Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan bantuan darurat kepada Pemerintah Kabupaten Sanggau, Provinsi Kalimantan Barat, yang terdampak bencana banjir.
Baca juga : BNPB Sebut Sekitar 1.400 Bencana Terjadi di Indonesia Per September 2024
Tenaga Ahli BNPB Mayjen (Purn) Denny Herman menyerahan secara simbolis bantuan darurat ini kepada Pj Bupati Sanggau Suheman. Bantuan tersebut diperuntukkan untuk menangani bencana banjir. Bantuan yang diberikan berupa barang pangan dan non-pangan, termasuk satu unit mobil dapur umum. Saat penyerahan bantuan, hadir Forkompimda dan Komisi IV DPRD Kabupaten Sanggau, serta organisasi perangkat daerah terkait.
Baca juga : Industri Dalam Negeri Didorong Perkuat Manajemen Bencana
Pada kesempatan itu, Denny Herman mengatakan, kehadiran tim BNPB untuk mewakili Kepala BNPB serta meninjau langsung lokasi terdampak serta memberikan dukungan penanganan bencana yang terjadi di Sanggau.
“Untuk memastikan penanganan dari bencana di Kabupaten Sanggau di Provinsi Kalimantan Barat yang diakibatkan curah hujan tinggi, maka terjadi lonsor dan banjir,” ucap Denny dikutip dari siaran pers, Sabtu (13/9).
Baca juga : Banjir Melanda Kota Binjai, Ratusan Rumah Warga Terendam
Bantuan darurat yang diberikan, antara lain pangan yang berupa paket sembako dan makanan siap saji. Sedangkan bantuan non-pangan, BNPB memberikan barang berupa matras, selimut, kasur lipat, velbed, tenda pengungsi, tenda keluarga, pompa alkon, pompa apung, penjernih air portabel, genset, light tower, perahu karet dan toolkit darurat.
Pemberian bantuan darurat ini dilakukan setelah Pemerintah Kabupaten Sanggau menetapkan status keadaan darurat bencana banjir. Pada Minggu malam (8/9), hujan deras menyebabkan sejumlah lokasi di Kabupaten Sanggau terendam banjir. (H-3)
Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sebanyak 2.453 jiwa terdampak telah mengungsi ke lokasi yang dinilai lebih aman.
BNPB akan segera menyalurkan bantuan stimulan perbaikan rumah bagi masyarakat terdampak bencana Sumatra.
BNPB mencatat telah terjadi 243 kejadian bencana di Indonesia sepanjang tahun 2026.
BNPB juga menyalurkan bantuan dana tunggu hunian bagi warga yang memilih tinggal sementara di rumah keluarga atau sanak saudara. Bantuan tersebut sebesar Rp600 ribu per bulan.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan tetap siaga mendampingi pemerintah daerah meski status tanggap darurat bencana di sejumlah wilayah di Sumatra telah dicabut.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved