Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
EVENT Jelajah Pesona Jalur Rempah (JPJR) Belitung Timur (Beltim) 2024 merupakan upaya untuk memperkenalkan Jejak Peradaban Urang Darat Di
Belitung Timur.
"Jejak Peradaban Urang Darat di Belitung Timur merupakan tema yang dipilih karena berkaitan erat dengan adat istiadat serta budaya orang
darat melayu Belitong untuk pertemuan dan pertukaran hasil rempah di bawa oleh pedagang, menggunakan kapal yang singgah ke Belitung Timur.
Sebagai event yang masuk ke dalam 110 Karisma Event Nusantara (KEN) 2024 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan satu satunya dari
Provinsi Kepuluan Bangka Belitung.
Baca juga : Didukung Swasta, Kemenparekraf Dorong Wisata Cagar Budaya di Belitung
JPJR 2024 diharapkan bisa menarik kunjungan wisatawan serta berdampak ekonomi bagi masyarakat Belitung Timur khususnya dan melahirkan inovasi
dan kreativitas serta mempertahankan kebudayaan jalur rempah di Belitung Timur.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Sandiaga Salahudin Uno, saat meninjau langsung lokasi pelaksanaan JPJR 2024,
mengapresiasi kegiatan tersebut karena sudah berjalan selama lima tahun.
"Kami mengapresiasi, sektor ekonomi juga bergerak termasuk film, tadi kami juga lihat shoting film the bell, (film -red) yang menjadi daya tarik darik, karena Belitung pertama kali booming lewat (film-red) Laskar Pelangi," ujar Sandi, Kamis (5/9).
Baca juga : Jadi Tujuan Delegasi KTT ASEAN, Ini Keunikan Geopark Belitung
Menurut Sandi pada tahun sebelumnya dia juga datang pada tahun 2023 dimana tema JPJR saat itu bertema meniti peradaban urang laut, dan dan
tahun ini Jejak Peradaban Urang Darat Belitung Timur.
"Tadi juga ada parade karnival (figur rempah) itu menarik, dan ada juga ide kedepan untuk membuat Belitong karnaval, yaitu menyatukan Belitung dan Belitung Timur itu bagus sekali, sehingga bisa menyatukan dua kabupaten (dalam satu event-red)," ujarnya.
Sedangkan ditanya berkenaan kali ini merupakan JPJR terkahir yang masuk dalam KEN, Sandi menegaskan jangan menjadikan dana sebagai kendala untuk tidak menggelar event.
"Justru ini harus dijadikan sebagai inovasi untuk berkolaborasi," ungkapnya. (H-2)
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
HADIRKAN kemandirian, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Gerakan Mahasiswa Wirausaha (Gemawira) dan Bank Infaq Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ) menggelar Workshop.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama Bank Infaq Amanah Banyumanik menggelar Workshop Baking Pizza dan Wingko Singkong bertajuk 'Berkah Melimpah Inovasi Komoditas Lokal'.
GUNA membuka lapangan kerja bagi para ibu, Yayasan Indonesia Setara (YIS) berkolaborasi dengan OK OCE Forever kembali menggelar pelatihan pengolahan kuliner populer, yakni nugget dan dimsum mentai.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) bersama Relawan Kamie Muda Aceh menyalurkan sembako di Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, pada 5–6 Januari 2026.
YAYASAN Indonesia Setara (YIS) menggelar bazar sembako murah serba Rp10.000 untuk meringankan beban warga terdampak bencana di Sumatra Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved