Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
RENCANA kebijakan pemerintah terkait eradikasi tuberkulosis (Tb) terhalang dengan kebijakan pemerintah itu sendiri dengan membatalkan kenaikan cukai hasil tembakau (CHT) pada 2025.
"Pemerintah juga mau eradikasi TB tetapi cukai tidak dinaikkan maka sangat bertentangan. Padahal salah satu penyakit akibat rokok salah satunya adalah Tb terefleksikan dalam global Tb report 2023 dan Indonesia masih menjadi nomor 2 di dunia dengan beban TB," kata CEO dan Founder Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI), Diah S Saminarsih dalam konferensi pers secara daring, Kamis (3/10).
Diketahui pemerintah membatalkan rencana penaikan tarif CHT pada 2025. Pemerintah masih mencari formula lain untuk mengendalikan konsumsi tembakau di masyarakat.
Baca juga : Cukai Rokok Batal Dinaikkan, Koalisi: Langkah Mundur Perlindungan Kesehatan Publik
Pemerintah memiliki target capaian kesehatan yang telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan yang juga bisa dijadikan modal mencapai target kesehatan.
"Sehingga sangat disayangkan bila cukai tidak naik yang akhirnya tidak ada sinkronisasi antara regulasi yang dibuat dengan implementasi kebijakannya yang akan menyisakan gap yang sangat besar," ujar dia.
Padahal kenaikan cukai rokok diharapkan bisa menurunkan konsumsi rokok pada masyarakat. Berdasarkan penelitian dari CISDI menyebut sekitar 8 juta keluarga miskin justru menganggarkan rokok sebagai pengeluaran rutin.
Di sisi lain, pemerintah juga memiliki pengeluaran Rp27,7 triliun untuk bayar ongkos penyakit-penyakit yang disebabkan oleh rokok. Sementara itu, pemerintahan ke depan memiliki banyak sekali program yang membutuhkan anggaran yang sangat banyak seperti skrining gratis, Makanan Bergizi Gratis (MBG), dan eradikasi Tb.
"Artinya ada banyak spending yang harus dikeluarkan dan kebutuhan terkait program kesehatan. Dengan menaikkan CHT maka pemerintah punya keuangan fiskal untuk mendorong spending menjadi ramah kepada publik dan anggaran yang cukup dan sayang jika dipakai karena sebenarnya uangnya dipakai membayar orang yang sakit karena rokok seperti kardiovaskular, kanker, diabetes, Tb, gagal ginjal, dan sebagainya," pungkasnya. (Iam/M-4)
Keputusan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk tidak menaikkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) dan harga jual eceran (HJE) pada tahun 2026 disambut positif
Pemerintah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menyerahkan bantuan langsung tunai (BLT) dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) kepada ribuan buruh tani tembakau di Klaten.
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menyambut positif langkah Kementerian Keuangan yang berencana akan mengedepankan pembinaan bagi pelaku usaha rokok ilegal.
Keputusan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk menahan kenaikan cukai hasil tembakau (CHT) dan harga jual eceran (HJE) pada 2026 dinilai sebagai langkah realistis.
Keputusan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk tidak menaikkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) dan harga jual eceran (HJE) pada tahun 2026 mendapat sambutan positif.
Keputusan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk tidak menaikkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) dan Harga Jual Eceran (HJE) pada 2026 dinilai sebagai langkah strategis
Tuberkulosis masih menjadi ancaman serius di Indonesia dengan lebih dari 1 juta kasus. Simak enam cara efektif mencegah penularan Tb menurut Kemenkes.
Durasi batuk merupakan indikator paling krusial dalam mendeteksi TB, terutama pada orang dewasa.
TB pada anak bukan sekadar batuk biasa, melainkan ancaman terhadap masa depan mereka.
Tuberkulosis tidak hanya ditandai batuk berkepanjangan. Kenali gejala Tb paru, Tb ekstra paru, perbedaan Tb laten dan aktif, serta cara pencegahannya.
Dengan asumsi satu alat dapat melayani 3.000 pasien, Benjamin memperkirakan 60.000 warga Makassar dapat diperiksa pada tahun 2026.
Peneliti Universitas Basel kembangkan tes sel tunggal untuk membedakan antibiotik yang hanya menghambat pertumbuhan dan yang benar-benar membunuh bakteri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved