Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DEPARTEMEN Periodonsia Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia (FKG UI) bersama Ikatan Periodonsia (IPERI) Komda Jaya dan Universitas Bani Saleh Bekasi menggelar kegiatan bakti sosial yang berfokus pada kesehatan gusi ibu hamil di Desa Pantai Harapan Jaya, Muara Gembong.
Kegiatan yang bertajuk "Sinergitas Program Gusi Sehat Bumil Prima untuk Cegah Stunting" ini dihadiri lebih dari 150 peserta, termasuk ibu hamil, remaja, dan lansia.
Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan rongga mulut, terutama bagi ibu hamil, guna mencegah stunting pada anak.
Baca juga : Bun, Yuk Cegah Stunting dengan 2 Hal Ini
Kegiatan ini didukung Direktorat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (DPPM) UI, Rumah Sakit Tiara Bekasi, Puskesmas Muara Gembong, Puskesmas Sukatani, dan sejumlah pendukung perusahaan.
Acara ini dihadiri Prof. Dr. drg. Yuniarti Soeroso, Sp.Perio(K)., sebagai Ketua Departemen Periodonsia FKG UI, Dr. drg. Fatimah Maria Tadjoedin, Sp.Perio(K), sebagai Ketua Program Studi Periodonsia FKG UI, beserta staf pengajar dan residen.
Dokter gigi Benso Sulijaya Suyono Sp.Perio(K) PhD selaku Ketua Panitia, pada keterangannya mengutarakan kesehatan gusi dan jaringan periodontal sangat berkaitan dengan berbagai penyakit sistemik seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung.
"Kesehatan mulut yang terjaga baik akan memberikan dampak positif bagi kesehatan ibu dan janin, sehingga mencegah stunting. Hal ini menyasar SDG3 dan 4, yaitu kesehatan kesejahteraan, dan pendidikan," ungkapnya.
Baca juga : Hari Pers Nasional untuk Edukasi Kesehatan Masyarakat
Sekretaris Desa Pantai Harapan Jaya Murdani, menyambut baik kegiatan tahunan yang dilakukan Departemen Periodonsia FKG UI. “Di tahun ketiga ini, kami warga Muara Gembong bersyukur Perio FKG UI senantiasa berkomitmen untuk mendukung kesehatan dan kemandirian kami melalui upaya kesehatan yang dilakukan para dokter."
Bakti sosial ini terdiri dari beberapa kegiatan utama, penyuluhan kesehatan gigi di aula kantor desa dengan 150 peserta, yang membahas kaitan antara kesehatan periodontal, kehamilan, dan penyakit sistemik. Selain itu, dilakukan pemeriksaan gigi dan pembersihan karang gigi untuk masyarakat. Seratus ibu hamil mendapatkan manfaat berupa pemeriksaan kehamilan, USG, pengecekan tekanan darah, dan cek gula darah sewaktu di Puskesmas pembantu Pantai Harapan Jaya.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan layanan kesehatan, juga edukasi interaktif bagi masyarakat. Dengan dukungan dari berbagai pihak, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut serta mencegah stunting pada anak. Berkat sinergi dan kolaborasi yang kuat, acara ini berjalan baik dan memberikan dampak nyata bagi warga Muara Gembong.(H-2).
KEPULAUAN terhadap sesama terus tumbuh di tengah masyarakat.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Balai Desa Ambesea, Kecamatan Laeya
Dengan aksi sosial, keberadaan The Suddha diharapkan bisa berdampak positif untuk masyarakat
KABUPATEN Karawang, Jawa Barat, memiliki target bebas tuberkulosis (TBC) pada tahun 2030 dan sedang berupaya mencapainya melalui berbagai program.
Katarak saat ini menjadi penyebab utama kebutaan dan gangguan penglihatan di Indonesia, seperti juga di Manggarai Barat.
Pusat Teritorial Angkatan Udara menggelar bakti sosial kesehatan sebagai bentuk kepedulian TNI AU kepada masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi kampanye cinta lingkungan dengan pesan utama Cintai Alam, Cintai Lingkungan Beserta Habitatnya.
MAHASISWA dan dosen Program Magister (S2) Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana (UMB) menggelar kegiatan social volunteering bagi pelajar di SMA Negeri 1 Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.
Para astronom menjelaskan bahwa gerhana Matahari bukanlah peristiwa acak, melainkan fenomena yang dapat diprediksi secara ilmiah melalui perhitungan orbit Bulan dan Bumi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Ekoteologi tidak boleh berhenti sebagai wacana, tetapi harus menjadi perilaku nyata umat dalam kehidupan sehari-hari.
Data Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi anemia pada anak usia 5–14 tahun sebesar 26,8% dan pada usia 15–24 tahun sebesar 32%.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved