Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
SOKA, brand di bawah naungan PT Soka Cipta Niaga, mencatatkan momen bersejarah di Islamic Book Fair (IBF) dengan meluncurkan tas kulit bersertifikasi Halal pertama di dunia.
Dikenal dengan berbagai produk fashion Halal seperti kaos kaki, inner, sarung tangan, dan hijab, kini Soka merambah pasar tas kulit, semakin mengukuhkan reputasinya sebagai pionir dalam industri fashion bersertifikasi Halal.
Tas kulit Soka dibuat dari 100% kulit asli yang berasal dari sapi, kambing, dan domba. PT Soka Cipta Niaga menjamin standar tertinggi dalam kepatuhan terhadap sertifikasi Halal.
Baca juga : MHM Hadirkan Buku Bertema Toleransi, Koeksistensi, Islam dan Politik di IBF 2023
Perusahaan telah mengawasi dengan teliti setiap tahap produksi, mulai dari penyamakan hingga distribusi, untuk mencegah kontaminasi dari berbagai unsur material yag tidak halal, mencerminkan komitmen Soka terhadap pedoman etika dan agama.
"Ketika kita berbicara tentang yang Halal, tentu ada yang tidak Halal. Dan yang menentukan Halal atau tidak adalah lembaga yang berwenang. Alhamdulillah, pada tahun 2023, Soka telah mendapatkan sertifikasi Halal untuk bahan baku kulit dari MUI, menjadikan Soka Bags sebagai produk yang bersertifikasi Halal," ungkap Pemilik dan Pendiri Soka, Aman Suparman, Kamis (22/8).
Proses sertifikasi ini dilakukan dengan sangat teliti, dan memakan waktu hingga satu tahun untuk diselesaikan. "Kami memulai proses ini pada tahun 2022, dan membutuhkan waktu karena kami harus memastikan setiap langkah dalam rantai pasokan kami, mulai dari bahan baku hingga distribusi, untuk bisa memenuhi proses standarisasi Halal yang sangat ketat," tambahnya.
Baca juga : Belajar Toleransi dari Al-Quran dan Teladan Nabi
Lini produk baru Soka mencakup edisi khusus tas selempang "Free Palestine", yang didesain dengan bendera Palestina pada bagian depannya dan dilengkapi dengan pegangan tangan berbahan kulit sapi. Desain unik ini mencerminkan solidaritas brand terhadap perjuangan Palestina.
Sebagai bentuk dukungan kepada Palestina, Soka berjanji untuk mendonasikan 50% dari keuntungan penjualan tas ini kepada rakyat Palestina. Donasi akan disalurkan melalui Aman Palestine, sebuah organisasi yang didedikasikan untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina.
"Mendukung Palestina bukan hanya kewajiban agama; ini juga kewajiban kemanusiaan. Baik dokter yang memberikan perawatan medis, maupun mereka yang memiliki kemampuan finansial memberikan dukungan materi, semua dapat berkontribusi dengan cara masing-masing. Sebagai produsen, kami memilih untuk menciptakan produk yang melambangkan dukungan kami terhadap saudara-saudara kita di Palestina. Berdirilah untuk Palestina, Bebaskan Palestina,” tegasnya.
Baca juga : Wapres RI Apresiasi Upaya Majelis Hukama Perkuat Persaudaraan
Selama lebih dari satu dekade, Soka telah menjadi pemimpin dalam fashion Halal, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di pasar seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, dan Arab Saudi. Dedikasi perusahaan terhadap kualitas tercermin dalam kepatuhannya terhadap Undang-Undang JPH No. 33 Tahun 2014, yang mewajibkan sertifikasi Halal untuk produk yang digunakan atau dikonsumsi oleh masyarakat.
Keberhasilan Soka juga disebabkan oleh komitmennya terhadap inovasi berkelanjutan, seperti yang terlihat dari penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015. Hal ini memastikan bahwa semua aspek operasi manufaktur, distribusi, dan perdagangan memenuhi standar internasional.
Seiring dengan terus berkembangnya Soka, kemampuan perusahaan untuk beradaptasi dan berinovasi tetap menjadi kekuatan inti. Peluncuran tas kulit bersertifikasi Halal ini adalah contoh terbaru dari bagaimana Soka terus mendorong batasan dalam industri fashion Halal. (S-1)
Kepastian halal tetap memerlukan sistem dan regulasi yang jelas. Kemenag mengajak generasi muda untuk menambah pemahaman terkait halal.
GP Ansor memastikan kewajiban sertifikasi dan label halal untuk produk makanan dan minuman di Indonesia tetap berlaku sesuai UU No. 33/2014.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa produk asal Amerika Serikat (AS) tetap wajib memenuhi ketentuan sertifikasi halal sebelum beredar di Indonesia.
Asosiasi Lembaga Pemeriksa Halal Indonesia meminta agar tuduhan pungutan liar (pungli) dalam proses sertifikasi halal tidak digeneralisasi tanpa klarifikasi berbasis fakta dan regulasi.
D-8 Halal Expo Indonesia 2026 diposisikan sebagai platform kolaborasi strategis yang mempertemukan pemerintah, dunia usaha, dan pemangku kepentingan ekonomi halal dari negara D-8.
Komitmen terhadap penguatan ekosistem industri halal nasional terus ditunjukkan oleh para pelaku usaha melalui partisipasi aktif dalam berbagai ajang festival bergengsi sepanjang 2025.
Penguatan inisiatif publik dan rumah ibadah sangat krusial dalam mewujudkan kedaulatan energi bersih.
Cek jadwal imsakiyah Jawa Barat Rabu 18 Februari 2026: Imsak pukul 04.30 WIB, Subuh 04.40 WIB, Magrib 18.15 WIB. Persiapkan sahur dan buka puasa dengan tepat.
Berikut jadwal imsakiyah Jakarta Rabu, 18 Februari 2026 lengkap dengan waktu Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya. Catat waktu imsak 04.33 WIB dan buka puasa 18.18 WIB.
Jamaah An-Nadzir di Gowa, Sulawesi Selatan, menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, sama dengan Muhammadiyah.
Pelajari pentingnya niat puasa Ramadan, kapan harus dilakukan, dan cara meniatkan puasa agar ibadah sah dan penuh keikhlasan.
Pemerintah resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. KH Anwar Iskandar dari MUI mengimbau umat Islam menyikapi perbedaan awal puasa dengan bijak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved