Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KEGIATAN berkunjung ke museum sering kali menjadi pilihan wisata edukasi yang menarik. Namun, satu pertanyaan yang sering muncul dibenak pikiran apakah museum tetap buka di hari libur, terutama saat akhir pekan atau hari besar nasional.
Berlibur sambil menambah pengetahuan dan melihat koleksi-koleksi sejarah di museum bisa menjadi wacana edukatif yang seru untuk dihabiskan dalam setiap akhir pekan. Anda yang ingin mengunjungi museum, penting untuk mengetahui jadwal operasional agar kunjungan Anda tidak sia-sia.
Selain itu, tahukah anda ada juga fenomena umum di mana sebagian besar museum di Indonesia memilih hari Senin sebagai hari libur mereka. Apakah ada alasan dibalik liburnya Museum pada hari Senin.
Baca juga : Mengatasi Tantangan Museum di Indonesia: Menjaga Warisan Budaya dan Meningkatkan Minat Pengunjung
Secara umum, banyak museum di Indonesia tetap buka di hari libur, khususnya pada akhir pekan. Untuk mengakomodasi pengunjung yang ingin menikmati waktu libur mereka dengan aktivitas edukatif.
Namun, tidak semua museum memiliki kebijakan yang sama. Misalnya, Museum Aceh di Banda Aceh buka setiap hari, kecuali pada hari-hari libur nasional.
Ini menjadi standar bagi banyak museum daerah yang menutup pintu mereka pada hari libur besar sebagai bagian dari regulasi atau karena keterbatasan staf.
Baca juga : Peran Penting Guide Museum: Menyajikan Sejarah dan Budaya dengan Lebih Hidup
Sementara itu, museum-museum besar dan populer seperti Museum Nasional di Jakarta atau Museum Dirgantara di Yogyakarta justru cenderung lebih ramai dikunjungi pada akhir pekan dan hari libur. Pada hari-hari ini, museum juga sering mengadakan acara khusus atau pameran untuk menarik lebih banyak pengunjung.
Lalu, Hal yang menarik selanjutnya adalah sebagian besar museum di Indonesia banyak memilih untuk menutup operasional mereka pada hari Senin. Ini dilakukan dengan alasan untuk memberikan waktu bagi staf museum untuk melakukan perawatan dan pemeliharaan koleksi, serta untuk membersihkan area pameran.
Salah satu contohnya yaitu Museum Sonobudoyo di Yogyakarta, misalnya, tutup setiap hari Senin, tetapi buka kembali pada hari-hari lain bahkan untuk hari libur.
Baca juga : Tarif Museum di Indonesia Dinilai Terlalu Rendah, Mengapa?
Berbeda dengan kebijakan yang berlaku di Museum Aceh. Museum Aceh hanya menutup operasionalnya setiap hari jumat dan pada tanggal merah tetapi tetap melayani pengunjung pada hari biasa.
Nah, bagi para pengunjung yang merencanakan kunjungan ke museum, penting untuk memeriksa jadwal terlebih dahulu agar tidak kecewa ketika sampai di lokasi.
Banyak museum yang tetap buka di akhir pekan dan hari libur, tetapi pastikan untuk menghindari hari Senin jika museum pilihan Anda termasuk yang menerapkan kebijakan ini. Dengan informasi yang tepat, pengalaman belajar dan berlibur di museum bisa menjadi lebih menyenangkan dan berkesan. (Z-3)
Tanggal 12 Oktober diperingati sebagai Hari Museum Nasional.
Indonesia memiliki 304 museum yang resmi terdaftar menurut Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, yang tersebar di seluruh penjuru negeri.
Museum berperan penting melestarikan budaya dan sejarah Indonesia, tetapi menghadapi tantangan seperti keterbatasan anggaran, kurangnya tenaga ahli, dan rendahnya minat pengunjung.
Guide museum memiliki peran krusial dalam memperkaya pengalaman pengunjung dengan menjadi penghubung antara budaya, sejarah, dan pengetahuan.
Museum di Indonesia memiliki peran penting dalam pelestarian sejarah, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan, dengan tarif masuk yang terjangkau, bahkan dianggap terlalu murah.
KEBIJAKAN kenaikan harga tiket masuk Museum Nasional Indonesia mendapat kritikan tajam Sejarawan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (UNAIR), Edy Budi Santoso.
Ketiga destinasi wisata sejarah tersebut adalah Museum Seni Rupa dan Keramik, Museum Wayang, serta Museum Tekstil.
Selama pengelola museum masih menerima dana dari APBN, masyarakat tidak seharusnya dibebani biaya tinggi untuk mengakses fasilitas negara.
Kenaikan tarif Museum Nasional dari sebelumnya yang sebesar Rp25.000 merupakan langkah krusial untuk memenuhi standar pemeliharaan internasional.
Sebagai lembaga yang dikelola pemerintah, Museum Nasional mengemban tanggung jawab moral untuk mempermudah akses pendidikan bagi warga negara.
Fosil legendaris Homo erectus atau yang dikenal luas sebagai Java Man kini telah resmi dipamerkan untuk publik di Museum Nasional Indonesia, Jakarta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved