Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BAHASA merupakan salah satu elemen fundamental dalam membentuk identitas budaya, pengetahuan, dan komunikasi antar-manusia. United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) telah lama berperan dalam melestarikan bahasa-bahasa dunia, termasuk mengakui bahasa-bahasa internasional yang memainkan peran penting dalam komunikasi global.
Melihat peran global bahasa, United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) mengakui 10 bahasa resmi yang digunakan dalam pertemuan dan dokumen resmi.
Bahasa Inggris adalah bahasa paling banyak digunakan dalam pertemuan resmi dan dokumen UNESCO, dengan sekitar 375 juta penutur asli dan 1,5 miliar penutur total di seluruh dunia. Selain itu, bahasa Inggris juga berfungsi sebagai bahasa resmi di 53 negara anggota PBB, termasuk Amerika Serikat, Inggris, dan Australia.
Baca juga : Membangun Jembatan Budaya: Peringatan Hari Penerjemah Internasional
Diakui sebagai bahasa resmi secara internasional, hal ini mencerminkan pentingnya bahasa Inggris dalam komunikasi global dan kerjasama internasional di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan, dan budaya.
Dengan lebih dari 400 juta penutur di seluruh dunia, bahasa Arab diakui UNESCO sebagai bahasa yang kaya akan sejarah, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan. Bahasa Arab adalah salah satu dari enam bahasa resmi PBB dan berperan besar dalam perkembangan sains, matematika, serta filsafat selama abad pertengahan.
Diresmikan sebagai bahasa internasional, bahasa Arab dianggap menjadi sumber penting dari kosakata untuk banyak bahasa Eropa, seperti Portugis, Spanyol, Inggris, Perancis, dan Sisilia, serta bahasa non-Eropa seperti Swahili dan Uzbek.
Baca juga : Bahasa Indonesia Resmi Menjadi Bahasa Internasional UNESCO
Mandarin adalah bahasa dengan jumlah penutur asli terbanyak di dunia. Sekitar 1,1 miliar orang menggunakan bahasa Mandarin. Sekitar 1,5 miliar orang menggunakan bahasa Mandarin sebagai bahasa kedua.
Selain menjadi bahasa resmi di Tiongkok, Taiwan, dan Singapura, bahasa Mandarin juga memiliki pengaruh besar dalam ekonomi global. UNESCO mengakui pentingnya bahasa Mandarin dalam perkembangan perdagangan internasional, dan penguasaan bahasa Mandarin, memungkinkan seseorang untuk berkomunikasi lancar dengan seperlima populasi dunia.
Prancis adalah salah satu bahasa resmi di organisasi internasional seperti PBB dan Uni Eropa. Sebagai bahasa diplomasi dan kebudayaan, Prancis memainkan peran penting dalam hubungan internasional serta pelestarian seni dan literatur. UNESCO berfokus pada peningkatan penggunaan bahasa Prancis di berbagai bidang pendidikan dan budaya.
Baca juga : Makassar Masuk 4 Besar Seleksi Nasional Jejaring Kota Kreatif UNESCO 2025
Selain itu, bahasa Prancis adalah bahasa pokok bagi 274 juta orang di dunia, dan menjadi bahasa kedua bagi 200 juta orang.
Bahasa Spanyol ditetapkan sebagai bahasa resmi oleh UNESCO. Pasalnya digunakan lebih dari 117,43 juta orang di seluruh dunia, membuatnya salah satu bahasa yang paling banyak digunakan secara internasional.
Selain itu, bahasa Spanyol merupakan bahasa resmi di 21 negara, dengan penutur tertinggi di Meksiko. Pengaruhnya sangat besar di Amerika Latin, yang merupakan wilayah dengan populasi besar dan ekonomi yang dinamis.
Baca juga : Perluas Lapangan Kerja Perawat, Buka Kelas Internasional Jerman
Menjadi salah satu bahasa yang paling banyak digunakan secara internasional, bahasa Rusia dikuasai oleh sekiranya 200 juta jiwa di dunia. Penetapan bahasa Rusia sebagai bahasa resmi UNESCO, menunjukkan pentingnya bahasa ini dalam komunikasi global, dan kerja sama internasional di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan.
Dianggap sebagai bahasa penting dengan jumlah penutur mencapai lebih dari 400 juta jiwa. Bahasa Hindi tidak hanya dituturkan oleh masyarakat asli India, melainkan menjadi bahasa kedua bagi banyak orang Afrika Selatan, Amerika Serikat, Kanada, Nepal, serta kelompok kecil peranakan India di Indonesia dan Malaysia.
Bahasa Italia ditetapkan sebagai salah satu bahasa resmi UNESCO bersama dengan bahasa Inggris, Arab, Mandarin, Prancis, Spanyol, Rusia, Hindi, dan bahasa Indonesia.
Diresmikan sebagai bahasa internasional, bahasa Italia adalah bahasa utama yang digunakan dalam berbagai karya seni, literatur, arsitektur, dan musik, terutama pada masa Renaisans. Banyak peninggalan sejarah dan budaya, seperti karya seni Michelangelo, Leonardo da Vinci, serta komposisi musik klasik dari Vivaldi dan Verdi, semuanya menggunakan bahasa Italia.
Resmi ditetapkan sebagai bahasa internasional UNESCO, bahasa Portugis digunakan lebih dari 223 juta orang di seluruh dunia, menjadikannya salah satu bahasa yang paling banyak digunakan secara internasional. Penutur bahasa ini tersebar di berbagai negara, termasuk Portugal, Brasil, Angola, Mozambik, dan beberapa negara lainnya di Amerika Latin dan Afrika.
UNESCO menjadikan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi internasional karena beberapa alasan penting, seperti:
(Z-3)
Pendapatan bulanan tempat wisata melonjak dari rata-rata Rp12 juta menjadi sekitar Rp32 juta per bulan, seiring dengan meningkatnya kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara.
Sekolah ialah taman belajar milik para siswa, bukan milik guru atau administrator.
Meskipun mengalami kerusakan banjir bandang, sejumlah komunitas menolak rencana pembongkaran jembatan kereta api yang terletak di kawasan Lembah Anai, Sumatera Barat.
Untuk pertama kalinya, UNESCO menetapkan satu gaya kuliner nasional sebagai Warisan Budaya Takbenda. Italia meraih penghargaan bersejarah ini untuk tradisi kulinernya yang mendunia.
Kikuo tidak terlahir dari keluarga seniman Kabuki, tetapi dari keluarga Yakuza. Namun, dia terlihat memiliki bakat yang luar biasa di dunia kabuki sejak kecil.
Pemprov Kalsel juga berkomitmen mendorong pemanfaatan Geopark Meratus sebagai penggerak ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.
Selama 59 tahun, Universitas Pancasila menjadi rumah bagi lahirnya generasi penerus bangsa.
Menurutnya, ketiga faktor tersebut belum menunjukkan relevansi Bahasa Portugis yang signifikan bagi Indonesia.
Pembelajaran bahasa asing akan membuat anak didik Indonesia lebih terasah kecerdasan dan daya kreatifnya.
Kemendikdasmen diminta untuk melakukan kajian terkait dengan permintaan Presiden Prabowo Subianto menjadikan bahasa Portugis sebagai pelajaran di sekolah.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani, mengatakan ia menyambut rencana pelajaran bahasa Portugis di sekolah tersebut, tetapi harus dengan relevansi yang jelas.
Menurut sebuah penelitian, mereka yang bisa berbicara lebih dari dua bahasa, biasanya memiliki kemampuan kognitif hingga pemecahan masalah yang lebih baik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved