya dan sejarah bisa dinikmati oleh berbagai lapisan masyarakat tanpa beban biaya yang tinggi.
Kebijakan tarif rendah dibuat agar museum tetap terjangkau bagi semua lapisan masyarakat, termasuk pelajar dan keluarga dengan pendapatan rendah. Ini bagian dari upaya pendidikan dan peningkatan kesadaran budaya.
Baca juga : Ini Ucapan dan Link Twibbon Hari Museum Nasional 2024
Di Indonesia, minat masyarakat terhadap kunjungan ke museum relatif rendah dibandingkan negara-negara lain. Oleh karena itu, tarif yang rendah dimaksudkan untuk menarik lebih banyak pengunjung dan mempopulerkan museum sebagai destinasi wisata edukasi.
Beberapa museum di Indonesia mungkin tidak memiliki fasilitas atau koleksi yang sangat lengkap atau modern, sehingga tarifnya disesuaikan dengan daya tarik dan pelayanan yang disediakan.
Banyak museum menerima pendanaan dari sumber lain seperti sponsor swasta, hibah, atau dana APBN/APBD, yang mengurangi ketergantungan pada pemasukan dari tiket masuk.
Namun, dengan tarif yang rendah, tantangan lain yang muncul adalah keterbatasan dalam pengembangan dan perawatan museum yang optimal, yang bisa memengaruhi kualitas pengalaman pengunjung. Melihat berita yang beredar, sudah banyak museum di Indonesia ditutup karena minimnya dana operasional.
Hal itu berawal dari rendahnya tarif tiket museum sebenarnya menjadi persoalan utama bagi keberlangsungan meseum itu sendiri. (Z-3)
Tanggal 12 Oktober diperingati sebagai Hari Museum Nasional.
Indonesia memiliki 304 museum yang resmi terdaftar menurut Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, yang tersebar di seluruh penjuru negeri.
Museum berperan penting melestarikan budaya dan sejarah Indonesia, tetapi menghadapi tantangan seperti keterbatasan anggaran, kurangnya tenaga ahli, dan rendahnya minat pengunjung.
Guide museum memiliki peran krusial dalam memperkaya pengalaman pengunjung dengan menjadi penghubung antara budaya, sejarah, dan pengetahuan.
Museum sering menjadi pilihan wisata edukasi yang populer, terutama di akhir pekan dan hari libur. Banyak museum tetap buka saat akhir pekan untuk melayani pengunjung, meskipun ada yang tutup.
KEBIJAKAN kenaikan harga tiket masuk Museum Nasional Indonesia mendapat kritikan tajam Sejarawan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (UNAIR), Edy Budi Santoso.
Ketiga destinasi wisata sejarah tersebut adalah Museum Seni Rupa dan Keramik, Museum Wayang, serta Museum Tekstil.
Selama pengelola museum masih menerima dana dari APBN, masyarakat tidak seharusnya dibebani biaya tinggi untuk mengakses fasilitas negara.
Kenaikan tarif Museum Nasional dari sebelumnya yang sebesar Rp25.000 merupakan langkah krusial untuk memenuhi standar pemeliharaan internasional.
Sebagai lembaga yang dikelola pemerintah, Museum Nasional mengemban tanggung jawab moral untuk mempermudah akses pendidikan bagi warga negara.
Fosil legendaris Homo erectus atau yang dikenal luas sebagai Java Man kini telah resmi dipamerkan untuk publik di Museum Nasional Indonesia, Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved